alexametrics

Optimalkan Fitur Digital, All-New Renault Megane E-TECH Gunakan Qualcomm Snapdragon

RR Ukirsari Manggalani
Optimalkan Fitur Digital, All-New Renault Megane E-TECH Gunakan Qualcomm Snapdragon
All-New Renault Megane E-TECH [Renault via ANTARA].

Gunakan otak pengendali dari Qualcomm, Google berpartisipasi dalam pengembangan sistemnya.

Suara.com - All-New Renault Megane E-TECH, sebuah produk mobil listrik yang dikenalkan Renault menyodorkan fitur digital seru. Operasionalnya diotaki prosesor Qualcomm Snapdragon, dipadu sederet fitur dari Google.

Dikutip kantor berita Antara dari rilis resmi Renault di akhir pekan (12/9/2021), mirip smartphone, All-New Renault Megane E-TECH mengandalkan fitur OpenR dengan sistem multimedia OpenR Link yang dikembangkan bersama Google berbasis Android Automotive OS. Google Assistant, Google Maps dan Google Play hadir sebagai fitur standar mobil ini.

"All-New Renault Megane E-TECH mewujudkan revolusi mobil listrik yang dimulai Renault satu dekade lalu," jelas Luca de Meo, CEO Grup Renault.

Mobil listrik Renault Zoe dipamerkan di Paris Motor Show pada akhir September kemarin (AFP/Eric Piermont).).
Mobil listrik Renault Zoe dipamerkan di Paris Motor Show, sebagai ilustrasi bobot motornya lebih berat dari All-New Renault Megane E-TECH [AFP/Eric Piermont].

"Renault berhasil membuat kendaraan listrik yang terjangkau, tanpa kompromi dari segi efisiensi dan kenikmatan berkendara. Apa yang disampaikan lewat mobil ini adalah keberhasilan kami menciptakan GTI (Grand Touring Injection), namun dalam versi listrik," lanjutnya.

Baca Juga: Renault Luncurkan Dacia Jogger, Mobil Selera Muda Konfigurasi 7-Seater

Layar OpenR pada dashboard All-New Renault Megane E-TECH berdimensi 12,3 inci (1920 x 720 piksel) secara lansekap, dan menjadi 12 inci (1250 x 1562 piksel) dalam posisi potret. Ukuran ini lebih besar dari layar hiburan yang digunakan pada sedan kelas atas.

Berdasar fungsinya, OpenR mengadopsi prosesor Qualcomm Snapdragon generasi terbaru yang menyokong berbagai fitur konektivitas, visualisasi, serta beberapa fitur keselamatan mobil. Untuk perangkat lunaknya, OpenR menggunakan Google built-in.

All-New Megane E-TECH diproduksi di pabrik Cléon, Prancis menggunakan motor magnet berbobot 145 kg (termasuk kopling), atau lebih ringan 10 persen dari motor listrik Renault Zoe.

Motor listrik ini menghasilkan tenaga 96 kW (130 hp) dari 250 Nm, serta 160 kW atau 218 daya kuda dan 300 Nm. Akselerasi untuk 0 - 100 km per jam membutuhkan 7,4 detik.

Ada dua baterai yang bisa dipilih calon pembeli, yaitu 40 kWh untuk jangkauan 300 km, dan 60 kWh untuk jangkauan hingga 470 km.

Baca Juga: Siap Bertarung di Pasar Mobil Hybrid, Renault dan Geely Berbagi Tugas

Saat ini, harga All-New Megane E-TECH berlum dirilis, demikian pula sasaran pasar yang dituju, seperti sebatas Eropa atau hingga mencapai Asia.

Komentar