KTT Tiongkok-Uni Eropa Bakal Berlangsung Besok, Sektor Otomotif dan EV dengan Subsidi dari Pemerintah Jadi Topik Penting

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 06 Desember 2023 | 08:58 WIB
KTT Tiongkok-Uni Eropa Bakal Berlangsung Besok, Sektor Otomotif dan EV dengan Subsidi dari Pemerintah Jadi Topik Penting
Pabrik mobil listrik atau EV Tesla di Shanghai, sebagai ilustrasi produsen EV yang memiliki pabrik di Tiongkok [Aly Song/REUTERS via ANTARA].

Suara.com - Sampai kini, Tiongkok menyandang reputasi sebagai pasar otomotif terbesar di dunia. Salah satu kotanya, Kota Shanghai, menjadi markas berbagai produsen kendaraan global yang memiliki pabrik sendiri sehingga bisa melakukan produksi langsung untuk dipasarkan secara lokal, regional, bahkan dalam skala lebih luas.

Di masa berkembangnya kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV), Tiongkok juga memegang kendali sebagai produsen baterai berbagai macam moda transportasi ramah lingkungan. Negeri itu menjadi produsen utama baterai lithium-ion sebagai komponen terpenting sebuah EV.

Pemerintah Tiongkok menyatakan telah melakukan ekspor lebih dari setengah juta mobil listrik ke berbagai penjuru dunia pada paruh pertama 2023. Angka ini setara dengan pertumbuhan sebesar 160 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kunjungan Presiden Jokowi ke Chengdu, Tiongkok pada Kamis (27/07/2023) menghasilkan kesepakatan dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping.
Presiden Tiongkok, Xi Jinping saat menerma kunjungan Presiden Joko Widodo ke Chengdu, Tiongkok pada Kamis (27/07/2023) [Sekretariat Kepresidenan].

Salah satu keunggulan pabrikan otomotif Tiongkok yang belum mampu ditandingi produsen berbagai negara adalah ongkos produksi yang murah. Hal ini adalah sebuah masalah bagi Uni Eropa, apalagi kekinian ada 26 produsen mobil listrik dari Negeri Tirai Bambu berencana masuk pasar Jerman pada 2025.

Dikutip dari kantor berita Antara, Presiden China Xi Jinping dijadwalkan bakal bertemu dengan Presiden Dewan Eropa Charles Michel dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) China-Uni Eropa ke-24 di Beijing esok hari (7/12/2023).

"China menganggap pertemuan sangat mementingkan puncak ini penting. Para pemimpin akan bertukar pandangan secara mendalam mengenai isu-isu strategis yang penting bagi arah hubungan China dan Uni Eropa (UE)," jelas Wang Wenbin, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok dalam konferensi pers rutin kepada media di Beijing, Tiongkok (4/12/2023).

Dijadwalkan Perdana Menteri Li Qiang, Presiden Dewan Eropa Charles Michel dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen akan bersama-sama memimpin pertemuan puncak KTT Tiongkok-UE pada esok (7/12/2023) yang bertepatan dengan peringatan 20 tahun kemitraan strategis komprehensif Tiongkok-UE.

"Diskusi akan berisi isu-isu global yang menjadi kepentingan bersama kedua pihak untuk menghasilkan blueprint, mengidentifikasi fokus dan memberikan dorongan bagi hubungan Tiongkok-UE," demikian disebutkan Wang Wenbin, seraya menambahkan bahwa relasi ini menghadapi peluang dan tantangan baru.

"China dan UE adalah mitra, bukan saingan, dan kepentingan bersama kami jauh melebihi perbedaan. China berharap KTT ini akan memainkan peran penting untuk meningkatkan pemahaman dan rasa saling percaya melalui komunikasi, peningkatan kerja sama yang saling menguntungkan dan mendiskusikan solusi melalui dialog dan konsultasi," tambahnya.

baca juga

KTT Tiongkok-UE ini digelar setelah pada September 2023 Ursula von der Leyen mengumumkan UE sedang melakukan penyelidikan atas dugaan subsidi pemerintah Tiongkok terhadap industri kendaraan listriknya yang berkembang pesat. Ia menyatakan EV buatan Tiongkok dijual dengan harga rendah di negara-negara UE dan dimungkinkan karena adanya subsidi dari pemerintah. Para pemimpin Eropa menyatakan bahwa subsidi itu mengakibatkan kompetisi tidak adil dalam pasar otomotif Eropa.

Di pihak lain, Tiongkok mengkritik investigasi ini dan memperingatkan langkah itu akan merusak hubungan dagang pihak mereka dengan UE.

Selain itu, Tiongkok juga mengungkit rencana investigasi UE atas subsidinya di sektor industri baja. Pemerintah Beijing menyebut penyelidikan akan mengganggu rantai pasok dan memberikan pukulan bagi perdagangan internasional.

Tiongkok juga keberatan dengan rencana UE untuk menerapkan Mekanisme Penyesuaian Pembatasan Karbon yang akan menetapkan tarif sebesar 20-35 persen atas barang-barang dengan harga karbon tinggi, seperti baja dan bijih besi. Disebutkan bahwa UE telah menerapkan tarif tambahan terhadap 20 jenis baja dan produk baja tahan karat asal Tiongkok serta menetapkan kuota impor sebagai langkah untuk melindungi pasarnya hingga pertengahan 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penasaran Sensasi Mobil Listrik Tanpa Charger? Nissan Gelar e-POWER Driving Experience di Yogyakarta

Penasaran Sensasi Mobil Listrik Tanpa Charger? Nissan Gelar e-POWER Driving Experience di Yogyakarta

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:46 WIB

Mobil Listrik Geely EX2 dari Kacamata Pengguna Perempuan

Mobil Listrik Geely EX2 dari Kacamata Pengguna Perempuan

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:10 WIB

Mobil Listrik Hasil Kerjasama Chery dan Huawei Terlihat Lakukan Uji Jalan di Indonesia

Mobil Listrik Hasil Kerjasama Chery dan Huawei Terlihat Lakukan Uji Jalan di Indonesia

Otomotif | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:05 WIB

Sanksi Pajak Menanti Pabrikan Mobil Listrik BYD Dampak Pabrik Tak Kunjung Dibangun

Sanksi Pajak Menanti Pabrikan Mobil Listrik BYD Dampak Pabrik Tak Kunjung Dibangun

Otomotif | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52 WIB

Investasi Rp15 Triliun Masuk Jateng, Industri Kendaraan Listrik Bakal Serap 10 Ribu Tenaga Kerja

Investasi Rp15 Triliun Masuk Jateng, Industri Kendaraan Listrik Bakal Serap 10 Ribu Tenaga Kerja

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:45 WIB

Perbedaan Perawatan Ban Mobil Listrik dan Konvensional Saat Musim Liburan

Perbedaan Perawatan Ban Mobil Listrik dan Konvensional Saat Musim Liburan

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 15:11 WIB

Declan Rice Jadi Brand Ambassador Xiaomi SU7, Peluncuran Global Semakin Dekat

Declan Rice Jadi Brand Ambassador Xiaomi SU7, Peluncuran Global Semakin Dekat

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 14:01 WIB

Nissan Pangkas Waktu Produksi Jadi 26 Bulan Demi Lawan Dominasi Mobil China

Nissan Pangkas Waktu Produksi Jadi 26 Bulan Demi Lawan Dominasi Mobil China

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 11:24 WIB

Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC

Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:10 WIB

Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi

Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:02 WIB

Terkini

3 Mobil Mitsubishi Termurah tapi Belum Ketuaan: Mulai 90 Jutaan, Maticnya Jarang Masuk Bengkel

3 Mobil Mitsubishi Termurah tapi Belum Ketuaan: Mulai 90 Jutaan, Maticnya Jarang Masuk Bengkel

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:47 WIB

CVT Mitsubishi Xpander vs Toyota Veloz Lebih Awet Mana? Begini Kata Mekanik

CVT Mitsubishi Xpander vs Toyota Veloz Lebih Awet Mana? Begini Kata Mekanik

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:55 WIB

BMW Terjebak Krisis Setelah Pangkas Target Laba dan Saham Merosot Tajam

BMW Terjebak Krisis Setelah Pangkas Target Laba dan Saham Merosot Tajam

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:54 WIB

Penasaran Sensasi Mobil Listrik Tanpa Charger? Nissan Gelar e-POWER Driving Experience di Yogyakarta

Penasaran Sensasi Mobil Listrik Tanpa Charger? Nissan Gelar e-POWER Driving Experience di Yogyakarta

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:46 WIB

Mobil Listrik Geely EX2 dari Kacamata Pengguna Perempuan

Mobil Listrik Geely EX2 dari Kacamata Pengguna Perempuan

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:10 WIB

Terpopuler: Harley-Davidson Murah, Adu Awet Ertiga vs Avanza

Terpopuler: Harley-Davidson Murah, Adu Awet Ertiga vs Avanza

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:39 WIB

Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc

Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:31 WIB

Hyundai Diam-Diam Siapkan Staria Hybrid untuk Pasar Indonesia

Hyundai Diam-Diam Siapkan Staria Hybrid untuk Pasar Indonesia

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pesona Suzuki GN 160: Mending Mana Dibanding Yamaha XSR 155 dan Kawasaki W175?

Pesona Suzuki GN 160: Mending Mana Dibanding Yamaha XSR 155 dan Kawasaki W175?

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:09 WIB

Suzuki Karimun Wagon R Hadir Lagi: Kebal Bensin Etanol hingga 85 Persen, Harga Cuma Segini

Suzuki Karimun Wagon R Hadir Lagi: Kebal Bensin Etanol hingga 85 Persen, Harga Cuma Segini

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:23 WIB