Penuhi Kebutuhan Mobil Listrik, Toyota Investasi Produksi Baterai di Amerika Serikat

Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:45 WIB
Penuhi Kebutuhan Mobil Listrik, Toyota Investasi Produksi Baterai di Amerika Serikat
Ilustrasi emblem mobil-mobil Toyota jenis Electric Vehicle (EV) [AFP/ Robyn Beck].

Suara.com - Unit Toyota Motor Corporation di Amerika Utara memberikan pernyataan akan mengucurkan investasi senilai sekitar 3,4 miliar dolar Amerika Serikat (AS) untuk pengembangan dan produksi baterai produk otomotif di Amerika Serikat hingga 2030.

Dikutip kantor berita Antara dari Reuters pada Selasa (19/10/2021), Toyota merencanakan mendirikan perusahaan baru dan membangun pabrik baterai otomotif Amerika Serikat bersama Toyota Tsusho--bagian perdagangan logam pembuat mobil dan unit dari Toyota Group.

Sebagai produsen baterai untuk kendaraan, pabrik baru ini mencakup investasi Toyota senilai 1,29 miliar dolar AS hingga 2031, bertujuan untuk memulai produksi pada 2025, dan diharapkan mampu menciptakan 1.750 pekerjaan baru di Negeri Paman Sam.

Toyota Prius V. [Shutterstock]
Toyota Prius V, sebagai ilustrasi salah satu mobil listrik Toyota [Shutterstock]

Dana ini bagian dari total 13,5 miliar dolar AS yang sebelumnya diumumkan pada September. Dana itu direncanakan untuk dibelanjakan secara global pada 2030 untuk mengembangkan baterai dan sistem pasokan baterainya.

Produsen mobil terbesar Jepang ini menyebutkan pula pada September bahwa pihaknya bertujuan untuk memangkas biaya baterainya hingga 30 persen atau lebih dengan mengerjakan bahan yang digunakan dan cara sel terstruktur.

Toyota mengatakan perusahaan baru awalnya akan fokus pada produksi baterai untuk kendaraan hibrida. Perusahaan pun mengatakan nantinya akan mengungkapkan kapasitas produksi, struktur bisnis perusahaan baru dan lokasi pabrik.

Ted Ogawa, CEO Toyota Amerika Utara menyatakan bahwa investasi "akan membantu membuat kendaraan listrik yang lebih terjangkau bagi konsumen Amerika Serikat."

Langkah Toyota untuk memproduksi baterai listrik sendiri adalah langkah efisien dalam pengadaan pendukung kendaraan terelektrifikasi. Mengingat produsen otomotif di seluruh dunia menginvestasikan miliaran dolar AS untuk meningkatkan produksi baterai dan kendaraan listrik dengan peraturan lingkungan yang semakin ketat.

Pada Agustus, Presiden Joe Biden menandatangani perintah eksekutif yang menetapkan target komposisi produksi mobil. Yaitu setengah dari semua kendaraan baru yang dijual pada 2030 adalah kendaraan nol emisi.

Baca Juga: Perkembangan Mobil Listrik di Indonesia dan Potensi Menjadi Negara Terkaya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI