facebook

Terjadi Peningkatan Pergerakan Arus Balik Lebaran 2022, Menteri Perhubungan Dukung Rekayasa Lalu Lintas

RR Ukirsari Manggalani | Mohammad Fadil Djailani
Terjadi Peningkatan Pergerakan Arus Balik Lebaran 2022, Menteri Perhubungan Dukung Rekayasa Lalu Lintas
Arus balik Lebaran 2019, saat mobil para pemudik berada di ruas jalan Tol Cikopo - Palimanan KM 80, Purwakarta, Jawa Barat (8/6/2019). Sebagai ilustrasi [Antara/M Ibnu Chazar]

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendukung rekayasa lalu lintas di jalur tol.

Suara.com - Kementerian Perhubungan mendukung diterapkannya rekayasa lalu lintas di jalur tol oleh pihak Korlantas Polri.

Rekayasa lalu lintas ini dilakukan saat terjadi peningkatan pergerakan kendaraan mulai kemarin, Rabu (4/5/2022). Sementara puncak arus balik diperkirakan tiba 6-8 Mei.

"Kami sangat mendukung diterapkannya rekayasa lalin ini. Dengan adanya peningkatan arus balik mulai Rabu kemarin, menjadi indikasi bahwa masyarakat sudah kembali lebih awal. Insha Allah bisa mengurangi kepadatan di hari puncak arus balik pada tanggal 6 - 8 Mei nanti," demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam pernyataan tertulis pada Kamis (5/5/2022).

Kendaraan pemudik melintas menuju gerbang Tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (24/12/2020).  ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
Kendaraan pemudik melintas menuju gerbang Tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (24/12/2020). [ANTARA FOTO/Dedhez Anggara]

Berdasarkan hasil koordinasi Korlantas Polri dengan Kemenhub dan Jasa Marga, dilaporkan bahwa ruas tol Cipali tidak akan mampu menampung kepadatan arus lalin baik pada jalur A dan B, jika tidak dilakukan rekayasa lalin.

Baca Juga: Diberlakukan Contra Flow, Kendaraan Masih Padati Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada H+3 Lebaran

Dengan volume capacity (VC) ratio mencapai 1,19 maka artinya volume kendaraan sudah melebihi kapasitas jalan.

Dari hasil pantauan arus lalu lintas pada Rabu (4/5/2022) pada 06.00 - 18.00 WIB, dilaporkan bahwa kendaraan yang telah melewati ruas jalan tol Cipali mengalami tren peningkatan.

Dilaporkan juga dari pantuan CCTV NTMC dan Command Center PJR, serta peta digital, telah terlihat adanya peningkatan pergerakan arus lalin dari timur menuju ke arah barat.

Begitupun, dari pantauan langsung di lapangan baik dari Polda Jateng, Polda Jabar dan Korlantas Polri, arus lalu lintas mengalami peningkatan dibandingkan hari sebelumnya.

Dengan adanya peningkatan pergerakan arus balik pada Rabu, pihak Korlantas Polri memutuskan untuk menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas pada hari ini, Kamis (5/5/2022) dalam bentuk:

Baca Juga: Kebijakan One Way Tol untuk Arus Balik Lebaran 2022, Polda Metro Jaya Siapkan 4 Alternatif Rute Jakarta-Bandung

1. Penerapan One way pada Kamis, 5 Mei 2022 mulai pukul 11.00 - 24.00 WIB, dimulai dari GT Palimanan Utama KM. 188 sampai KM 72 Cikampek, dilanjutkan penerapan contraflow di tol Jakarta-Cikampek KM 47.

2. Kendaraan yang akan mengarah ke Bandung dan Cikampek diberikan relaksasi 1 lajur.

3. Apabila kepadatan arus lalin mulai berkurang maka pelaksanaan rekayasa one way akan diakhiri lebih cepat dari jadwal yang sudah ada. Namun apabila kepadatan semakin meningkat melebihi batas maksimal, maka rekayasa lalin one way akan ditingkatkan dari GT Palimanan utama KM 188 hingga tol Jakarta Cikampek KM 47 (tanpa relaksasi) dan akan diperpanjang waktunya.

4. Mekanisme sebelum pelaksanaan rekayasa lalin one way akan dilaksanakan sterilisasi atau pembersihan baik di jalur maupun rest area selama dua jam sebelum pelaksanaan rekayasa lalin one way (pukul 09.00 WIB) setelah itu rekayasa lalin one way akan dimulai pukul 11.00 WIB.

5. Mekanisme setelah pelaksanaan one way pukul 24.00 WIB, akan dilakukan normalisasi baik di jalur maupun rest area selama dua jam setelah pelaksanaan one way (pukul 02.00 WIB) setelah itu jalur akan dibuka secara normal.

Untuk menghindari kepadatan di hari puncak arus balik dan agar perjalanan lebih nyaman saat arus balik, pemerintah mengimbau masyarakat untuk kembali lebih awal sebelum 6 Mei atau setelah 8 Mei 2022.

Komentar