5 Komponen Vital yang Wajib Dicek Tiap 10.000 KM Agar Mesin Mobil Awet, Bukan Oli Saja yang Dicek

Rabu, 14 Januari 2026 | 14:45 WIB
5 Komponen Vital yang Wajib Dicek Tiap 10.000 KM Agar Mesin Mobil Awet, Bukan Oli Saja yang Dicek
Ilustrasi: penggantian oli pada sebuah kendaraan. [ANTARA/Ho]
Baca 10 detik
  • Servis mobil jarak tempug 10.000 km bukan sekadar ganti oli mesin dan filter saja.

  • Pemeriksaan sistem rem dan filter udara krusial untuk keselamatan serta efisiensi.

  • Menjaga cairan vital dapat mencegah kerusakan girboks seharga belasan juta rupiah.

Suara.com - Banyak pemilik mobil yang masih beranggapan bahwa servis berkala setiap 10.000 km hanyalah ritual rutin untuk mengganti oli mesin. Padahal, anggapan ini bisa berakibat fatal bagi kesehatan kendaraan jangka panjang.

Servis 10.000 km adalah titik krusial untuk menjaga performa mobil tetap prima, efisiensi bahan bakar terjaga, dan keamanan berkendara terjamin. Menurut para ahli otomotif, membatasi perawatan hanya pada ganti oli adalah kesalahan yang sering membuat biaya perbaikan membengkak di kemudian hari.

Agar mobil Anda tetap bandel dan tidak menguras kantong karena kerusakan mendadak, perhatikan komponen vital yang wajib diperiksa berikut ini. Bukan menunggu rusak, tapi mencegah sebelum kejadian.

1. Oli Mesin dan Filter Oli

Ini adalah pertahanan pertama mesin Anda. Oli berfungsi menjaga pelumasan agar gesekan antar komponen logam tidak berlebihan.

Namun, mengganti oli saja tidak cukup. Pastikan filter oli juga diganti setiap kali ganti oli.

Jika oli kotor atau filter tidak diganti, pelumasan menjadi tidak optimal. Akibatnya, suhu mesin meningkat drastis (overheat) dan keausan komponen terjadi lebih cepat.

2. Filter Udara

Sering disepelekan, padahal komponen ini adalah "paru-paru" mobil Anda. Filter udara bertugas menyaring debu dan kotoran agar udara yang masuk ke ruang bakar tetap bersih.

Baca Juga: Tren Baru Industri Otomotif Jepang Lebih Pilih Mobil Produksi Luar Negeri

Pasokan udara bersih membuat pembakaran sempurna.

Jika filter yang kotor dan mampet akan memaksa mesin bekerja lebih berat. Imbasnya langsung terasa ke dompet: tarikan mesin jadi berat dan konsumsi bensin jadi jauh lebih boros.

Servis mobil usai mudik penting dilakukan agar kendaraan tetap prima. [Dok. Antara]
Servis mobil usai mudik penting dilakukan agar kendaraan tetap prima. [Dok. Antara]

3. Sistem Pengereman

Bagi Anda yang mengutamakan keselamatan keluarga, ini adalah poin non-negosiasi. Sistem rem adalah kunci utama keselamatan di jalan raya, terutama saat kondisi darurat.

Yang harus diperiks yakni ketebalan kampas rem, kondisi piringan cakram, dan kualitas minyak rem.

Tujuannya untuk memastikan daya cengkeram tetap optimal. Jangan sampai Anda baru sadar ada masalah saat harus melakukan pengereman mendadak.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI