Panduan Ubah Ukuran Gir agar Motor Semakin Cepat dan Bertenaga

Cesar Uji Tawakal | Suara.com

Kamis, 18 Agustus 2022 | 08:00 WIB
Panduan Ubah Ukuran Gir agar Motor Semakin Cepat dan Bertenaga
Ilustrasi gir motor - panduan ubah ukuran gir. (Pexels)

Suara.com - Setiap orang pasti menginginkan kendaraannya agar lebih cepat dan bertenaga. Salah satu caranya adalah dengan ubah ukuran gir. Mengubah ukuran gir ini dapat berkontribusi untuk meningkatkan tenaga terutama pada akselerasi.

Banyak produsen motor yang telah menetapkan ukuran gir standar yang dapat menunjang kecepatan. Namun, hal ini jarang membuat orang puas dengan performa yang dihasilkan, terutama saat usia motor beranjak tua. 

Ada beberapa panduan ubah ukuran gir sederhana tanpa perlu mengganti mesin hingga mengeluarkan biaya yang besar untuk membuat motor Anda semakin bertenaga. Simak panduannya berikut ini.

1. Mengganti ukuran gir yang lebih besar bagian belakang

Saat mengganti ukuran gir, sebelumnya Anda harus tahu tujuannya yaitu untuk akselerasi atau top speed. Jika Anda tertarik dengan tarikan motor yang lebih ringan untuk berakselerasi, disarankan untuk mengganti ukuran gir yang lebih besar. 

Contohnya motor dengan gir 13 untuk bagian depan dan gir 40 untuk bagian belakang. Jika Anda ingin berakselerasi, maka tingkatkan gir pada bagian belakang menjadi gir 42. 

2. Mengganti ukuran gir lebih besar bagian depan

Jika mengganti ukuran gir bagian belakang lebih besar untuk menambah akselerasi, maka Anda dapat mengganti ukuran gir lebih besar pada bagian depan untuk mendapatkan top speed. 

Misalnya motor standar memiliki gir 14 dan jika Anda menginginkan top speed atau kecepatan puncak, maka Anda dapat mengganti ukuran gir motor depan menjadi 15. Peningkatan jumlah mata di gir hanya disarankan satu angka untuk bagian depan

3. Rumus mengubah mata gir

Produsen motor telah menetapkan sejumlah aturan salah satunya adalah rumus mata gir depan dan belakang. Jika Anda memutuskan untuk mengganti gir untuk menambah akselerasi atau top speed, terlebih dahulu harus mengetahui rumus mengubah mata gir berikut ini.

Rasio mata gir = (Gir Belakang : Gir Depan)

Contohnya adalah Honda CBR250R yang memiliki mata gir belakang 38 dan 14 untuk bagian depan. Maka rasionya adalah 2.71. Jika Anda ingin menambah akselerasi maka disarankan untuk menambah mata gir belakang belakang menjadi 40 dan depan 14 yang bisa menghasilkan rasio 2,85 (akselerasi)

Sementara itu jika Anda menginginkan top speed maka kurangi mata gir belakang menjadi 35 dan depan 14 yang menghasilkan rasio 2,57 (top speed).

Demikian ulasan singkat seputar panduan ukuran gir agar motor dapat lebih bertenaga dan cepat sesuai tujuan yang Anda inginkan. Semoga bermanfaat!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Tetangga Menang Doorprize Motor Malah Jadi Bahan Nyinyiran Warga Sekampung, Publik Geleng-Geleng Kepala

Viral Tetangga Menang Doorprize Motor Malah Jadi Bahan Nyinyiran Warga Sekampung, Publik Geleng-Geleng Kepala

Otomotif | Rabu, 17 Agustus 2022 | 18:55 WIB

Tampangnya Menawan, Ini Harga dan Spesifikasi Yamaha R6 2022

Tampangnya Menawan, Ini Harga dan Spesifikasi Yamaha R6 2022

Otomotif | Rabu, 17 Agustus 2022 | 19:00 WIB

5 Aksesoris Yamaha Gear 125 Lengkap dengan Harga, Bikin Tampilan Kian Kece

5 Aksesoris Yamaha Gear 125 Lengkap dengan Harga, Bikin Tampilan Kian Kece

Otomotif | Rabu, 17 Agustus 2022 | 18:00 WIB

Terkini

Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Mencuci Motor saat Mesin Panas

Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Mencuci Motor saat Mesin Panas

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 20:05 WIB

Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis

Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 18:50 WIB

Masih Dicari! Inilah Alasan Vario 150 Bekas Jadi 'Harta Karun' di Bursa Motor Bekas

Masih Dicari! Inilah Alasan Vario 150 Bekas Jadi 'Harta Karun' di Bursa Motor Bekas

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 18:00 WIB

5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Pemakaian Jangka Panjang

5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Pemakaian Jangka Panjang

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 17:20 WIB

Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri

Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 17:10 WIB

Harga Mobil 1200cc Turun usai Lebaran? Mulai 65 Jutaan, Ini 12 Opsi Irit dan Awet buat Dipakai Lama

Harga Mobil 1200cc Turun usai Lebaran? Mulai 65 Jutaan, Ini 12 Opsi Irit dan Awet buat Dipakai Lama

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 16:58 WIB

Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru

Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 15:56 WIB

Harga Honda PCX 2025 Bekas, Seberapa Murah Dibanding yang Baru?

Harga Honda PCX 2025 Bekas, Seberapa Murah Dibanding yang Baru?

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 15:49 WIB

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Moto3 GP Brasil

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Moto3 GP Brasil

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 15:35 WIB

Firasat Veda Ega Pratama Sebelum Melakukan Start di Moto3 Brasil

Firasat Veda Ega Pratama Sebelum Melakukan Start di Moto3 Brasil

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 14:55 WIB