Persiapkan Pabrik Lepas dari Ketergantungan Gas Alam, BMW Gunakan Alternatif Hidrogen

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 23 Mei 2022 | 15:19 WIB
Persiapkan Pabrik Lepas dari Ketergantungan Gas Alam, BMW Gunakan Alternatif Hidrogen
Frankfurt Motor Show 2019 yang antara lain menampilkan BMW X6 Vantablack. Sebagai ilustrasi produk BMW [AFP/Tobias Schwarz]

Suara.com - Invasi Rusia ke Ukraina membawa sederet konsekuensi dan pembelajaran di sektor otomotif. Mulai nasionalisasi brand mobil asing di Negeri Beruang Merah, pengadaan komponen alternatif, dan sekarang adalah rencana penghentian pasokan energi gas alam untuk berbagai pabrik kendaraan.

Sebagai catatan, Gazprom, perusahaan nasional Rusia menghentikan pengiriman gas alam (Liquid Natural Gas, atau LNG) yang dibutuhkan para carmaker. Utamanya di daratan Eropa.

Dikutip kantor berita Antara dari Reuters, produsen otomotif BMW tengah menjajaki investasi baru dalam energi surya, panas bumi, dan hidrogen untuk menurunkan ketergantungan pada gas alam. Demikian diungkapkan Milan Nedeljkovic, kepala produksi BMW pada Senin (23/5/2022).

Perusahaan gas Rusia, Gazprom. (Shutterstock)
Perusahaan gas Rusia, Gazprom (Shutterstock)

BMW yang mengandalkan gas alam untuk 54 persen konsumsi energinya pada 2021 tengah menganalisa di mana bisa menambahkan panel surya ke pabriknya. Juga mengembangkan rencana bersama otoritas lokal untuk mengangkut hidrogen ke pabrik BMW di Leipzig, Jerman.

"Hidrogen sangat cocok untuk menurunkan atau bahkan sepenuhnya mengimbangi permintaan gas," jelasnya.

"Industri kami membutuhkan sekitar 37 persen dari konsumsi gas alam Jerman," ungkap Milan Nedeljkovic, bila terjadi penghentian pengiriman gas dari Rusia.

"Bukan hanya BMW, tetapi seluruh sektor akan terhenti beroperasi," lanjutnya bila pasokan gas alam dari Rusia terjadi.

Rencana BMW mencerminkan persiapan lebih luas yang sedang berlangsung di seluruh industri Jerman untuk beralih dari gas Rusia dan menghasilkan sistem untuk menjatah pasokan yang tersedia jika terjadi penghentian pengiriman secara tiba-tiba.

baca juga

Di luar Jerman, pabrik baru di Debrecen, Hongaria, yang menurut BMW akan menjadi pabrik mobil pertama di dunia yang sepenuhnya beroperasi tanpa bahan bakar fosil, akan sangat bergantung pada tenaga surya. Demikian dipaparkan Milan Nedeljkovic.

Alternatif lain yang dikembangkan BMW adalah menggunakan energi panas bumi.

Tenaga panas bumi lebih stabil daripada energi terbarukan yang bergantung pada cuaca, tetapi belum melihat pertumbuhan atau investasi yang sebanding. Penyebabnya biaya tinggi dan proses perizinan yang rumit untuk pengeboran.

Ditanya tentang potensi energi nuklir, yang menyumbang sekitar setengah dari pasokan energi Hongaria tetapi sedang dihapus di Jerman, Milan Nedeljkovic mengatakan energi nuklir dapat menjadi faktor penstabil, terutama di masa yang bergejolak ini.

"Untuk produksi kami sendiri, kami mengandalkan sumber energi regeneratif," pungkas Milan Nedeljkovic.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Top 10 Kasus Dealer Mobil Problematik Sepanjang 2026: Nama Wuling, Toyota hingga BMW Tercatut

Top 10 Kasus Dealer Mobil Problematik Sepanjang 2026: Nama Wuling, Toyota hingga BMW Tercatut

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Kisah Konsumen Inden Mobil 3 Miliar Malah Diserobot Anak Pejabat: BMW Tercoreng, Beralih ke Porsche

Kisah Konsumen Inden Mobil 3 Miliar Malah Diserobot Anak Pejabat: BMW Tercoreng, Beralih ke Porsche

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:29 WIB

PHK Massal 8.000 Karyawan, Perusahaan Ini Beri Pesangon Rp13 Miliar

PHK Massal 8.000 Karyawan, Perusahaan Ini Beri Pesangon Rp13 Miliar

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:38 WIB

BMW Mulai Produksi Baterai Generasi Terbaru Mampu Tempuh Jarak 1.213 Kilometer

BMW Mulai Produksi Baterai Generasi Terbaru Mampu Tempuh Jarak 1.213 Kilometer

Otomotif | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Belanja di Delipark Pakai BRI Berhadiah BMW 218i Gran Coupe

Belanja di Delipark Pakai BRI Berhadiah BMW 218i Gran Coupe

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:09 WIB

AI Sebagai Teman Curhat Digital: Ruang Aman Baru atau Ancaman Ketergantungan?

AI Sebagai Teman Curhat Digital: Ruang Aman Baru atau Ancaman Ketergantungan?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:08 WIB

Kenali Perbedaan Sumber Energi Terbarukan dan Tak Terbarukan Beserta Contohnya

Kenali Perbedaan Sumber Energi Terbarukan dan Tak Terbarukan Beserta Contohnya

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 15:43 WIB

Bikin Macet 40 Menit, BMW X5 Tak Bertuan di Kuningan Akhirnya Dievakuasi

Bikin Macet 40 Menit, BMW X5 Tak Bertuan di Kuningan Akhirnya Dievakuasi

News | Rabu, 02 September 2026 | 11:32 WIB

Modifikasi BMW Passato dari Indonesia Siap Tampil di SEMA Show 2026 Las Vegas

Modifikasi BMW Passato dari Indonesia Siap Tampil di SEMA Show 2026 Las Vegas

Otomotif | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:39 WIB

BI Sulap 72 Persen Limbah Uang Kertas Jadi Cendera Mata dan Sumber Energi

BI Sulap 72 Persen Limbah Uang Kertas Jadi Cendera Mata dan Sumber Energi

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:32 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×