Teman Bus Siap Layani Makassar

Liberty Jemadu

Jum'at, 20 Agustus 2021 | 22:25 WIB
Teman Bus Siap Layani Makassar
Layanan Teman Bus resmi beroperasi di Bali, Senin (7/9/2020). [Antara]

Suara.com - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan program transportasi umum buy the service (BTS) Teman Bus siap melayani Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

“Transportasi umum yang sedang kami bangun totalnya menjadi 10 kota besar per tahun 2021, ini diharapkan dapat menjadi tulang punggung transportasi perkotaan," kata Budi Setiyadi dalam webinar bertajuk Program Teman Bus untuk Konektivitas Kawasan Perkotaan, Jumat (20/8/2021).

Budi mengatakan, layanan BTS di Makassar akan tersedia sebanyak 87 unit bus yang akan melayani penumpang empat rute layanan dengan 261 titik halte atau bus stop.

Keempat rute layanan BTS di Makassar yaitu Terminal Mallengkeri - Unhas, Mall Panakkukang - Bandara Sultan Hasanuddin, Kampus 2 PNUP - Kampus 2 PIP, dan Pelabuhan Soekarno Hatta - UIN Samata.

“Dalam UU 22 Tahun 2009 tentang LLAJ Pasal 158 dituliskan bahwa Pemerintah baik pusat maupun daerah menjamin ketersediaan angkutan massal. Jadi pemerintah harus menyiapkan angkutan massal dengan kondisi yang terkini sehingga bus yang akan melayani masyarakat adalah bus yang nyaman, bersih, aman, murah, dan menarik secara visual,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dirjen Budi menyatakan bahwa baik dari sisi penumpang maupun pengemudi akan mendapatkan jaminan kepastian.

“Selain itu mengenai kepastian tidak hanya faktor keselamatan bagi penumpang yang dijamin namun menyangkut angkutan umum ini maka pengemudinya juga mendapatkan jaminan kepastian mengenai pendapatannya sehingga tetap ada gaji sesuai standar yang ditetapkan, tidak berdasarkan sepi atau ramainya penumpang, namun dengan catatan selama mengemudi tidak ada pelanggaran. Pengemudi juga akan mendapat perlindungan jaminan pekerja dengan BPJS,” katanya.

Adapun terkait hal teknis operasionalnya, Direktur Angkutan Jalan Ahmad Yani turut memaparkan detil operasional layanan Teman Bus di Makassar.

“Bus yang kita siapkan adalah low deck, dengan bus ukuran sedang. Layanan Teman Bus ini juga sudah dilengkapi dengan aplikasi Teman Bus 2.0 untuk penumpang sehingga diketahui posisi bus sudah dimana,” kata Yani.

baca juga

Yani menjelaskan bahwa dalam penggunaannya nanti, sama seperti di kota-kota sebelumnya, layanan BTS di Makassar akan menerapkan standar dan indikator dalam operasionalnya, mulai dari Standar Pelayanan Minimal (SPM) hingga standar kendaraan yang harus selalu dalam kondisi prima.

“Yang paling penting ukuran keberhasilan layanan angkutan perkotaan ini yang pertama headway 10-15 menit. Kemudian load factor kita bisa menghitung jumlah penumpang naik dan turun dengan alat yang tersedia di bus jadi dapat diketahui permintaannya berapa. Indikator selanjutnya tingkat kecelakaan saat operasional akan dimonitoring secara langsung, termasuk kecepatan angkutan umum ini kalau melanggar akan didenda,” katanya.

Selaku perwakilan pemerintah, hadir Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani dengan Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto. Keduanya menyambut baik sekaligus berbangga atas layanan BTS Teman Bus yang akan melayani masyarakat Makassar.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas webinar ini semoga kita dapat menemukan solusi untuk memberikan pelayanan massal angkutan perkotaan yang lebih mudah, ekonomis, nyaman bagi masyarakat khususnya bagi Makassar,” kata Abdul Hayat Gani.

Sementara itu, pengamat transportasi Djoko Setijowarno yang juga hadir mengungkapkan bahwa ada banyak hal untuk membuat transportasi umum mulai dari masalah eksternal, kelembagaan, hingga pendukung feeder transportasi.

“Untuk kota Makassar angkutan umum yang sering digunakan adalah pete-pete dengan 15 rute utama. Memang ada banyak masalah termasuk halte, sehingga membuat rute (di Makassar) itu tidak mudah. Teman-teman Organda juga turut terlibat dan duduk bersama sehingga jangan sampai nanti ketika beroperasi Teman Bus terjadi gesekan. Secara teknis mudah dilakukan tetapi kendala sosial ini yang sulit,” kata Djoko.

Dari sisi Pemerintah Daerah, Djoko juga menyarankan agar operasional Teman Bus di Makassar berjalan lancar dapat melakukan sejumlah hal seperti mempersiapkan halte bus, sosialisasi atau kampanye penggunaan angkutan umum, studi kemanfaatan program, dan kebijakan untuk memprioritaskan angkutan umum dibandingkan angkutan pribadi. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Didukung Kemenhub, Agung Sedayu Siapkan Terminal Terpadu di PIK 2, Hubungkan MRT hingga Bandara

Didukung Kemenhub, Agung Sedayu Siapkan Terminal Terpadu di PIK 2, Hubungkan MRT hingga Bandara

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 08:26 WIB

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 20:42 WIB

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:05 WIB

Maskapai Minta Harga Tiket Pesawat Naik 15 Persen, Kemenhub Janji Pertimbangkan

Maskapai Minta Harga Tiket Pesawat Naik 15 Persen, Kemenhub Janji Pertimbangkan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:06 WIB

Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel

Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:43 WIB

Full Senyum! Mitra Driver Gojek dan Keluarga Berangkat Mudik Gratis

Full Senyum! Mitra Driver Gojek dan Keluarga Berangkat Mudik Gratis

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:37 WIB

Fokus Tekan Pemudik Motor, Kemenhub Ungkap Alasan Tak Ada Tiket Kereta Gratis

Fokus Tekan Pemudik Motor, Kemenhub Ungkap Alasan Tak Ada Tiket Kereta Gratis

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:56 WIB

Jelang Mudik, Produk UMLM Lokal Siap Isi Kereta dan Stasiun

Jelang Mudik, Produk UMLM Lokal Siap Isi Kereta dan Stasiun

Foto | Selasa, 24 Februari 2026 | 19:15 WIB

Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik

Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 19:46 WIB

Cara Perusahaan BUMN Tingkatkan Keselamatan Industri Maritim

Cara Perusahaan BUMN Tingkatkan Keselamatan Industri Maritim

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 09:14 WIB

Terkini

Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class

Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:14 WIB

Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan

Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:14 WIB

GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia

GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:10 WIB

Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung

Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung

Bekaci | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:03 WIB

APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat

APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo

Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo

Liks | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

Spider-Man: Brand New Day, Pendewasaan Sang Pahlawan di Tengah Kesepian

Spider-Man: Brand New Day, Pendewasaan Sang Pahlawan di Tengah Kesepian

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

Berapa Kilometer Jarak Tempuh Motor Listrik Murah? Cek Daftar Unit di Bawah Rp20 Juta Ini

Berapa Kilometer Jarak Tempuh Motor Listrik Murah? Cek Daftar Unit di Bawah Rp20 Juta Ini

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

×