Suara.com - Toyota melakukan penarikan kembali atau recall atas 18.490 unit kendaraan karena terdapat masalah pada sistem sensor. Adapun model yang terdampak adalah Toyota C-HR, Toyota Yaris, Toyota Yaris Cross, dan Toyota GR Yaris.
Berdasarkan informasi yang dirilis Toyota, recall Toyota GR Yaris ini disebabkan sensor gelombang milimeter dan kamera yang digunakan untuk mendeteksi objek seperti kendaraan yang melaju di depan tidak berfungsi dengan baik.
"Sensor radar yang digunakan oleh teknologi pre-collision system (PCS) mungkin tidak dapat dibaca dengan benar pada kendaraan. Akibatnya, PCS mungkin tidak beroperasi dan indikator peringatan kepada pengemudi tidak bekerja," jelas perusahaan asal Jepang itu, dikutip dari Carexpert.
![New Toyota Yaris yang bakal mengaspal pekan mendatang [PT Toyota Astra Motor].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/09/02/82182-new-toyota-yaris.jpg)
Karena PCS yang bermasalah tadi, Toyota mengatakan bahwa tanpa adanya indikator yang memberitahukan PCS tidak berfungsi maka dapat meningkatkan risiko kecelakaan dalam situasi mengemudi tertentu.
Masalah ini bisa berdampak pada sejumlah fitur lainnya yang berhubungan dengan PCS, yakni Dynamic Radar Cruise Control (DRCC).
Sejumlah model bermasalah adalah mobil Toyota yang diproduksi antara Mei 2020 dan Agustus 2021. Pemilik kendaraan terdampak diharapkan bisa mendatangi langsung bengkel resmi Toyota untuk mendapat perbaikan secara gratis.
Toyota memperkirakan perbaikan akan memakan waktu setengah jam sampai satu jam. Namun tidak menutup kemungkinan membutuhkan waktu yang lebih lama.