Perusahaan Mobil Rusia Avtovaz Tangguhkan Kegiatan Perakitan

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Senin, 28 Februari 2022 | 18:54 WIB
Perusahaan Mobil Rusia Avtovaz Tangguhkan Kegiatan Perakitan
Logo produsen mobil Rusia Avtovaz --anggota Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi--di bagian grille mobil Lada, diabadikan di Moskow (2021) [AFP/Kirill Kudryavtsev].

Suara.com - Sepanjang akhir pekan kemarin, berbagai perusahaan otomotif yang memiliki relasi bisnis dengan Rusia telah menangguhkan produksinya.

Salah satu yang disorot adalah produsen mobil Rusia sendiri Avtovaz, produsen brand Lada. Carmaker ini menjalin kerja sama dengan Renault. Sementara Renault sendiri bergabung dengan Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi.

Dikutip kantor berita Antara dari Reuters, Avtovaz menyatakan kan menangguhkan beberapa jalur perakitan di sebuah pabrik di Rusia bagian tengah selama satu hari, Senin (28/2/2022).

Seorang polisi berjalan di antara mobil-mobil polisi di Stavropol, Rusia [ANTARA FOTO/REUTERS/Eduard Korniyenko/aww/cfo].
Seorang polisi berjalan di antara mobil-mobil polisi di Stavropol, Rusia [ANTARA FOTO/REUTERS/Eduard Korniyenko/aww/cfo].

Alasannya adalah kekurangan komponen elektronik global yang terjadi terus-menerus. Tanpa menyebutkan adanya invasi Rusia.

Sedangkan Renault sendiri, perusahaan otomotif yang menjadi bagian dari Renault-Nissan-Mitsubishi menyatakan akan menangguhkan beberapa operasi di pabrik perakitan mobilnya di Rusia minggu ini karena kemacetan logistik yang disebabkan oleh kekurangan suku cadang.

Tidak disebutkan apakah rantai pasokannya telah terkena imbas peperangan kedua negara, namun seorang juru bicara mengatakan tindakan itu adalah konsekuensi dari jalur truk pengangkut suku cadang sekitar perbatasan yang diperkuat pasukan Rusia dan negara-negara tetangga.

"Gangguan terutama disebabkan oleh kontrol perbatasan lebih ketat di negara-negara transit dan kebutuhan yang dipaksakan untuk mengubah sejumlah rute logistik biasanya," kata unit perusahaan Rusia, tanpa menyebut nama negara mana pun.

Sebagai catatan, Renault adalah perusahaan otomotif paling terekspos di antara deretan bisnis negara-negara Eropa dengan Rusia. Menurut Citibank, delapan persen pendapatan intinya berasal dari Negeri Beruang Merah.

Sementara pembuat ban Finlandia, Nokian, mengatakan mengalihkan beberapa lini produk utama dari Rusia ke Finlandia dan Amerika Serikat untuk mempersiapkan kemungkinan sanksi lebih lanjut setelah invasi.

Sedangkan Volkswagen Jerman mengatakan akan menghentikan produksi selama beberapa hari di dua pabrik Jerman setelah penundaan dalam mendapatkan suku cadang yang dibuat di Ukraina.

"Pasokan kendaraan yang sudah ketat karena adanya krisis global chip semikonduktor dan harga tinggi di seluruh dunia akan mendapatkan tekanan tambahan akibat durasi konflik di Ukraina serta tingkat keparahannya," jelas Presiden Prakiraan Kendaraan Global di LMC, Jeff Schuster.

Ia juga menyebutkan, kenaikan harga minyak dan aluminium kemungkinan bakal mempengaruhi kemauan dan kemampuan konsumen untuk membeli kendaraan. Termasuk jika ketersediaan produk di pasar telah meningkat.

"Kami telah membuat penurunan peringkat yang signifikan pada perkiraan Ukraina dan Rusia karena konflik yang meningkat antara keduanya dan dampak yang terkait dengan sanksi terhadap Rusia," lanjut Jeff Schuster.

Analis Wells Fargo, Colin Langan dalam sebuah catatan penelitian menyatakan, invasi Rusia ke Ukraina telah meningkatkan harga minyak di atas 100 dolar Amerika Serikat (AS) per barel, yang akan menambah tekanan inflasi pada konsumen Eropa dan Amerika.

Sementara konsumen telah bersedia membayar di atas harga yang tertera, demi mendapatkan kendaraan baru. Ditambah harga bahan bakar yang lebih tinggi secara berkelanjutan, maka pemulihan kondisi pasar otomotif jangka panjang akan semakin lama, sebutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bergabung dengan Sejumlah Merek Otomotif Asal China, Geely Memulai Perakitan Lokal di Indonesia

Bergabung dengan Sejumlah Merek Otomotif Asal China, Geely Memulai Perakitan Lokal di Indonesia

Otomotif | Selasa, 30 September 2025 | 16:41 WIB

GAC AION Pertegas Komitmen EV dengan Pabrik Perakitan di Purwakarta

GAC AION Pertegas Komitmen EV dengan Pabrik Perakitan di Purwakarta

Otomotif | Selasa, 10 Juni 2025 | 18:30 WIB

Daihatsu Ajak Komunitas Motor Lihat Langsung Proses Perakitan Mobil di Karawang

Daihatsu Ajak Komunitas Motor Lihat Langsung Proses Perakitan Mobil di Karawang

Otomotif | Selasa, 06 Mei 2025 | 17:17 WIB

Produk Mobil Listrik AION Indonesia Segera Dirakit Lokal di Cikampek

Produk Mobil Listrik AION Indonesia Segera Dirakit Lokal di Cikampek

Otomotif | Selasa, 22 April 2025 | 11:51 WIB

QJ Motor Siapkan Pabrik Perakitan di Indonesia, Siap Beroperasi Pertengahan Tahun

QJ Motor Siapkan Pabrik Perakitan di Indonesia, Siap Beroperasi Pertengahan Tahun

Otomotif | Jum'at, 21 Februari 2025 | 18:11 WIB

Jetour Mulai Perkaitan Lokal Dashing dan X70 Plus di Indonesia

Jetour Mulai Perkaitan Lokal Dashing dan X70 Plus di Indonesia

Otomotif | Senin, 11 November 2024 | 13:29 WIB

Bos Pemasaran Volkswagen Dideportasi Karena Terbukti Konsumsi Ganja

Bos Pemasaran Volkswagen Dideportasi Karena Terbukti Konsumsi Ganja

Otomotif | Sabtu, 26 Oktober 2024 | 13:07 WIB

BAIC Lakukan Perakitan Lokal di Indonesia Mulai 2025, BJ40 Plus Jadi Model Pertama

BAIC Lakukan Perakitan Lokal di Indonesia Mulai 2025, BJ40 Plus Jadi Model Pertama

Otomotif | Jum'at, 19 Juli 2024 | 06:52 WIB

Mobil China Gempur Industri Otomotif Indonesia, Tiga Merek Baru Siap Masuk Tahun Depan

Mobil China Gempur Industri Otomotif Indonesia, Tiga Merek Baru Siap Masuk Tahun Depan

Otomotif | Jum'at, 31 Mei 2024 | 17:32 WIB

Studi: Toyota Dapat Skor Terendah untuk Urusan Kendaraan Ramah Lingkungan

Studi: Toyota Dapat Skor Terendah untuk Urusan Kendaraan Ramah Lingkungan

Otomotif | Jum'at, 17 Mei 2024 | 21:00 WIB

Terkini

Daftar Harga Mobil Listrik BYD April 2026, Mulai Rp199 Jutaan

Daftar Harga Mobil Listrik BYD April 2026, Mulai Rp199 Jutaan

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 20:54 WIB

Apakah Motor Listrik Bayar Pajak Tahunan? Cek Besarannya

Apakah Motor Listrik Bayar Pajak Tahunan? Cek Besarannya

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 20:49 WIB

3 Fakta Kenapa Honda BeAT Dicap Motor Pelit Fitur, Strategi atau Efisiensi?

3 Fakta Kenapa Honda BeAT Dicap Motor Pelit Fitur, Strategi atau Efisiensi?

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 19:25 WIB

Teknologi New Veloz Hybrid yang Perlu Pengguna Pahami

Teknologi New Veloz Hybrid yang Perlu Pengguna Pahami

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 19:10 WIB

5 Skutik Entry-Level Super Irit BBM Terbaru 2026 Banderol Kaki Lima

5 Skutik Entry-Level Super Irit BBM Terbaru 2026 Banderol Kaki Lima

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 17:40 WIB

Honda Jazz 2026 Menjelma Jadi Karya Seni Berkat Sentuhan Kreatif Desainer Muda

Honda Jazz 2026 Menjelma Jadi Karya Seni Berkat Sentuhan Kreatif Desainer Muda

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 17:15 WIB

5 Mobil Hybrid Super Irit Bensin Keluaran 2026 yang Harga Tak Bikin Kecewa

5 Mobil Hybrid Super Irit Bensin Keluaran 2026 yang Harga Tak Bikin Kecewa

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 16:50 WIB

Dominasi Mobil Jepang Runtuh Dampak Serbuan Kendaraan Listrik Tiongkok di Australia

Dominasi Mobil Jepang Runtuh Dampak Serbuan Kendaraan Listrik Tiongkok di Australia

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 16:05 WIB

7 Motor Listrik Roda Tiga Tertutup, Bisa Muat Banyak Siap Terjang Panas dan Hujan

7 Motor Listrik Roda Tiga Tertutup, Bisa Muat Banyak Siap Terjang Panas dan Hujan

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 15:55 WIB

BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter, Cukup Buat Kerja Bolak-Balik Jakarta-Bandung Pakai Mobil Pribadi?

BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter, Cukup Buat Kerja Bolak-Balik Jakarta-Bandung Pakai Mobil Pribadi?

Otomotif | Jum'at, 03 April 2026 | 15:30 WIB