Pengendara Sepeda Motor di Mataram Terkena Anak Panah, Polisi Telah Kantongi Rekaman CCTV

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 23 Mei 2022 | 18:44 WIB
Pengendara Sepeda Motor di Mataram Terkena Anak Panah, Polisi Telah Kantongi Rekaman CCTV
Ilustrasi busur dan anak panah (Shutterstock)

Suara.com - Pada Sabtu (21/5/2022) malam, terjadi peristiwa pemanahan atas pasangan suami-istri yang tengah berboncengan sepeda motor di Kota Mataram, ibu kota Nusa Tenggara Barat (NTB), Pulau Lombok.

Dikutip dari kantor berita Antara, aksi pemanahan dilakukan orang tak dikenal kepada korban yang berasal dari Bebidas, Kecamatan Pagesangan, Kota Mataram. Bersama istrinya, korban mengendarai sepeda motor berboncengan menuju swalayan di Jalan Gajah Mada.

Akibat peristiwa itu, lengan kiri korban terkena sasaran anak panah yang terbuat dari paku dengan panjang sekitar 10 cm. Kepada polisi, korban menyatakan tidak mengenal pelaku. Korban melihat pelaku juga berboncengan menggunakan sepeda motor.

 Petugas memeriksa kelengkapan dokumen pengendara yang berkaitan dengan penerapan PPKM Darurat Kota Mataram di pos penyekatan, di Jalan Ahmad Yani, Mataram, NTB, Rabu (14/7/2021) [ANTARA/HO-Polresta Mataram]
Petugas memeriksa kelengkapan dokumen pengendara yang berkaitan dengan penerapan PPKM Darurat Kota Mataram di pos penyekatan, di Jalan Ahmad Yani, Mataram, NTB. Sebagai ilustrasi Kota Mataram [ANTARA/HO-Polresta Mataram]

Kekinian, Polresta Mataram telah mendapatkan rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV) terkait aksi orang tak dikenal yang memanah seorang pengendara di Jalan Gajah Mada, Kota Mataram.

"Jadi dari hasil lidik, kami sudah dapatkan rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku memanah korban di Jalan Gajah Mada," jelas Kompol Kadek Adi Budi Astawa, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Mataram di Mataram, Senin (23/5/2022).

Dengan petunjuk rekaman CCTV, Kompol Kadek Adi Budi Astawa memastikan pihaknya sudah menentukan arah penyelidikan. Diperkuat olah tempat kejadian perkara dan pra-rekonstruksi terhadap kejadian pemanahan itu.

Ia pun mengerucutkan langkah penyelidikan dengan meminta anggota Polresta Mataram memeriksa seluruh rekaman CCTV yang ada di sepanjang Jalan Gajah Mada, Kota Mataram.

"Saya perintahkan anggota untuk mengecek dalam interval waktu dua jam dari kejadian yang terlihat dalam rekaman CCTV pada pukul 21.25 Wita," jelas Kompol Kadek Adi Budi Astawa.

Hasil analisa sementara terhadap rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan aksi pemanahan itu, terindikasi bahwa korban memang menjadi target dalam aksi itu.

baca juga

"Jadi, dari hasil analisis sementara lebih condong ke permasalahan personal. Karena dalam rekaman, pelaku ini terlihat sengaja menargetkan korban. Kalau memang mau memperkeruh situasi keamanan, siapa saja bisa jadi target," tandasnya.

Petunjuk baru ini disebutkan Kompol Kadek Adi Budi Astawa berasal dari rekaman kamera CCTV milik warga. Ia juga melihat hal ini, adanya rekaman dari anggota masyarakat sebagai bentuk dukungan masyarakat kepada Polri dalam mengungkap kasus ini.

"Kami berterima kasih kepada warga. Semoga dengan adanya dukungan masyarakat ini, peran pelaku bisa segera terungkap," pungkas Kompol Kadek Adi Budi Astawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Ulasan Novel Sang Pemanah: Menemukan Makna Hidup dari Sebuah Anak Panah

Ulasan Novel Sang Pemanah: Menemukan Makna Hidup dari Sebuah Anak Panah

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 10:30 WIB

Penjualan Sepeda Motor Agustus 2026 Turun 6,22 Persen

Penjualan Sepeda Motor Agustus 2026 Turun 6,22 Persen

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 15:30 WIB

Kejagung Periksa Penjual Ompreng dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG

Kejagung Periksa Penjual Ompreng dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG

News | Rabu, 09 September 2026 | 19:22 WIB

Harga Motor Yamaha September 2026: Dari Skutik Harian hingga Trail Kompetisi

Harga Motor Yamaha September 2026: Dari Skutik Harian hingga Trail Kompetisi

Otomotif | Selasa, 08 September 2026 | 17:52 WIB

Jelang MotoGP, Kunjungan Wisatawan ke Mandalika Capai 685 Ribu

Jelang MotoGP, Kunjungan Wisatawan ke Mandalika Capai 685 Ribu

Foto | Sabtu, 05 September 2026 | 12:00 WIB

Nyemulak Jadi Awal Kebangkitan Desa Adat Sade

Nyemulak Jadi Awal Kebangkitan Desa Adat Sade

Foto | Sabtu, 05 September 2026 | 10:00 WIB

Baru Tangani 1 Kasus, Kajati NTB Sentil Kejari Mataram: Tak Ada Korupsi atau Tidur?

Baru Tangani 1 Kasus, Kajati NTB Sentil Kejari Mataram: Tak Ada Korupsi atau Tidur?

News | Kamis, 03 September 2026 | 16:24 WIB

Kupas Tuntas Rumus Panjang Busur dan Luas Juring Lengkap

Kupas Tuntas Rumus Panjang Busur dan Luas Juring Lengkap

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 12:55 WIB

Qatar Bidik NTB, Mandalika hingga Infrastruktur Dibuka untuk Investasi Asing

Qatar Bidik NTB, Mandalika hingga Infrastruktur Dibuka untuk Investasi Asing

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×