Waspadai Bahaya Pengemudi Lansia, Jepang Ciptakan AI Canggih

Cesar Uji Tawakal

Sabtu, 27 Januari 2024 | 14:32 WIB
Waspadai Bahaya Pengemudi Lansia, Jepang Ciptakan AI Canggih
Ilustrasi mobil swakemudi. [Shutterstock]

Suara.com - Pengemudi lanjut usia yang menyebabkan kekacauan di jalan raya merupakan masalah yang sering dilaporkan, mulai dari penyokong fender tempat parkir yang kecil hingga kemacetan di jalan bebas hambatan yang menakutkan.

Meskipun tidak adil untuk mengkategorikan semua pengemudi lanjut usia dalam kelompok yang sama, namun mereka yang memiliki kemampuan kognitif yang terganggu menimbulkan risiko yang sangat nyata bagi pengguna jalan lainnya.

Dilansir dari Carscoops, Jepang memiliki populasi yang menua. Sistem ini bertujuan untuk mengatasi masalah yang disebabkan oleh pengemudi yang sudah tua yang masih berada di jalanan.

Oleh karena itu, perusahaan teknologi yang berbasis di Jepang, NTT Data, sedang mengembangkan sistem AI untuk mengidentifikasi pengemudi yang mungkin mengalami penurunan mental.

Sebuah perusahaan taksi yang berbasis di Tokyo, Kokusai Motorcars, bermitra dengan mereka untuk mengembangkan perangkat lunak. Data akan dikumpulkan dari pengemudi taksi yang berusia 65 tahun atau lebih.

Ilustrasi mobil kecepatan tinggi di tol (Pexels/JESHOOTS.com)
Ilustrasi mobil kecepatan tinggi di tol (Pexels/JESHOOTS.com)

Sistem AI akan mempertimbangkan beberapa faktor, termasuk data dari berbagai sensor dan informasi GPS. Sistem ini juga akan mempertimbangkan kejadian-kejadian seperti pengereman dan akselerasi mendadak.

AI akan menentukan kemampuan pengemudi untuk mengambil keputusan dengan cepat dan memperhatikan jalan.

Semua data disimpan di cloud. Tahap pengujian awal dijadwalkan berlangsung hingga akhir Juni. NTT Data berencana untuk menawarkan sistem AI ini kepada perusahaan taksi dan logistik, dua sektor yang memiliki jumlah pengemudi yang semakin menua.

Tujuan dari layanan ini adalah untuk mengurangi kecelakaan dan mendeteksi demensia sejak dini. Perusahaan asuransi juga dapat menggunakan layanan ini untuk aplikasi pasar massal.

baca juga

Sensor dan AI dapat mengurangi premi bagi para lansia. Potensi penggunaan teknologi ini lebih dari sekadar memantau pengemudi yang berusia lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Novela French Pink, Rahasia Warna-Warna dan Perempuan Putus Asa

Novela French Pink, Rahasia Warna-Warna dan Perempuan Putus Asa

Your Say | Sabtu, 27 Januari 2024 | 11:25 WIB

Selain EV, IKN Punya Transportasi Keren Ini

Selain EV, IKN Punya Transportasi Keren Ini

Otomotif | Jum'at, 26 Januari 2024 | 23:06 WIB

Main Buruk di Laga Jepang vs Indonesia, Ini Janji Rizky Ridho Jika Diturunkan Lawan Australia

Main Buruk di Laga Jepang vs Indonesia, Ini Janji Rizky Ridho Jika Diturunkan Lawan Australia

Bola | Jum'at, 26 Januari 2024 | 22:19 WIB

BYD Sah Kuasai China Usai Libas Penjualan Volkswagen

BYD Sah Kuasai China Usai Libas Penjualan Volkswagen

Otomotif | Jum'at, 26 Januari 2024 | 18:54 WIB

Sensor Parkir Rusak, Berapa Biaya Perbaikannya?

Sensor Parkir Rusak, Berapa Biaya Perbaikannya?

Otomotif | Jum'at, 26 Januari 2024 | 19:35 WIB

Tak Kalah Ngeri dari Jepang, Intip Skuad Australia Jelang Hadapi Timnas Indonesia

Tak Kalah Ngeri dari Jepang, Intip Skuad Australia Jelang Hadapi Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 26 Januari 2024 | 19:00 WIB

Terkini

BUMN Hanya Tersisa 250 Perusahaan, Nasib Karyawan Gimana

BUMN Hanya Tersisa 250 Perusahaan, Nasib Karyawan Gimana

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:08 WIB

25 Siswa dan Guru SDN Ciherang 01 Dramaga dilarikan ke Puskesmas

25 Siswa dan Guru SDN Ciherang 01 Dramaga dilarikan ke Puskesmas

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Dukung Penyerapan Blue Carbon dan Berdayakan Masyarakat, BTN Tanam 10.000 Mangrove di Kuta Bali

Dukung Penyerapan Blue Carbon dan Berdayakan Masyarakat, BTN Tanam 10.000 Mangrove di Kuta Bali

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Bebas Ribet! 8 Tren Rambut Keriting Pria untuk Wajah Kotak yang Gampang Ditata

Bebas Ribet! 8 Tren Rambut Keriting Pria untuk Wajah Kotak yang Gampang Ditata

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Viral Kisah Ketua RT Cuci Darah Usai 10 Tahun Minum Air Galon Isi Ulang, Ahli Soroti Bahaya BPA

Viral Kisah Ketua RT Cuci Darah Usai 10 Tahun Minum Air Galon Isi Ulang, Ahli Soroti Bahaya BPA

Jabar | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:59 WIB

Eks Pelatih PSM dan Persipura Bocorkan ke Singapura Taktik Tekuk Timnas Indonesia

Eks Pelatih PSM dan Persipura Bocorkan ke Singapura Taktik Tekuk Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Reka Dokumen Demi Bikin Gaduh, 9 Pelaku Jasa Konten Provokatif Diringkus Polda Metro

Reka Dokumen Demi Bikin Gaduh, 9 Pelaku Jasa Konten Provokatif Diringkus Polda Metro

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026

Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan

Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:48 WIB

BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia

BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:46 WIB

×