Bangkit dari Tsunami, Kampung Berseri Astra Layana Indah di Palu Berwirausaha Kebun dan Ternak

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 25 Agustus 2023 | 19:35 WIB
Bangkit dari Tsunami, Kampung Berseri Astra Layana Indah di Palu Berwirausaha Kebun dan Ternak
Penggerak Kampung Berseri Astra (KBA) Layana Indah Agus Panca Saputra mengembangkan peternakan kambing untuk meningkatkan kesejahteraan warga di KBA Layana Indah, Palu [Astra].

Suara.com - Kampung Berseri Astra (KBA) Layana Indah, Palu adalah salah satu dari desa binaan Astra--PT Astra Internationl Tbk, sebuah perusahaan nasional yang memiliki 272 unit usaha, antara lain sektor otomotif, layanan pembiayaan, dan asuransi--yang bergerak di sektor wirausaha perkebunan dan peternakan.

Dikutip dari rilis resmi Astra sebagaimana diterima Suara.com, Agus Panca Saputra adalah tokoh penggerak KBA Layana Indah, Palu yang menjadi motivator daerah ini. Ia mengajak warga setempat kembali mandiri untuk mencukupi hidupnya setelah gempa berkekuatan 7,4 skala richter diikuti gelombang tsunami melanda pada 2018.

Dengan kebulatan tekadnya, Agus memutuskan berhenti dari pekerjaannya sebagai pegawai swasta dan fokus memberdayakan kampungnya. Yaitu merangkul para pemuda untuk membantu mengubah nasib mereka.

Kegiatan Posyandu Terpadu yang diadakan pada pekan pertama setiap bulan oleh kader Posyandu di Kampung Berseri Astra (KBA) Layana Indah, Palu [Astra].
Kegiatan Posyandu Terpadu yang diadakan pada pekan pertama setiap bulan oleh kader Posyandu di Kampung Berseri Astra (KBA) Layana Indah, Palu [Astra].

Untuk menggerakkan hati para pemuda, harus ada contoh nyata yang dilakukannya. Kisah sukses bercocok tanam cabai dibaginya. Agus menyatakan bahwa bertani cabai mampu memberikan penghasilan lebih besar daripada sekadar menjadi buruh atau kuli bangunan. Meskipun dibutuhkan waktu tunggu sekira 2-3 bulan untuk panen.

"Antusiasme masyarakat semakin besar setelah bencana melanda. Semua ingin bangkit dari keterpurukan dan tidak mau larut dalam kesedihan. Kemauan kuat dari masyarakat Palu, Layana Indah khususnya, untuk bangkit begitu terasa dengan semakin banyak masyarakat yang turut terlibat," ungkap Agus.

Impiannya adalah memandirikan warga KBA Layana Indah untuk berwirausaha. Usaha peternakan kambing yang dirasa cocok dengan kondisi alam KBA Layana Indah lantas ditularkan.

Warga KBA Layana Indah bisa mendapatkan pakan ternak secara gratis di lingkungan sekitar karena berbagai pakan ternak seperti rumput gajah dan daun kelor banyak tersedia di area pekarangan warga.

Selain itu, menurut ayah tiga anak ini kondisi lingkungan KBA Layana Indah yang jauh dari kebisingan juga ideal bagi pembudidayaan kambing. Hasilnya, Agus yang memulai usaha peternakannya sejak beberapa tahun lalu berhasil menambah jumlah kambingnya dari lima ekor menjadi 24 ekor kambing.

Dengan hasil ini, ia percaya bahwa pilar kewirausahaan nantinya mampu menopang tiga pilar program KBA Layana Indah lainnya yakni pilar kesehatan, pendidikan, dan lingkungan guna mencapai target Astra dalam mewujudkan nol gizi buruk, nol buta huruf, menciptakan lingkungan asri, dan terciptanya usaha baru agar warga mandiri.

baca juga

Di pilar kesehatan, Agus menggandeng bidan dan kader Posyandu di Kelurahan Layana Indah untuk meningkatkan gizi anak-anak. Salah satunya melalui Posyandu Terpadu setiap bulannya. Para kader Posyandu akan memantau tumbuh kembang bayi hingga balita serta mengajak para ibu dan calon ibu untuk memasak makanan bergizi seperti kacang hijau, susu hangat, hingga telur rebus.

Melalui pilar pendidikan, berbagai kegiatan dilakukan di rumah baca berukuran 10x6 m persegi seperti belajar bersama dan berlatih hadrah. Kini tempat ini sudah dilengkapi fasilitas komputer dan internet gratis. Tidak hanya itu, beasiswa juga diberikan Astra kepada anak-anak kurang mampu secara ekonomi di sana, mulai dari siswa SD, SMP, hingga SMA.

Kontribusi warga KBA Layana Indah dalam pilar lingkungan dilakukan dengan memanfaatkan kotoran ternak yang tidak bermanfaat menjadi pupuk kandang yang digunakan menyuburkan tanaman di lingkungan sekitar. Pemanfaatan pekarangan rumah untuk tanaman obat dan sayuran juga sudah diterapkan di beberapa rumah warga.

Berbagai semangat pemberdayaan ini mendorong Astra ikut berkontribusi menyokong kegiatan Agus dan para warga berupa peningkatan soft skill seperti pelatihan sampai penyediaan pengairan ladang cabai, perangkat pertanian dan bibit-bibit cabai, pemberian bantuan alat kesehatan berupa alat tensi darah, alat pengukur tinggi badan, timbangan bayi dan orang dewasa, hingga bantuan beasiswa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Transportasi Publik, BRI Palu Bangun 10 Unit Halte untuk Masyarakat

Dukung Transportasi Publik, BRI Palu Bangun 10 Unit Halte untuk Masyarakat

Bri | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:24 WIB

Dampak Gempa M 6,7 di Wilayah Sigi

Dampak Gempa M 6,7 di Wilayah Sigi

Foto | Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB

Pascagempa Sulawesi Tengah, Kemkomdigi Pulihkan 8 BTS dan Percepat Pemulihan Jaringan Telekomunikasi

Pascagempa Sulawesi Tengah, Kemkomdigi Pulihkan 8 BTS dan Percepat Pemulihan Jaringan Telekomunikasi

Tekno | Rabu, 17 Juni 2026 | 07:46 WIB

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:19 WIB

Dampak Gempa di Palu, Bangunan Alami Kerusakan

Dampak Gempa di Palu, Bangunan Alami Kerusakan

Foto | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:00 WIB

Gempa di Palu, Gubernur Sulteng Minta Rumah Sakit Siaga hingga Siapkan Tempat Pengungsian

Gempa di Palu, Gubernur Sulteng Minta Rumah Sakit Siaga hingga Siapkan Tempat Pengungsian

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:47 WIB

Dampak Gempa Palu Magnitudo 6,7: Bangunan dan Rumah Wilayah Sulawesi Rusak

Dampak Gempa Palu Magnitudo 6,7: Bangunan dan Rumah Wilayah Sulawesi Rusak

Video | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:30 WIB

Ulasan Serial The Palu Family: Sajikan Episodic Horror yang Berbasis Fakta!

Ulasan Serial The Palu Family: Sajikan Episodic Horror yang Berbasis Fakta!

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 16:35 WIB

Perangi Narkoba di Penjara, Sejumlah Lapas di Berbagai Daerah di Razia

Perangi Narkoba di Penjara, Sejumlah Lapas di Berbagai Daerah di Razia

Foto | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

RUPS Astra 2026: Presiden Direktur Diganti, Dividen Rp15,67 Triliun Ditebar

RUPS Astra 2026: Presiden Direktur Diganti, Dividen Rp15,67 Triliun Ditebar

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:06 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×