facebook

The Best 5 Oto: Rolls-Royce Black Badge Siap di Indonesia, BMW Reduksi Ketergantungan Gas Alam, Yamaha Bagi Tips Touring

RR Ukirsari Manggalani
The Best 5 Oto: Rolls-Royce Black Badge Siap di Indonesia, BMW Reduksi Ketergantungan Gas Alam, Yamaha Bagi Tips Touring
Mesin V12 Rolls-Royce Black Badge Ghost [Rolls-Royce Motor Cars].

Rolls-Royce siap menghadirkan produk barunya di Indonesia, mari riding aman dan nyaman pakai panduan tips Yamaha, dan Menko Marves sampaikan sabar soal Tesla.

Suara.com - Menko Marves, Tesla, mobil listrik, gas alam, Gazprom, BMW, Rolls-Royce Black Badge, New Rolls-Royce Ghost, touring, Yamaha Riding Academy, Tana Toraja, dan Mitsubishi menjadi highlights dari lima artikel rekomendasi kanal otomotif Suara.com.

Tana Toraja adalah salah satu destinasi menawan di Sulawesi Selatan yang asyik didatangi dalam acara touring bermotor. Trek meliuk-liuk, berliku, serta berkabut menjadi tantangan tersendiri bagi para pengguna Yamaha XSR 155. Inilah tips yang dibagikan Yamaha Riding Academy.

Sementara itu, sebuah produk dari Rolls-Royce Black Badge akan tiba di Tanah Air hari ini. Dari model apakah? Bila menyimak peruntukannya bagi kalangan usia muda yang telah mapan, New Rolls-Royce Ghost adalah salah satu pilihannya. Simak perkiraannya di sini. Serba hitam menawan.

Sementara itu, BMW tengah mengurangi ketergantungan pabrik-pabriknya dari penggunaan gas alam. Sebuah langkah menarik, mengingat pasokan Gazprom dari Rusia adalah salah satu yang terbesar bagi carmaker di Eropa.

Baca Juga: Nissan dan Mitsubishi Luncurkan Mobil Listrik Kembar untuk Pasar Jepang

Lantas dari Tanah Air, Mitsubishi Indonesia menorehkan catatan menarik, yaitu penjualan di tahun fiskal 2021 mengungguli Amerika Serikat dan Jepang. Tentunya menjadi kebanggaan tersendiri karena Indonesia memang dibidik sebagai pasar terbesar di Asia Tenggara dan sekitarnya.

Dan sebagi pemungkas, adalah pernyataan dari Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Tentang investasi Tesla Incorporation atas produk bijih besi asal Indonesia serta rencana bikin pabrik. Hingga kekinian belum terjadi perjanjian sah tertulis, sehingga mesti ditunggu dengan sabar.

Selamat membaca lima artikel rekomendasi kanal otomotif Suara.com, selamat berkarya, dan jangan lupa terapkan selalu protokol kesehatan atau prokes.

1. Belum Ada Kesepakatan Resmi dengan Tesla, Menko Marves Sebutkan Butuh Waktu dan Proses

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan berpose dengan CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk (instagram/luhut.pandjaitan)
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan berpose dengan CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk (instagram/luhut.pandjaitan)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi atau Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa rencana investasi Tesla Incorporation masih membutuhkan waktu. Serta proses yang tidak sebentar.

Baca Juga: Takut Ditinggal Investor, Elon Musk Tegaskan Tesla Incorporation Tetap Menjadi Prioritasnya

Dikutip dari kantor berita Antara berdasar rilis tertulis Menko Marves, pernyataan perlu sabar diperlukan karena proses membutuhkan waktu ini berangkat dari fakta hingga kini belum ada kesepakatan resmi tercapai. Yaitu antara Indonesia serta pihak Tesla Incorporation.

Baca selengkapnya

2. Persiapkan Pabrik Lepas dari Ketergantungan Gas Alam, BMW Gunakan Alternatif Hidrogen

Frankfurt Motor Show 2019 yang antara lain menampilkan BMW X6 Vantablack. Sebagai ilustrasi produk BMW [AFP/Tobias Schwarz]
Frankfurt Motor Show 2019 yang antara lain menampilkan BMW X6 Vantablack. Sebagai ilustrasi produk BMW [AFP/Tobias Schwarz]

Invasi Rusia ke Ukraina membawa sederet konsekuensi dan pembelajaran di sektor otomotif. Mulai nasionalisasi brand mobil asing di Negeri Beruang Merah, pengadaan komponen alternatif, dan sekarang adalah rencana penghentian pasokan energi gas alam untuk berbagai pabrik kendaraan.

Sebagai catatan, Gazprom, perusahaan nasional Rusia menghentikan pengiriman gas alam (Liquid Natural Gas, atau LNG) yang dibutuhkan para carmaker. Utamanya di daratan Eropa.

Baca selengkapnya

3. Hitam Mengilap Semulus Grand Piano, Rolls-Royce Black Badge Ghost Segera Tiba di Indonesia?

Rolls-Royce Black Badge Ghost yang digarap dengan konsep Bespoke [Rolls-Royce Motor Cars].
Rolls-Royce Black Badge Ghost yang digarap dengan konsep Bespoke [Rolls-Royce Motor Cars].

Rolls-Royce Black Badge Ghost telah melakukan debut Singapura. Bisa jadi dalam perkembangannya akan hadir pula di Tanah Air.

Saat Suara.com hadir dalam launching produknya secara virtual beberapa saat lalu, diteruskan kehadiran Rolls-Royce New Ghost di Indonesia, disebutkan bahwa konsentrasi penyuka produk Black Badge di kawasan Asia Pasifik termasuk salah satu yang tertinggi di dunia.

Baca selengkapnya

4. Pencapaian PT MMKSI Meningkat 111 Persen, Kalahkan Amerika Serikat dan Jepang

Booth Mitsubishi dari PT MMKSI dalam pameran otomotif di Tanah Air yang berlangsung 2021 dan 2022. Selalu tampil seru dan informatif [PT MMKSI].
Booth Mitsubishi dari PT MMKSI dalam pameran otomotif di Tanah Air yang berlangsung 2021 dan 2022. Selalu tampil seru dan informatif [PT MMKSI].

Indonesia sukses menjadi penyumbang terbesar penjualan Mitsubishi Motors secara global untuk tahun fiskal 2021. Demikian dikutip dari rilis resmi PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), sebagaimana diterima Suara.com.

Sebagai distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi di Indonesia dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC), PT MMKSI menginformasikan pencapaian penjualan positif pada keseluruhan tahun fiskal 2021.

Baca selengkapnya

5. Yamaha Riding Academy Bagikan Tips Touring, Mari Bepergian Eksplorasi Tempat Wisata dan Jaga Kesehatan

Tatat cara touring antara lain jaga jarak dan tidak mengerem tiba-tiba, juga tidak balapan dengan rekan touring maupun pengendara di jalan [Yamaha Indonesia].
Tatat cara touring antara lain jaga jarak dan tidak mengerem tiba-tiba, juga tidak balapan dengan rekan touring maupun pengendara di jalan [Yamaha Indonesia].

Salah satu tujuan touring menggunakan sepeda motor adalah refreshing menikmati panorama alam dari atas tunggangan kesayangan.

Di masa pandemi COVID-19 yang harapannya terus melandai sehingga bisa menjadi endemi, kegiatan bersama ini bisa dilakukan menggunakan rambu protokol kesehatan. Antara lain menjaga jarak serta tidak menimbulkan kerumunan.

Baca selengkapnya

Komentar