Hadapi 2024, Toyota Indonesia Berharap pada Elektrifikasi dan Relaksasi Fiskal Pemerintah

Liberty Jemadu

Kamis, 11 Januari 2024 | 06:05 WIB
Hadapi 2024, Toyota Indonesia Berharap pada Elektrifikasi dan Relaksasi Fiskal Pemerintah
TMMIN hadapi 2024 mengandalkan ekspor mobil elektrifikasi, sembari berharap ada relaksasi fiskal dari pemerintah untuk dukung pasar domestik. [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), perusahaan yang memproduksi dan mengekspor mobil-mobil Toyota di Tanah Air, mengatakan 2024 diperkirakan akan masih penuh tantangan untuk industri otomotif karena gejolak ekonomi global akibat konflik di berbagai belahan dunia.

Toyota Indonesia akan berupaya meningkatkan kinerja ekspor dengan mengandalkan salah satunya kendaraaan elektrifikasi dan berharap adanya relaksasi fiskal dari pemerintah agar pasar domestik berkembang melampaui 1 juta unit.

"Sejumlah upaya kami lakukan untuk mengakselerasi performa ekspor industri otomotif nasional dengan menghadirkan varian kendaraan elektrifikasi lengkap sesuai dengan kebutuhan konsumen global,” kata Presiden Direktur PT TMMIN Nandi Julyanto, Rabu (10/1/2024).

TMMIN mengatakan pada tahun ini potensi ekspor kendaraan elektrifikasi Toyota Indonesia mencapai total 9.400 unit. Pada 2023 lalu, TMMIN juga mengekspor 3000 unit Kijang Innova Zenix Hybrid dan 6.400 Yaris Cross Hybrid. 

Angka tersebut menunjukkan bahwa sebagai produk ekspor berteknologi tinggi dan berdaya saing global, produk otomotif buatan dalam negeri telah mendukung performa ekspor otomotif nasional, karena diterima dengan baik oleh pasar internasional.

"Kami juga melakukan beragam aktivitas ekspansi demi mengoptimalkan kinerja ekspor, seperti menambah negara tujuan ekspor ke pasar nontradisional juga diversifikasi model ekspor kendaraan seperti Fortuner cash carrier ke Vietnam dan Fortuner Escort ke Palau,” kata Wakil Presiden Direktur TMMIN Bob Azam.

Sejumlah lembaga dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada level 5 persen, di antaranya IMF yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di angka 5 persen, Bank Dunia 4,9 persen, sementara Pemerintah menargetkan hingga 5,2 persen.

Proyeksi tersebut dinilai cukup tinggi jika direfleksi dengan sejumlah kondisi yang dihadapi Indonesia di tahun sebelumnya.

Di tahun yang cukup menantang ini, Nandi mengatakan pihaknya menargetkan kinerja ekspor kendaraan T-brand dapat menyamai level yang sama di tahun 2023 atau naik 3 persen menyentuh level 300.000 unit.

baca juga

Bob Azam juga menambahkan, pihaknya berharap pemerintah memberikan relaksasi fiskal agar pasar domestik berkembang semakin pesat. 

"Kinerja positif kedua teknologi ini dapat pula memperkuat terwujudnya volume pasar domestik lebih dari 1 juta unit per tahun yang membutuhkan dukungan Pemerintah melalui kebijakan relaksasi pajak,” tekan Bob Azam.

Pada Desember lalu, Bob mengingatkan bahwa pasar mobil Indonesia terjebak di angka penjualan 1 juta unit selama 10 tahun terakhir. Ia menilai, perlu ada relaksasi fiskal dan insentif dari pemerintah agar konsumen semakin berdaya membeli mobil baru.

Ia mengingatkan sektor otomotif menjadi salah satu pilar ekonomi Indonesia yang menyumbang hingga 4 persen dari total Gross Domestic Product (GDP).

Tercatat penyerapan tenaga kerja di sepanjang rantai nilai industri otomotif termasuk pada sektor industri kecil dan menengah (IKM) pada bidang komponen mampu mencapai lebih dari 1,5 juta tenaga kerja.

Bob berharap industri otomotif nasional bisa menjadi industri prioritas penyokong ekonomi lantaran proyeksi dan potensi Indonesia sebagai pemain utama dalam industri kendaraan berteknologi ICE ramah lingkungan serta pertumbuhan kendaraan elektrifikasi yang cukup menjanjikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahun 2023 Penuh Tantangan, Ekspor Toyota Indonesia Turun 3 Persen

Tahun 2023 Penuh Tantangan, Ekspor Toyota Indonesia Turun 3 Persen

Otomotif | Rabu, 10 Januari 2024 | 21:48 WIB

Daftar Mobil Buatan Indonesia yang Terdampak Skandal Daihatsu, Ada Xenia dan Avanza

Daftar Mobil Buatan Indonesia yang Terdampak Skandal Daihatsu, Ada Xenia dan Avanza

Otomotif | Rabu, 20 Desember 2023 | 20:34 WIB

TMMIN Berharap Perpres 79 yang Beri Insentif Impor Mobil Listrik Bisa Membentuk Pasar

TMMIN Berharap Perpres 79 yang Beri Insentif Impor Mobil Listrik Bisa Membentuk Pasar

Otomotif | Jum'at, 15 Desember 2023 | 07:05 WIB

Toyota Cetak Rekor Ekspor Mobil di 2023

Toyota Cetak Rekor Ekspor Mobil di 2023

Otomotif | Rabu, 13 Desember 2023 | 16:22 WIB

Toyota Indonesia Terus Cari Celah Tingkatkan Peluang Ekspor ke Meksiko

Toyota Indonesia Terus Cari Celah Tingkatkan Peluang Ekspor ke Meksiko

Otomotif | Kamis, 30 November 2023 | 12:45 WIB

Terkini

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:23 WIB

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:10 WIB

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:27 WIB

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:15 WIB

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:21 WIB

Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi

Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen

Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia

Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:00 WIB

Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar

Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian

Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

×