Kaki-Kaki Motor Tetap Cantik, Ini Tipsnya

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 12 Januari 2024 | 11:34 WIB
Kaki-Kaki Motor Tetap Cantik, Ini Tipsnya
Rem motor dan kaki-kaki. Sebagai ilustrasi Shutterstock]

Suara.com - Libur Nataru atau Libur Natal dan Tahun Baru telah berakhir. Saatnya sepeda motor kesayangan yang dibawa bepergian jauh diurus detail agar kinerjanya tetap optimal. 

Termasuk di antaranya adalah bagian kaki-kaki motor. Bila biasanya pergerakan kendaraan terasa nyaman, mungkin saja kini ada gejala membanting keras. 

Senada bagian lain yang terhubung dengan kaki-kaki motor. Seperti ban, pelek, rem, serta bagian dari suspensinya sendiri.

Dikutip dari rilis resmi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing sebagaimana diterima Suara.com, motor yang diajak bepergian jarak jauh telah bekerja ekstra keras.

“Dengan membuatnya bekerja lebih ekstra, sangat perlu untuk melakukan pengecekan dan perawatan yang tepat terhadap kendaraan sebelum kembali memulai rutinitas harian,” papar Antonius Widiantoro, Asst. Manager Marketing – Public Relation, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Untuk bagian kaki-kaki, silakan dicermati tips berikut ini:

Suspensi dan kaki-kaki

Yamaha Mio M3 memiliki pilihan warna baru yang sporty yaitu cyan yang dipadukan warna silver,  blue & yellow,  black, dan red [PT YIMM]
Simak kondisi kaki-kaki motor, sebagai ilustrasi menggunakan foto Yamaha Mio M3[PT YIMM]
  • Pengecekan mudah yang dapat dilakukan untuk memastikan kondisinya masih layak pakai adalah melihat tampilan selongsong tabung suspensi.
  • Jika terlihat ada bekas lecet dan berminyak yang disertai debu menempel, ada indikasi suspensi motor mengalami masalah seperti terjadinya kebocoran oli suspensi.
  • Jika demikian, segera bawa sepeda motor ke bengkel resmi terdekat untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut.

Kondisi kampas rem

  • Kondisi lalu-lintas yang padat dan jarak jauh membuat intensitas pengereman cukup tinggi. 
  • Dampaknya, kinerja rem menjadi lebih berat dan berimbas menipisnya kampas rem depan mau pun belakang. 
  • Indikasi kampas rem yang sudah mulai menipis dan perlu diganti ditandai antara lain suara berdecit saat mengerem, tuas rem menjadi lebih dalam dan volume minyak rem yang berkurang. 

Simak kondisi ban

baca juga
  • Fungsinya ban begitu vital dalam menopang beban motor dan menjaga traksi kendaraan ke permukaan jalan. 
  • Lihat kondisi fisiknya, mesti bebas dari keadaan sobek, berlubang, aus atau botak. 
  • Lihat Tread Wheel Indicator (TWI) yang berbentuk tanda panah. Jika permukaan ban sudah menyentuh tanda panah artinya karet ban sudah menipis dan perlu diganti. 
  • Perhatikan tekanan anginnya apakah sudah sesuai standar yang disarankan pabrikan. 

Selain itu, lakukan perawatan kendaraan wajib lainnya, meliputi: 

Cuci motor

  • Harus bebas dari kotoran yang menempel, seperti debu, tanah dan minyak. Kotoran berpotensi menghambat kinerja komponen kendaraan, bahkan menimbulkan perkaratan.

Lihat kondisi oli mesin

  • Setelah melakukan perjalanan jarak jauh, kondisi oli mesin wajib diperiksa. Meliputi volume, kekentalan, sampai warna dari cairan oli. 
  •  
  • Kondisi layak memiliki tekstur masih kental dan berwarna bening serta volumenya tidak berkurang, sesuai standar yang ditentukan oleh pabrikan. 
  • Idealnya penggantian oli dilakukan setiap 3.000 kilometer atau per tiga bulan.
  • Bagi pengguna kendaraan bermotor Yamaha bisa memanfaatkan aplikasi Y-Connect.

Simak kondisi ak

  • Pastikan kondisinya masih layak pakai, yaitu tidak lemah atau rusak sehingga fungsi kelistrikan sepeda motor bekerja dengan baik, termasuk fungsi starter engine untuk menghidupkan mesin. 
  • Pengecekan aki dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti meraba permukaan bodi aki dan memastikan tidak menggembung yang mengindikasikan bahwa kondisi aki mulai rusak.
  • Gunakan voltmeter untuk memantau voltase aki motor, kondisi normal di kisaran angka 12,4 volt. 
  • Jika ingin lebih praktis, pengecekan voltase aki juga dapat dilakukan pakai Y-Connect sepeda motor Yamaha yang sudah dilengkapi fitur konektivitas.

Periksa filter udara

  • Bila filter udara kotor dan tidak segera dibersihkan, tarikan motor akan terasa berat dan dalam kasus yang lebih parah bisa membuat mesin motor tersendat. 
  • Hal ini tentunya juga akan berdampak terhadap konsumsi bahan bakar yang menjadi tidak efisien.
  • Cara melakukan pengecekan filter udara cukup mudah, buka box filter udara dengan obeng. Biasanya, penggantian filter udara dilakukan setiap 12.000 – 15.000 km atau per 12 – 15 bulan pemakaian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Otomotif | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:29 WIB

Merayakan Lombok bersama Maxi Tour Boemi Nusantara

Merayakan Lombok bersama Maxi Tour Boemi Nusantara

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:24 WIB

Survei UGM: 90,9% Masyarakat Puas Atas Penyelenggaraan dan Pelayanan Transportasi Libur Nataru

Survei UGM: 90,9% Masyarakat Puas Atas Penyelenggaraan dan Pelayanan Transportasi Libur Nataru

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 10:54 WIB

KAI Daop 1 Layani 1,6 Juta Penumpang Selama Libur Nataru 2025/2026

KAI Daop 1 Layani 1,6 Juta Penumpang Selama Libur Nataru 2025/2026

News | Senin, 05 Januari 2026 | 12:52 WIB

Wakapolri Tinjau Arus Balik Libur Nataru, Skema One Way hingga Contraflow Disiapkan

Wakapolri Tinjau Arus Balik Libur Nataru, Skema One Way hingga Contraflow Disiapkan

News | Jum'at, 02 Januari 2026 | 18:00 WIB

Malioboro Belum Sepi! Wisatawan Masih Belanja Oleh-oleh Sebelum Pulang

Malioboro Belum Sepi! Wisatawan Masih Belanja Oleh-oleh Sebelum Pulang

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 15:23 WIB

Libur Nataru 2026, Kunjungan Wisatawan ke Malioboro Tembus 1 Juta: Naik Tiga Kali Lipat

Libur Nataru 2026, Kunjungan Wisatawan ke Malioboro Tembus 1 Juta: Naik Tiga Kali Lipat

News | Rabu, 31 Desember 2025 | 11:46 WIB

Wajah Baru Planetarium Jakarta, Destinasi Edukasi Favorit di Libur Nataru

Wajah Baru Planetarium Jakarta, Destinasi Edukasi Favorit di Libur Nataru

Foto | Jum'at, 26 Desember 2025 | 18:56 WIB

Libur Nataru, Kunjungan ke Ancol Melonjak 30 Persen

Libur Nataru, Kunjungan ke Ancol Melonjak 30 Persen

Foto | Jum'at, 26 Desember 2025 | 16:57 WIB

Jogja Padat Saat Nataru, Wisatawan Tak Masalah Macet-macetan di Pusat Kota

Jogja Padat Saat Nataru, Wisatawan Tak Masalah Macet-macetan di Pusat Kota

News | Jum'at, 26 Desember 2025 | 16:08 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×