Intip Biaya Kepemilikan Suzuki XL7 Hybrid Sebelum Beli

Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 04 Agustus 2023 | 17:05 WIB
Intip Biaya Kepemilikan Suzuki XL7 Hybrid Sebelum Beli
Test Drive Suzuki XL7 Hybrid di Yogyakarta. (SUARA.com/Manuel Jeghesta)

Suara.com - Suzuki XL7 Hybrid saat ini telah dilengkapi degngan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang sebelumnya sudah lebih dulu ditanamkan pada Ertiga dan Grand Vitara.

Dengan teknologi baru yang dimiliki, PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) mencatat bahwa calon konsumen yang tertarik hanya perlu merogoh kantong sebesar Rp15.394 per harinya (bagi transmisi otomatis/AT) dan Rp15.080 per harinya (bagi transmisi manual/MT).

Menurut Hariadi, Asst. to Dept. Head 4W Sales PT SIS, data Suzuki sendiri menunjukkan 64% permintaan unit XL7 menyasar tipe New XL7 Hybrid yang sudah diperlengkapi teknologi SHVS yang lebih ramah lingkungan dan efisien.

Sebelum melakukan pembelian mobil, ada baiknya calon konsumen melakukan riset terlebih dahulu agar lebih yakin terhadap keputusan yang akan diambil.

Sebab biaya kepemilikan unit menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan. Dalam penghitungannya, biaya ini menghitung seberapa besar biaya perawatan mobil hingga biaya pajak kendaraan tahunan.

"Penting bagi calon konsumen untuk menimbang pilihan kendaraan yang ramah lingkungan, efisien, dan ramah di kantong. Ditambah, New XL7 Hybrid ini juga memiliki masa garansi Lithium-Ion Battery hingga 8 tahun atau 160 ribu kilometer sebagai wujud komitmen dari Suzuki akan jaminan ketahanan Lithium-Ion Battery dan layanan aftersalesnya," kata Hariadi, Jumat (4/8/2023).

Biaya Perawatan Berkala

Suzuki sendiri memberikan program free service bagi pelanggan Suzuki XL7 Hybrid hingga jarak tempuh 50.000 km. Dalam jangka waktu 5 tahun atau jarak tempuh hingga 100.000 km, biaya service baru akan muncul ketika mobil sudah mencapai 40.000 km dan 60.000 hingga 100.000 km.

Besarnya total biaya perawatan berkala New XL7 Hybrid hingga jarak 100.000 km yaitu Rp6.465.500 atau Rp3.542 per hari untuk transmisi otomatis (AT). Sedangkan untuk transmisi manual (MT), berkisar pada angka Rp6.587.300 atau Rp3.609 per hari.

baca juga

Perawatan berkala tersebut meliputi penggantian fast moving parts, produk Ecstar dan jasa, namun tidak termasuk untuk penggantian parts di luar paket perawatan berkala.

Biaya Pajak

Hal lain yang semestinya diperhatikan dan dijadikan bahan pertimbangan ialah Biaya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Terdapat perbedaan harga antara transmisi otomatis (AT) dan manual (MT).
Suzuki XL7 Hybrid transmisi otomatis (AT), pajak tahunannya dikenakan Rp4.326.000 per tahun. Kemudian untuk transmisi manual (MT), pajak tahunannya dikenakan Rp4.187.000 per tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teknologi Baru Suzuki XL7 Hybrid Bikin Pengendara Lebih Percaya Diri

Teknologi Baru Suzuki XL7 Hybrid Bikin Pengendara Lebih Percaya Diri

Otomotif | Jum'at, 14 Juli 2023 | 17:05 WIB

Smart E-Mirror Suzuki XL7 Hybrid Bisa Dipasang Pada Model Lain, Segini Biayanya

Smart E-Mirror Suzuki XL7 Hybrid Bisa Dipasang Pada Model Lain, Segini Biayanya

Otomotif | Minggu, 09 Juli 2023 | 16:30 WIB

Suzuki Jimny 5 Pintu Berpeluang Besar Dipasarkan di Indonesia

Suzuki Jimny 5 Pintu Berpeluang Besar Dipasarkan di Indonesia

Otomotif | Kamis, 06 Juli 2023 | 21:29 WIB

Terkini

Pahami Dilema Orangtua Urban, Nikita Willy Buka Ruang Hadir Utuh Lewat FamFest 2026

Pahami Dilema Orangtua Urban, Nikita Willy Buka Ruang Hadir Utuh Lewat FamFest 2026

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:40 WIB

RiaMiranda Archive Sale 2026 Tawarkan Koleksi Eksklusif dan Promo Menarik dari BRI

RiaMiranda Archive Sale 2026 Tawarkan Koleksi Eksklusif dan Promo Menarik dari BRI

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Bagaimana Cara Cetak KK Barcode Sendiri Menggunakan Kertas A4?

Bagaimana Cara Cetak KK Barcode Sendiri Menggunakan Kertas A4?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:35 WIB

DPRD Desak DKI Kebut Mitigasi Banjir Sebelum Hujan

DPRD Desak DKI Kebut Mitigasi Banjir Sebelum Hujan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Bukan Cuma Buat MBG! Bima Arya Luruskan Simpang Siur Anggaran Insentif Daerah Rp1 Triliun

Bukan Cuma Buat MBG! Bima Arya Luruskan Simpang Siur Anggaran Insentif Daerah Rp1 Triliun

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Ulasan Film Laut Bercerita: Ketika Suara Demokrasi Dibungkam dengan Paksa!

Ulasan Film Laut Bercerita: Ketika Suara Demokrasi Dibungkam dengan Paksa!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak

Magelang Disiapkan Jadi Sentra Susu Baru, Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Cara Memilih Sunscreen untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Perlindungan Kulit Lebih Optimal

Cara Memilih Sunscreen untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Perlindungan Kulit Lebih Optimal

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:24 WIB

356 Perusahaan Diperiksa soal Karhutla, Jumhur Ancam Cabut Izin Korporasi Nakal!

356 Perusahaan Diperiksa soal Karhutla, Jumhur Ancam Cabut Izin Korporasi Nakal!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:24 WIB

Charger Listrik BYD Dirantai Besi Diduga Akibat Persaingan Bisnis

Charger Listrik BYD Dirantai Besi Diduga Akibat Persaingan Bisnis

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:20 WIB

×