alexametrics

Ujian CPNS di Pasaman Barat, Peserta Sakit Bisa Ikut Ujian di Ambulans

RR Ukirsari Manggalani
Ujian CPNS di Pasaman Barat, Peserta Sakit Bisa Ikut Ujian di Ambulans
Salah seorang peserta ujian CPNS di Pasaman Barat, Sumbar yang sakit melakukan ujian di ambulans yang disediakan panitia [ANTARA].

Sakit bukan halangan ikut tes masuk calon Pegawai Negeri Sipil. Di Pasaman Barat ada layanan ujian dalam ambulans.

Suara.com - Panitia penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) memberikan fasilitas bagi peserta yang sakit untuk mengikuti ujian dalam ambulans. Atau mengerjakan soal di mobil khusus itu dengan pendampingan pihak penyelenggara.

Dikutip dari kantor berita Antara, menurut tim CAT BKN Wandi di Simpang Empat, Kamis (21/10/2021), sejauh ini pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat 2021 berjalan lancar dan aman.

Hal itu karena adanya keterlibatan instansi yang sangat mendukung dan membantu, sehingga pelaksanaan ujian bagi calon ASN di Pasaman Barat ini berjalan dengan lancar.

Ilustrasi ujian CPNS
Ilustrasi ujian CPNS [Istimewa].

"Terimakasih kepada instansi yang telah bertugas dan bekerja sama selama ini. Bagi peserta yang mengalami kendala terutama sakit, kami memfasilitasi agar tetap bisa melaksanakan ujian," papar Wandi.

Baca Juga: Kourtney Kardashian dan Travis Barker Tunangan, Mereka Suka Bermobil Atap Terbuka

"Kami tidak akan mempersulit peserta untuk melaksanakan ujian, karena ini merupakan masa depan mereka. Untuk itu kami tidak ingin peserta terkendala apalagi sampai membatalkan begitu saja ujiannya," tambahnya.

Sehingga, bagi peserta yang sakit instansi sudah menyediakan tim medis, dan ambulans. Peserta yang tidak dapat ikut ujian di ruangan bisa melaksanakannya dalam ambulans, sambil tetap diawasi dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Pelaksanaan ujian CPNS sudah memasuki hari ke-13. Selama pelaksanaan, satu yang positif COVID-19 dan peserta sudah melaporkan ke instansi dan instansi juga telah melaporkan ke BKN pusat. Saat ini kami menunggu penjadwalan ulang dari BKN pusat," ungkap Wandi.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pengemvangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pasaman Barat Saifuddin Zuhri mengatakan baru pertama kalinya di Pasaman Barat ada peserta yang sakit difasilitasi oleh panitia untuk ujian.

"Untuk itu kami ucapkan terimakasih kepada BKN yang melakukan pengawasan langsung terhadap satu orang peserta asal Kota Padang atas nama Sri Devi Farida Cantika. Ia betul-betul dilayani secara prima. BKN rela mengawasi ujian dalam mobil ambulans dikarenakan peserta ini sedang dalam keadaan sakit," ujar Saifuddin Zuhri.

Baca Juga: Agar Siang Tetap Temaram, Rolls-Royce Phantom V Milik John Lennon Didesain Serba Hitam

Komentar