Termasuk Komponen Fast Moving, Ayo Jangan Terlambat Ganti Kampas Rem

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 03 Maret 2022 | 20:36 WIB
Termasuk Komponen Fast Moving, Ayo Jangan Terlambat Ganti Kampas Rem
Proses mengencangkan cakram rem, piringan, dengan kampas rem menggunakan obeng [Envato Elements/LightFieldStudios].

Suara.com - Sebuah mobil dilengkapi sistem pengereman sebagai pendukung utama aspek keselamatan. Seiring perkembangan teknologi, sistem ini semakin baik.

Umumnya sistem pengereman sebuah mobil bisa bertahan hingga ribuan km. Kecuali komponen fast moving seperti kampas rem dan cairannya. Sementara untuk komponen piston rem, sistem ABS, selang-selang bisa tahan lebih lama.

Untuk komponen fast moving seperti kampas rem dan cairan rem, perlu diperhatikan waktu penggantiannya, karena memiliki waktu yang relatif lebih cepat dari komponen lainnya.

Paling utama adalah menjaga ketebalan kampas rem karena berkaitan langsung dengan keselamatan berkendara. Seiring pemakaian yang terus-menerus, kinerja rem akan menurun dan daya cengkram untuk menghentikan roda berkurang.

Kampas rem perlu dilihat apakah sudah berkurang ketebalannya dan harus diganti [Envato Elements/LightFieldStudios].
Kampas rem perlu dilihat apakah sudah berkurang ketebalannya dan harus diganti [Envato Elements/LightFieldStudios].

Jika telat mengganti kampas rem, tentu saja hal ini akan berdampak pada komponen rem lainnya yang harganya sangat mahal.

Pertanyaannya, kapan saat paling tepat untuk megganti kampas rem?

Berdasarkan anjuran pabrikan, rata-rata kampas rem mobil harus diganti jika ketebalannya sudah mencapai 2 mm, atau memiliki jarak 2 mm dari piringan rem.

Namun, untuk menjaga keamanan, ada baiknya mengganti kampas rem mobil setiap 10 ribu km, atau saat melakukan servis berkala.

Untuk mengetahui apakah kampas rem mobil masih layak pakai bisa juga melihat fisiknya. Bila posisi kampas rem sudah mengimpit piringan berarti rem sudah aus atau tipis.

baca juga

Sering juga tanda jika kampas sudah tipis akan timbul suara besi bergesekan dari cakram. Jika dibiarkan, rem tidak akan bisa berfungsi optimal dan malah membahayakan pemiliknya.

Jika hal ini terus dibiarkan, kondisi kampas yang tipis juga bisa merusak piringan cakram dan bagian lainnya di pengereman. Itu sebabnya disarankan jangan sampai telat untuk mengganti kampas rem. Baiknya, ketika ganti kampas rem, ganti juga cairan remnya agar fungsi pengereman lebih maksimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebiasaan Menggunakan Rem Tangan Setelah Mencuci Mobil Ternyata Berisiko Merusak Komponen

Kebiasaan Menggunakan Rem Tangan Setelah Mencuci Mobil Ternyata Berisiko Merusak Komponen

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:05 WIB

Neraca Perdagangan Defisit Pemerintah Harus Permudah Ekspor Komponen Otomotif Dkk

Neraca Perdagangan Defisit Pemerintah Harus Permudah Ekspor Komponen Otomotif Dkk

Otomotif | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:24 WIB

Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam

Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:11 WIB

Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas

Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 20:54 WIB

Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil

Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:55 WIB

Dolar AS Tembus Rp18.000, Auto2000 Masih Pilih Tahan Harga Komponen Mobil dan Oli Mesin

Dolar AS Tembus Rp18.000, Auto2000 Masih Pilih Tahan Harga Komponen Mobil dan Oli Mesin

Otomotif | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:25 WIB

Suara Motor Kasar saat Digas dan Tarikan Berat? Coba Cek 7 Komponen Ini

Suara Motor Kasar saat Digas dan Tarikan Berat? Coba Cek 7 Komponen Ini

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 14:14 WIB

Mobil Sudah Berusia 10 Tahun? Segera Ganti 7 Komponen Ini Sebelum Terlambat

Mobil Sudah Berusia 10 Tahun? Segera Ganti 7 Komponen Ini Sebelum Terlambat

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 07:05 WIB

7 Komponen Mobil yang Krusial Diperiksa selama Musim Hujan demi Keamanan

7 Komponen Mobil yang Krusial Diperiksa selama Musim Hujan demi Keamanan

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 11:12 WIB

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 21:06 WIB

Terkini

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

×