4 Penyebab Akselerasi Motor Transmisi Otomatis alias Matik Jadi Lambat

Rabu, 04 Agustus 2021 | 17:05 WIB
4 Penyebab Akselerasi Motor Transmisi Otomatis alias Matik Jadi Lambat
Ilustrasi sepeda motor tengah diparkir.Beberapa di antaranya memiliki transmisi otomatis atau matik [Artem Beliaikin/Unsplash]

Suara.com - Kondisi motor matik alias sepeda motor transmisi otomatis yang terasa lambat atau delay sering terjadi karena usia pemakaian motor.

Pada saat merasa tarikan motor lambat, apalagi terjadi dalam tarikan awal, ada beberapa hal yang harus diwaspadai.

Dikutip dari Wahana Honda, biasanya ada empat (4) penyebab kejadian ini. Mulai kondisi per CVT sampai v-belt.

Berikut adalah 4 penyebab akselerasi motor matik menjadi lambat:

1. Kondisi roller

  • Kondisi roller yang sudah tidak sempurna, misalnya telah penyok, membuat performa pulley kurang responsif. Karena bukaannya telat, akselerasi atau tarikan di awal pun akhirnya terasa lambat. Efek lain dari penyoknya roller adalah suara berdengung dari CVT.

2. Kondisi per CVT

  • Penyebab selanjutnya yang membuat tarikan motor matikkesayangan jadi delay adalah lemahnya per CVT. Memang, per CVT sebenarnya termasuk komponen yang kuat. Namun seiring bertambahnya usia motor, tentu saja diperlukan penggantian dengan yang baru. Terlebih, jika sudah sering merasakan tarikan yang lama.
Cara merawat v-belt [PT Astra Honda Motor].
Lakukan perawatan v-belt [PT Astra Honda Motor].

3. Kondisi v-belt

  • Komponen yang juga harus diperhatikan adalah v-belt. Kalau v-belt ternyata sudah retak atau molor, akselerasi motor pun bisa kena imbasnya. Penggantian v-belt bisa masuk daftar prioritas. Karena bila dibiarkan, penyakit bisa menular ke bagian lain pada motor.

4. Jarak bebas kabel gas

  • Sebaiknya pengemudi tidak terlalu sering mengubah jarak bebas pada kabel gas. Jadi, pastikan jarak bebas alias freeplay sesuai standar. Yaitu pada kisaran 2-6 mm dari posisi terkencangnya, untuk motor Honda.
  • Selain itu, selalu cek kondisi kabel gas sebelum berkendara. Caranya, dengan memainkan handle gas sebelum menyalakan mesin. Yang juga penting untuk diingat, hindari menyemprotkan air ke dalam handle maupun kabel gas.

Baca Juga: Jelang EICMA 2021, Asosiasi Aksesoris Mobil dan Motor Italia Kemukakan Pertumbuhan Pasar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI