alexametrics

Menperin di Pembukaan GIIAS Surabaya 2021: Target Produksi Mobil 850 Ribu Terlampaui

RR Ukirsari Manggalani
Menperin di Pembukaan GIIAS Surabaya 2021: Target Produksi Mobil 850 Ribu Terlampaui
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi, usai opening ceremony GIIAS Surabaya 2021 [Seven Event].

Penjualan mobil di Tanah Air mengalami kenaikan 71 persen.

Suara.com - Dalam opening ceremony atau pembukaan GAIKINDO Indonesia International Motor Show, GIIAS Surabaya 2021, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasmita menyampaikan bahwa penjualan kendaraan bermotor di Tanah Air mengalami kenaikan sebesar 71 persen.

Dikutip dari kantor berita Antara, Menperin mengemukakan implementasi stimulus Pajak Penjualan atas Barang Mewah yang Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) untuk sektor kendaraan bermotor terbukti mampu memberikan dampak signifikan pada pemulihan sektor industri otomotif dan meningkatkan kepercayaan dari pelaku industri.

"Saya memberikan penghargaan kepada pabrik otomotif dan para diler yang turut membantu, mendorong, memfasilitasi para pembeli untuk mendapatkan dan memanfaatkan stimulus ini dengan tambahan promosi dan potongan harga lainnya," papar Agus Gumiwang Kartasmita.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi, usai opening ceremony GIIAS Surabaya 2021 meninjau booth partisipan acara [Seven Event].
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi, usai opening ceremony GIIAS Surabaya 2021 meninjau booth partisipan acara [Seven Event].

Melalui insentif ini, pada Maret-November 2021 penjualan mobil terdongkrak hingga 487 ribu unit atau naik 71,02 persen (year-on-year).

Baca Juga: Berbela Rasa, GIIAS Surabaya 2021 Donasikan Hasil Penjualan Tiket Bagi Korban Semeru

Menperin menegaskan pemerintah juga mengapresiasi peserta program PPnBM DTP yang telah memberdayakan 319 perusahaan industri komponen Tier 1.

Upaya ini juga telah mendorong peningkatan kinerja industri komponen Tier 2 dan 3 yang sebagian besar termasuk kategori industri kecil dan menengah.

"Semua ini adalah bagian dari pemenuhan persyaratan penggunaan komponen lokal pada proses produksi dengan nilai minimal sebesar 60 persen. Hal ini tentunya berdampak positif bagi pemulihan sektor industri otomotif yang memiliki multiplier efek yang cukup luas bagi sektor industri lainnya sehingga pada akhir mampu men-jumpstart perekonomian nasional," tandasnya.

Menteri Perindustrian menambahkan, dengan industri pendukung otomotif yang jumlahnya sangat besar, Kemenperin terus melakukan pendalaman struktur manufaktur di sektor ini.

"Tentu agar berhasil, kita berikan insentif pada produsen untuk berlomba melakukan pendalaman struktur di Tanah Air," kata Menteri Perindustrian.

Baca Juga: GIIAS Surabaya 2021: Honda Luncurkan Hot Deals 12.12 Berhadiah Emas

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut target produksi mobil 2021 sebanyak 850 ribu telah terlampaui, di mana hingga Oktober produksinya sudah mencapai 890 ribu unit atau meningkat 62,4 persen dari periode yang sama 2020 dan diikuti penjualan yang naik 71 persen.

"Saya optimis, penjualannya juga akan ikut meningkat seiring dengan gelaran berbagai event dan promo yang diselengarakan para APM (Agen Pemegang Merek) menjelang akhir tahun untuk merangsang antusiasme masyarakat untuk membeli produk kendaraan bermotor," kata Menperin lewat keterangannya diterima di Jakarta, Kamis (9/12/2021).

Komentar