alexametrics

Oli Mesin Bisa Berkurang, Ini Tanda yang Bisa Dirasakan Pada Mobil

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Oli Mesin Bisa Berkurang, Ini Tanda yang Bisa Dirasakan Pada Mobil
Perhatikan indikator oli mesin yang ditampilkan lewat ikon corong dan tetesan oli. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Salah satunya adalah mobil sulit distarter saat akan digunakan. Berikut daftar ciri selengkapnya.

Suara.com - Seiring pemakaiannya, oli pada mobil akan semakin berkurang. Nah, terjadinya penyusutan atau menurunnya kuantitas ini berpotensi mempengaruhi mesin kendaraan sehingga kinerja keseluruhan tidak berperforma.

Beberapa tanda oli mobil berkurang akibat pemakaian akan muncul ketika kuantitasnya sudah mencapai batas minimum.

Untuk itu harus dipastikan volume oli pada mesin mobil harus sesuai dengan standar pabrikannya atau sesuai dengan rekomendasi agar sistem pelumasan tetap bekerja secara optimal.

Tindakan melakukan starter mobil atau kontak menyalakan mesin kendaraan. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Starter mobil atau kontak menyalakan mesin kendaraan. Bila mesin mobil sulit dihidupkan bisa menjadi pertanda pelumas atau oli berkurang. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Berikut adalah tanda-tanda oli mobil berkurang seperti dikutip dari Suzuki Indonesia:

Baca Juga: Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Beli Oli Mesin Mobil

Lampu Indikator Oli Menyala

Tanda pertama ketika oli mobil kurang yang mudah dikenali yaitu lampu indikator oli menyala.

Lampu indikator ini dapat dilihat pada dasbor mobil dengan simbol corong beserta tetesan oli.
Namun, dalam beberapa kasus, ada mobil yang tidak menunjukkan indikator menyala dengan jelas.

Apabila lampu indikator oli menyala atau berkedip, itu merupakan pertanda terdapat gangguan yang terjadi pada sistem oli mobil.

Mobil Mengeluarkan Suara Kasar

Baca Juga: Pentingkah Gunakan Engine Flush saat Ganti Oli Mobil?

Mobil yang memiliki kapasitas oli berkurang juga akan mengeluarkan suara kasar ketika di starter.

Suara akan timbul ketika volume oli mesin sudah mencapai batas minimum.

Suara kasar pada mobil juga merupakan indikasi bahwa oli mesin sudah terkontaminasi dengan kotoran dan panas yang berasal dari ruang bakar.

Kualitas oli yang menurun tidak bisa meredam gesekan yang terjadi antarkomponen mesin mobil dan menyebabkan suara kasar ketika dinyalakan.

Asap Knalpot Mobil Akan Berwarna

Mobil yang normal biasanya mengeluarkan asap dari knalpot yang tidak berwarna atau transparan.

Namun, mobil yang kekurangan oli akan mengeluarkan kepulan asap dari knalpot, dalam warna lebih pekat. Hal ini terjadi karena adanya penguapan oli yang ikut bereaksi di ruang pembakaran mobil.

Asap pekat dari knalpot juga sebagai tanda terjadi kebocoran pada ring piston atau seher pada mobil sehingga oli bocor dan masuk ke dalam piston.

Ketika menyalakan mobil, sebaiknya amati asap yang keluar dari knalpot untuk mencegah kerusakan pada mesin.

Posisi Oli Mesin Berada di Bawah Garis L Stik Oli

Tanda lain mobil kekurangan oli yaitu posisi ketinggian oli mesin berada di bawah garis L stik oli (dipstick).

Apabila volume oli mobil tidak mencapai garis L stik oli, sebaiknya segera lakukan pengisian ulang oli untuk mencegah kerusakan komponen mesin mobil yang lain.

Mesin Mobil Kurang Responsif

Oli sebagai pelumas merupakan komponen penting yang harus ada di dalam suatu kendaraan, salah satunya mobil.

Kualitas dan kuantitas oli yang baik akan mengoptimalkan kinerja mesin mobil, sehingga mesin dapat bekerja secara ringan dan mudah untuk dioperasikan.

Mesin Mobil Sulit Dihidupkan

Selain mengeluarkan suara yang kasar dan mobil kurang responsif, oli mobil yang kurang juga ditandai dengan mesin mobil yang sulit untuk dihidupkan.

Keadaan ini terjadi karena kurangnya pelumas pada mesin mobil sehingga mesin tidak bisa bekerja secara optimal.

Komentar