facebook

Belum Ada Kesepakatan Resmi dengan Tesla, Menko Marves Sebutkan Butuh Waktu dan Proses

RR Ukirsari Manggalani
Belum Ada Kesepakatan Resmi dengan Tesla, Menko Marves Sebutkan Butuh Waktu dan Proses
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan berpose dengan CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk (instagram/luhut.pandjaitan)

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan sebutkan perlu kesabaran karena investasi Tesla butuh waktu dan proses.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi atau Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa rencana investasi Tesla Incorporation masih membutuhkan waktu. Serta proses yang tidak sebentar.

Dikutip dari kantor berita Antara berdasar rilis tertulis Menko Marves, pernyataan perlu sabar diperlukan karena proses membutuhkan waktu ini berangkat dari fakta hingga kini belum ada kesepakatan resmi tercapai. Yaitu antara Indonesia serta pihak Tesla Incorporation.

"Masuknya investasi dari suatu perusahaan itu tidak semudah menjentikkan jari, ini butuh proses dan waktu yang tidak sebentar. Apalagi ini investasi dengan nilai jumbo. Jadi kita harus sabar, supaya nantinya bisa benar-benar membawa manfaat besar bagi masyarakat dan negara seperti yang kita semua harapkan," papar Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (23/5/2022).

Baca Juga: Takut Ditinggal Investor, Elon Musk Tegaskan Tesla Incorporation Tetap Menjadi Prioritasnya

Luhut Binsar Pandjaitan menandaskan bahwa Kemenko Marves telah menjalin komunikasi yang sangat baik sejak dua tahun belakangan. Baik dengan Elon Musk maupun Tesla Incorporation.

Menurut Menko Marves, Elon Musk sangat tertarik untuk melakukan investasi dalam industri nikel di Indonesia yang dinilai sangat menjanjikan untuk memenuhi kebutuhan ekosistem kendaraan listrik.

Ia menjelaskan sejak pertemuan delegasi Indonesia di pabrik perakitan kendaraan listrik Tesla di Austin, Texas, pada 26 April 2022, pihak Kemenko Marves dan tim dari Tesla yang ditunjuk oleh Elon Musk terus melakukan negosiasi intensif.

Negosiasi dilakukan untuk merumuskan berbagai hal terkait detail formula investasi yang akan dipakai. Namun demikian, keputusan akhir mengenai investasi akan berada di tangan perusahaan.

Baca Juga: Sebut Sebagai Suatu Kehormatan, Elon Musk Menulis kepada Presiden Joko Widodo via Media Sosial

"Tim dari Tesla bergerak sangat cepat. Mereka sudah datang ke Indonesia awal bulan ini, mengunjungi beberapa pabrik pengolahan nikel, dan kami juga merespons dengan tidak kalah cepat untuk menunjukkan keseriusan dan support. Tapi yang harus diingat, ini masih dalam tahap negosiasi, jadi sekali lagi, semua harus bersabar," tandas Menko Marves.

Presiden Joko Widodo (kiri) bersama CEO Space X Elon Musk (kanan) saat melakukan kunjungan ke Space X di Boca Chica, Amerika Serikat, Sabtu (14/5/2022). [Biro Pers Sekretarian Presiden]
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama CEO Space X Elon Musk (kanan) saat melakukan kunjungan ke Space X di Boca Chica, Amerika Serikat, Sabtu (14/5/2022). [Biro Pers Sekretariat Presiden]

Dalam kunjungan ke SpaceX di Boca Chica, Texas , Presiden Joko Widodo yang didampingi Menko Marves juga telah menyampaikan bahwa pembicaraan antara Indonesia dengan Elon Musk akan meliputi bahasan mengenai investasi, teknologi dan inovasi.

Dari pertemuan tadi, Presiden Joko Widodo mengundang Elon Musk datang ke Indonesia pada November 2022 untuk menghadiri forum The Business 20 atau B20 yang merupakan outreach group dari G20 yang mewakili komunitas bisnis internasional.

Ajakan tersebut direspons baik oleh Elon Musk menjawabnya akan hadir, termasuk lewat cuitan media sosial Twitter.

Komentar