Kembangkan Kendaraan Berbahan Bakar Hidrogen, Kawasaki Jalin Kerja Sama dengan Airbus

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 20 April 2022 | 16:45 WIB
Kembangkan Kendaraan Berbahan Bakar Hidrogen, Kawasaki Jalin Kerja Sama dengan Airbus
Logo Kawasaki. [Shutterstock]

Suara.com - Kawasaki Heavy Industries memang sudah putus dengan divisi operasi sepeda motornya pada Oktober 2021.

Meskipun terpecah, kedua cabang perusahaan Kawasaki ini terus mengejar bahan bakar alternatif untuk memberi daya pada armada mereka yang bergerak ke masa depan.

Dilansir dari Rideapart, Kawasaki Heavy Industries Memorandum of Understanding (MoU) baru untuk bermitra dengan raksasa penerbangan Airbus untuk mengembangkan dan membangun ekosistem bahan bakar hidrogen Jepang.

Berdasarkan perjanjian tersebut, kedua belah pihak akan membuat peta jalan untuk mengimplementasikan infrastruktur penting.

Kesepakatan itu juga akan mengumpulkan sumber daya Kawasaki dan Airbus untuk mengatasi masalah rantai pasokan saat bergerak menuju instalasi Airport Hydrogen Hubs.

"Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan pemasok hidrogen terkemuka Jepang Kawasaki. Kemitraan ini jelas akan mempercepat dan mempromosikan upaya pemerintah Jepang untuk mencapai masyarakat yang netral karbon dan dekarbonisasi dari keseluruhan operasi pesawat pada tahun 2050," kata Presiden Airbus Jepang Stéphane Ginoux.

Ilustrasi mesin hidrogen buatan Yamaha. (MCN)
Ilustrasi mesin hidrogen buatan Yamaha. (MCN)

"Kami sangat percaya bahwa penggunaan hidrogen - baik dalam bahan bakar sintetis dan sebagai sumber daya utama untuk pesawat komersial - memiliki potensi untuk secara signifikan mengurangi dampak iklim penerbangan."

Untuk membantu mendapatkan rencana dari darat, Airbus akan memasok data mengenai karakteristik pesawat, penggunaan energi armada, dan pesawat bertenaga hidrogen untuk operasi darat.

Pada gilirannya, Kawasaki akan membangun skenario penyebaran infrastruktur untuk bandara yang ditargetkan dan mengidentifikasi pengemudi teknologi dari rantai pasokan.

baca juga

"Hidrogen adalah energi bersih yang tidak memancarkan CO2 saat digunakan dan cocok sebagai bahan bakar berkelanjutan," jelas Executive Officer Kawasaki dan Wakil Manajer Umum Divisi Strategi Hidrogen Motohiko Nishimura.

"Kami memiliki spesialisasi dalam pengembangan infrastruktur untuk pencairan, transportasi, penyimpanan, dan transportasi untuk menerima terminal, berkontribusi pada pembangunan dan perluasan rantai pasokan untuk pasar hidrogen."

"Kami yakin bahwa teknologi kami akan menghubungkan area produksi dan konsumsi hidrogen, menciptakan jalan baru yang disebut Hydrogen Road."

Sementara hubungan Airbus berfokus pada perjalanan penerbangan komersial, Kawasaki sudah mengerjakan proyek bersama dengan Yamaha untuk membangun mesin bertenaga hidrogen. Jika Kawasaki Heavy Industries dapat berhasil membangun ekosistem hidrogen untuk pesawat, itu mungkin pertanda baik bagi masa depan bahan bakar di sektor otomotif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jepang Luncurkan Paket Sanksi Baru, Kini Ogah Impor Suku Cadang Motor dan Mobil dari Rusia

Jepang Luncurkan Paket Sanksi Baru, Kini Ogah Impor Suku Cadang Motor dan Mobil dari Rusia

Otomotif | Rabu, 20 April 2022 | 12:05 WIB

Yamaha India Luncurkan MT-15 Versi 2, Apa Bedanya dengan Edisi Sebelumnya?

Yamaha India Luncurkan MT-15 Versi 2, Apa Bedanya dengan Edisi Sebelumnya?

Otomotif | Rabu, 20 April 2022 | 08:34 WIB

The Best 5 Oto: Hyundai Terjun ke Pasar NFT Bersama Meta Kongz, Imbauan Tentang Mudik Lebaran 2022, Helm Motor Norwegia

The Best 5 Oto: Hyundai Terjun ke Pasar NFT Bersama Meta Kongz, Imbauan Tentang Mudik Lebaran 2022, Helm Motor Norwegia

Otomotif | Rabu, 20 April 2022 | 07:30 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×