facebook

Banyak Merek Baru Asal China, Perusahaan Pembiayaan Tegaskan Komitmennya

Dythia Novianty | Manuel Jeghesta Nainggolan
Banyak Merek Baru Asal China, Perusahaan Pembiayaan Tegaskan Komitmennya
Ilustrasi motor listrik. [Cátia Matos/Pexels]

Apakah perusahaan pembiayaan akan turut merangkul merek-merek China yang sempat mendapat pandangan negatif dari konsumen.

Suara.com - Kehadiran merek baru di industri otomotif pastinya tidak luput dari perhatian perusahaan pembiayaan.
Hanya saja, kehadiran merek baru saat ini kebanyakan datang dari negeri Tirai Bambu.

Lalu apakah perusahaan pembiayaan akan turut merangkul merek-merek China yang sempat mendapat pandangan negatif dari konsumen.

Direktur Portofolio Adira Finance, Harry Latif mengatakan, pada prinsipnya pihaknya akan mengakses semua brand merek baru, tidak hanya merek China maupun Eropa.

"Tapi untuk jangka panjangnya mungkin pendatang baru bisa investasi dan komitmen, itu yang paling penting," kata Harry, di Jakarta, baru-baru ini.

Baca Juga: Jadi Sponsor Utama IIMS 2022, Adira Finance Patok Target Rp 400 Miliar

Bila dilihat, lanjut Harry, kehadiran merek China juga banyak di motor listrik.

Adira Finance juga punya pengalaman di merek China, tapi setelah mereka gulung tikar yang jadi korban adalah konsumen.

Ilustrasi Adira Finance. [Facebook/Adira]
Ilustrasi Adira Finance. [Facebook/Adira]

"Kita juga menjaga konsumen kita jangan sampai dikecewakan. Karena dampaknya juga buat kita pastinya," tegas Harry.

Menurutnya, semua kembali lagi ke pendatang baru tersebut. Bagaimana komitmennya di Indonesia, sebagai perusahaan pembiayaan Adira Finance pasti selalu siap.

"Jadi selama kita lihat mereka punya potensi,punya komitmen, kita assest dengan baik. Kita pasti akan cover," tutup Harry.

Baca Juga: Gojek Siapkan Motor Listrik ke Mitra Driver GoSend

Sebagai sponsor utama pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2022 yang akan berlangsung 17 - 27 Februari mendatang, Adira Finance mematok target penjualan 1.500 - 2.000 unit kendaraan atau pendapatan sekitar Rp 300 - 400 miliar selama ajang.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar