Sejarah Mobil Listrik di Indonesia: Sempat Layu sebelum Berkembang, Begini Kondisinya Sekarang

Cesar Uji Tawakal | Suara.com

Senin, 21 Februari 2022 | 15:30 WIB
Sejarah Mobil Listrik di Indonesia: Sempat Layu sebelum Berkembang, Begini Kondisinya Sekarang
Ilustrasi mobil listrik (Shutterstock).

Suara.com - Akhir-akhir ini wacana seputar penggunaan mobil listrik makin santer terdengar. Hal tersebut semakin heboh setelah deretan artis seperti Deddy Corbuzier hingga Gisel mulai pamer mobil listrik di media sosial. Sebenarnya bagaimana sejarah mobil listrik di Indonesia?

Keberadaan mobil listrik di Indonesia sejalan dengan perkembangan mobil listrik dunia. Pada tahun 1837 seorang ahli kimia bernama Robert Davidson mencoba membuat mobil listrik. Namun, P1 besutan Porche dianggap sebagai mobil listrik pertama yang diperkenalkan kepada masyarakat luas. 

P1 tidak laku di pasaran karena faktor harga dan kecepatan. Selain itu keterbatasan masa hidup mesin dan maraknya penggunaan bahan bakar minyak menyebabkan pertumbuhan mobil listrik terhenti selama hampir 200 tahun kemudian.

Isu lingkungan menjadi pemicu munculnya wacana penggunaan mobil berbahan bakar energi terbarukan. Kini sudah banyak produsen mobil yang mulai melirik mobil listrik misal Tesla Motors.

Sejarah Mobil Listrik di Indonesia

Meski terkesan baru populer, sebenarnya mobil listrik bukan barang baru di Indonesia. Sebab pada 2010 Toyota pernah memamerkan kendaraan bernama FT-EV II yang murni berpenggerak baterai dan motor listrik. 

Hal itu langsung mendorong produsen-produsen lokal untuk menciptakan hal yang sama. Tucuxi dan Selo adalah buktinya. Mobil ini merupakan hasil kolaborasi sejumlah pengrajin otomotif di Indonesia dan sempat dipopulerkan oleh Dahlan Iskan. Sayangnya geliat mobil-mobil listrik itu terhenti dan tak terdengar lagi kabarnya.

Mobil listrik lalu kembali menyita perhatian pecinta otomotif di tahun 2017 ketika beberapa unit Tesla muncul melalui Importir Umum (IU). Tak butuh waktu lamaz dua tahun kemudian perusahan taksi Nasional mulai menggunakan mobil listrik BYD e6 dan Tesla Model X. 

Kini mobil listrik sudah mendapat perhatian dari pemerintah. Tak tanggung-tanggung dukungan tersebut bahkan tertuang dalam PP Nomor 73 tahun 2019 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor (PpnBM). 

Disebutkan dalam aturan ini pengenaan pajak akan berdasarkan emisi gas buang. Artinya, semakin besar emisi sebuah kendaraan, maka pajaknya akan semakin besar.

Bahkan beberapa lembaga kementerian seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), hingga Kementerian Perindustrian juga turut mengeluarkan peraturan yang mendukung keberadaan mobil listrik di Indonesia. 

Demikian sejarah mobil listrik di Indonesia. Apakah Anda sudah berminat memiliki satu unit mobil listrik?

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolong Jangan Diabaikan, Ini Ciri Transmisi Mobil Matik yang Mengalami Masalah

Tolong Jangan Diabaikan, Ini Ciri Transmisi Mobil Matik yang Mengalami Masalah

Otomotif | Senin, 21 Februari 2022 | 14:28 WIB

Bulan Depan, Mobil Listrik Polestar 2 Melaju di Australia

Bulan Depan, Mobil Listrik Polestar 2 Melaju di Australia

Otomotif | Senin, 21 Februari 2022 | 12:24 WIB

Pernah Dihentikan Karena Panjangnya Daftar Tunggu, Pemesanan Volkswagen e-Up!  Buka Kembali

Pernah Dihentikan Karena Panjangnya Daftar Tunggu, Pemesanan Volkswagen e-Up! Buka Kembali

Otomotif | Senin, 21 Februari 2022 | 11:03 WIB

Terkini

Tantangan Efisiensi Logistik dan Cara Isuzu Pangkas Konsumsi BBM Truk Hingga Jutaan Rupiah

Tantangan Efisiensi Logistik dan Cara Isuzu Pangkas Konsumsi BBM Truk Hingga Jutaan Rupiah

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

Eksplorasi Gerbang Pulau Sumatera Bersama MAXI Tour Boemi Nusantara

Eksplorasi Gerbang Pulau Sumatera Bersama MAXI Tour Boemi Nusantara

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:10 WIB

Rahasia Bikin Ban Mobil Tetap Awet dengan Teknik Rotasi dan Spooring yang Tepat

Rahasia Bikin Ban Mobil Tetap Awet dengan Teknik Rotasi dan Spooring yang Tepat

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:50 WIB

Fenomena Yamaha Tmax Tetap Jadi Buruan Walau Seharga Innova Reborn

Fenomena Yamaha Tmax Tetap Jadi Buruan Walau Seharga Innova Reborn

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:45 WIB

Tips Hadapi Macet Tanjakan Saat Libur Panjang Gunakan Suzuki Grand Vitara

Tips Hadapi Macet Tanjakan Saat Libur Panjang Gunakan Suzuki Grand Vitara

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:24 WIB

Apakah Hari Ini Ada Ganjil Genap? Ini Aturan Tanggal 14-17 Mei 2026

Apakah Hari Ini Ada Ganjil Genap? Ini Aturan Tanggal 14-17 Mei 2026

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:34 WIB

Yogyakarta Jadi Saksi, Indomobil eMotor Jawab Keraguan Harga Hingga Baterai yang Tembus 140 Km

Yogyakarta Jadi Saksi, Indomobil eMotor Jawab Keraguan Harga Hingga Baterai yang Tembus 140 Km

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:30 WIB

Terpopuler: 5 Mobil Bekas Pajak Rp1,5 Jutaan untuk Keluarga Kecil, Keunikan Honda Navi 2026

Terpopuler: 5 Mobil Bekas Pajak Rp1,5 Jutaan untuk Keluarga Kecil, Keunikan Honda Navi 2026

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2026 | 06:55 WIB

Bukan LCGC! Hatchback 1.200cc DOHC Ini Tembus 21 Km/Liter, Bekasnya Cuma Rp 65 Jutaan

Bukan LCGC! Hatchback 1.200cc DOHC Ini Tembus 21 Km/Liter, Bekasnya Cuma Rp 65 Jutaan

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:10 WIB

Lebih Mahal Rp3 Juta, Honda Stylo 160 ABS Malah Kehilangan Satu Fitur Penting Milik CBS

Lebih Mahal Rp3 Juta, Honda Stylo 160 ABS Malah Kehilangan Satu Fitur Penting Milik CBS

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 20:36 WIB