facebook

4 Kecelakaan MotoGP Terparah Sepanjang Sejarah, Salah Satunya di GP Malaysia, Melibatkan Valentino Rossi

Dany Garjito
4 Kecelakaan MotoGP Terparah Sepanjang Sejarah, Salah Satunya di GP Malaysia, Melibatkan Valentino Rossi
Mendiang pebalap Italia, Marco Simoncelli (bawah), mengalami kecelakaan yang melibatkan dua pebalap lainnya, Valentino Rossi (kiri) dan Colin Edwards dalam MotoGP Malaysia di Sirkut Sepang, Minggu (23/10/2011). [AFP/Ruben Yap]

Sejak pertama digelar tahun 1949, tercatat ada sebanyak 103 pembalap tewas akibat kecelakaan di ajang ini.

Sejak pertama kali digelar pada tahun 1949, tercatat ada sebanyak 103 pembalap tewas akibat kecelakaan baik saat latihan bebas ataupun saat dalam arena pertarungan, di Kejuaraan Dunia Balap Motor dari seluruh kategori atau kelas per tahun 2020. Dari data tersebut, rincian kecelakaannya adalah sebanyak 30 dialami oleh pembalap kelas utama alias 500 cc/MotoGP

Tercatat dalam sejarah MotoGP sejak tahun 2002 hingga tahun 2020, terdapat dua pembalap yang mengalami kecelakaan hingga kehilangan nyawa, yaitu diantaranya ada Daijiro Kato yang meninggal di tahun 2003, dan Marco Simoncelli yang meninggal pada tahun 2011.

Banyak yang menyayangkan insiden maut yang terjadi, pasalnya, dari 103 korban tewas saat berlangsungnya even, delapan diantaranya merupakan pembalap yang memiliki status juara dunia. Termasuk Leslie Graham, seorang juara dunia kelas 500cc pertama pada tahun 1949.

Meskipun telah dilakukan berbagai macam upaya oleh Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM), selaku badan tertinggi olahraga balap motor dunia setiap tahunnya, tetapi kecelakaan hebat masih tetap terjadi. Termasuk pada saat Moto2 yang menyebabkan Luis Salom meninggal saat latihan bebas GP Catalunya pada tahun 2016 di Sirkuit Barcelona di Spanyol.

Baca Juga: Rara Isti Wulandari, Pawang Hujan Go Internasional

Adapun kecelakaan hebat lainnya berhasil Suara.com rangkum, berikut ini:

1. GP Inggris 1983

Dalam pertarungan ini, setidaknya ada dua pembalap yang sama-sama menggunakan suzuki yaitu Norman Brown dan Peter Huber. Mereka tewas dalam arena perlombaan kelas 500cc GP Inggris 1983 di Sirkuit Silverstone pada 31 Juli 1983.

Kecelakaan ini merupakan salah satu kecelakaan hebat karena menewaskan dua pembalap sekaligus, pada saat itu perlombaan baru berlangsung sekitar 10 menit di lap keenam,motor yang dikendarai oleh Huber menyenggol motor Brown yang saat itu mengalami masalah pada mesin, seusai keluar dari Tikungan Stowe.

Brown yang merupakan pemuda asal Irlandia Utara itu tewas di tempat. Adapun Huber yang merupakan pria berdarah Swiss berusia 29 tahun pada saat itu meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Baca Juga: Miris! Dipuji Media Asing, Dihina di Negeri Sendiri, Pawang Hujan MotoGP Mandalika Dianggap Memalukan

Perlombaan sempat dihentikan selama kurang lebih 45 menit, tetapi pada akhirnya lomba dibagi dua kali masing-masing lima dan 23 lap.

2. GP Malaysia 2011

Perlombaan MotoGP yang dilaksanakan di Malaysia, Sirkuit Internasional Sepang pada Minggu 23 Oktober 2011 ini sempat ramai menjadi perbincangan karena terjadi sebuah insiden yang tidak bisa dilupakan oleh para pecinta GP.

Pada saat itu, tiga pembalap tim Repsol Honda yang menempati grid terdepan dengan Dani Pedrosa sebagai pemegang pole positon. Casey Stoner melesat dan mengungguli dua rekan satu timnya yakni Pedrosa dan Andrea Dovizioso. Pada saat yang bersamaan, Marco Simoncelli (San Carlo Gresini - Honda) menjelang lap kedua berada di posisi keempat, saat itu kehilangan kendali secara tiba-tiba selepas tikungan 11. 

Celakanya, motor yang dikendarai justru mengarah ke tengah lintasan dan membuat hal tersebut menghalangi racing line Clin Edwards (Monster Yamaha Tech3) yang tidak sempat menghindar.

Pembalap yang berada tepat di belakangnya pada saat itu adalah Valentino Rossi (Ducati), tidak mampu menghindari tabrakan sehingga membuat helm yang dikenakan Simoncelli terlepas.

Simoncelli sempat dilarikan ke rumah sakit, sampai akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat cedera parah pada dada dan kepala. Pimpinan perlombaan mengambil keputusan untuk menghentikan lomba yang digelar, dan tidak ada poin yang diberikan saat GP Malaysia 2011.

3. GP Inggris 2019

GP Inggris digelar pada 25 Agustus 2019 di Sirkuit Silverstone. GP tersebut menjadi putaran ke-12 Kejuaraan Dunia MotoGP 2019. Perlombaan yang berdurasi 20 lap tersebut menjadi salah satu balapan kelas utama dengan gap finish terdekat sepanjang sejarah MotoGP setelah Alex Rins (Suzuki) memenangi lomba dalam waktu 0,013 detik.

Terlepas dari itu, terdapat catatan kelam cukup mengerikan yang terjadi pada saat GP Inggris 2019, meskipun tidak sampai menghilangkan nyawa pembalapnya.

Kejadian bermula saat para pembalap masuk tikungan 1 (Copse) yang tergolong tikungan berkarakter cepat. Pada saat keluar tikungan, pembalap bernama Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) melakukan sebuah kesalahan dan menyebabkan dirinya terjatuh.

Pembalap Andrea Dovizioso (Ducati) yang berada didekatnya pun tidak mampu menghindari motor Quartararo, Dovi pun menghantamnya sehingga membuat tubuhnya terlempar. Motor Ducati Desmosedici GP19 yang dikendarai oleh Dovi pun terbakar setelah terseret beberapa meter ke sisi lintasan.

Quartararo tidak mengalami cedera apapun, sementara itu Dovi langsung dilarikan ke rumah sakit di Coventry, ia tidak mengalami cedera yang serius meskipun mengaku sempat kehilangan memori setelah terjatuh.

4. GP Austria 2020

Perlombaan MotoGP yang memiliki durasi 28 lap ini diselenggarakan di Sirkuit Red Bull Ring pada 16 Agustus 2020. Perlombaan tersebut awalnya berlangsung lancar, setelah akhirnya berubah saat kecelakaan hebat terjadi di lap 9.

Saat itu, setelah tikungan 1, pembalap bernama Johann Zarco (Esponsorama racing-Ducati) melakukan slipstream untuk melewati Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) yang berada di posisi kedelapan tikungan 2 yang hampir lurus.

Secara tiba–tiba, racing line Zarco tiba-tiba berubah menjelang tikungan 3 dan membuah Morbidelli menyenggol ban belakang miliki Zarco di kecepatan lebih dari 300 km/jam.

Kedua pembalap tersebut terjatuh, dan motor keduanya sama-sama terpental hingga menimpa sang juara dunia 7 kali Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) yang hendak keluar dari tikungan 3.

Setelah kecelakaan tersebut, pihak sirkuit pada saat itu langsung melakukan perbaikan peranti keselamatan di tikungan 3 yang menjadi tempat berlangsungnya kecelakaan. 

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Komentar