Menperin Sebut Rasio Kepemilikan Roda Dua di Indonesia 1:6, Peluang Bisnis Terbuka Luas

Selasa, 09 November 2021 | 20:32 WIB
Menperin Sebut  Rasio Kepemilikan Roda Dua di Indonesia 1:6, Peluang Bisnis Terbuka Luas
Ilustrasi sepeda motor di Tanah Air (Shutterstock).

Suara.com - Dalam kunjungan groundbreaking PT Piaggio Indonesia di Cikarang, Jawa Barat, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan bahwa industri otomotif memiliki peluang untuk terus bertumbuh.

Dikutip dari kantor berita Antara, peluang untuk bertumbuh itu hadir karena Indonesia memiliki potensi pasar besar dengan rasio kepemilikan kendaraan masih rendah.

"Rasio kepemilikan kendaraan motor di Indonesia masih rendah. Jika kami bicara kepemilikan pada roda empat rasio itu kepemilikannya itu 9 banding 100 orang. Itu masih sangat kecil dan sedikit," ungkap Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (9/11/2021).

Peletakan batu pertama pembangunan pabrik PT Piaggio Indonesia di Cikarang, Jawa Barat pada Selasa (9/11/2021). [Antara]
Peletakan batu pertama pembangunan pabrik PT Piaggio Indonesia di Cikarang, Jawa Barat pada Selasa (9/11/2021). [Antara]

Senada adalah rasio kepemilikan kendaraan roda dua juga demikian. Perbandingan kepemilikan 1 dibanding 6. Sehingga peluang untuk berbisnis di Indonesia masih terbuka luas.

"Ini merupakan hal yang baik bagi para produsen otomotif, dan masih memiliki potensi yang besar untuk mengisi pasar yang masih kosong," jelas Menperin.

Pertumbuhan penjualan sepeda motor ini juga didukung penyataan Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI) yang memprediksi adanya pertumbuhan penjualan sepeda motor di pasar domestik pada 2022. Yaitu dari 4,6 juta unit pada tahun ini, menjadi 5,1 juta sampai 5,4 juta unit.

Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala mengatakan potensi peningkatan penjualan sepeda motor pada tahun depan terlihat dari realisasi penjualan hingga September 2021 sudah mencapai 3.761.407 unit, tumbuh hampir 31 persen dibandingkan Januari-September 2020.

"Sebelumnya kami prediksi 4,3 juta - 4,6 juta unit. Kami harapkan tren positif itu berlanjut ke tahun depan yang kami prediksi akan tumbuh 2 persen sampai 8 persen atau 5,1 juta - 5,4 juta unit. Ini akan memberikan multiplier effect yang positif buat industri terkait," papar Sigit Kumala.

Sedangkan untuk penjualan mobil, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mematok target penjualan sebanyak 750.000 unit mobil baru.

Baca Juga: Iran Bersiap Ekspor Mobil, Produksi di Sektor Industri Otomotif Dipacu

Didukung kebijakan Relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP), Gaikindo optimistis target penjualan itu dapat terpenuhi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI