Ogah Kalah dari Kuartet Jepang, Eropa Ikut Kembangkan Motor Hidrogen

Cesar Uji Tawakal

Minggu, 25 Februari 2024 | 17:37 WIB
Ogah Kalah dari Kuartet Jepang, Eropa Ikut Kembangkan Motor Hidrogen
Motor Bertenaga Hidrogen dari Kawasaki. (Youtube/Kawasaki Group Channel)

Suara.com - Pengembangan kendaraan bertenaga hidrogen saat ini didominasi oleh pabrikan Jepang, namun sebuah konsorsium Eropa tak mau tinggal diam.

Menurut Visordown, konsorsium ini terdiri dari perusahaan-perusahaan manufaktur dan lembaga penelitian Ceko dan Jerman, termasuk universitas Jerman Fraunhofer IWU, sedang mengembangkan sepeda motor yang menggunakan bahan bakar alternatif ini.

Sepeda motor yang disebut sebagai 'Hydrocycle' ini tidak akan menggunakan hidrogen sebagai bahan bakar secara langsung seperti konsep sport tourer hidrogen Kawasaki.

Sebaliknya, motor ini akan menggunakan hidrogen untuk menghasilkan listrik melalui sel bahan bakar.

Menurut Fraunhofer IWU, kendaraan listrik sel bahan bakar (FCEV) memiliki potensi untuk menawarkan jarak tempuh yang lebih jauh dan waktu pengisian bahan bakar yang lebih cepat dibandingkan dengan kendaraan listrik baterai (BEV), karena pengisian ulang tangki hidrogen FCEV membutuhkan waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan pengisian ulang BEV.

Motor konsep dengan bahan bakar hidrogen (Rideapart)
Motor konsep dengan bahan bakar hidrogen (Rideapart)

Meskipun sel bahan bakar hidrogen telah digunakan pada kendaraan selama hampir 60 tahun, sepeda motor konsorsium Jerman-Ceko ini akan menggunakan tumpukan sel bahan bakar generasi baru yang dikembangkan oleh perusahaan Jerman WataS Warmetauscher Sachsen sebagai dasar powertrain-nya.

Perusahaan-perusahaan Ceko yang terlibat, termasuk Universitas Teknik Ceko yang memiliki pengalaman sebelumnya dalam mengerjakan sepeda motor dengan powertrain alternatif, berfokus untuk memastikan bodi kendaraan, ergonomi, dan pengemasan yang fungsional dan dapat digunakan dengan powertrain tersebut.

Konsorsium ini bertujuan untuk memiliki sepeda motor fungsional yang memenuhi standar dan peraturan persetujuan Eropa pada tahun 2025. Sepeda motor ini akan berfungsi sebagai demonstrasi teknologi mereka.

Karena ini merupakan eksperimen teknologi, maka tidak mungkin ada informasi mengenai ketersediaan atau harga yang akan diberikan.

baca juga

Proyek sepeda motor hidrogen kedua yang melibatkan lembaga penelitian telah diluncurkan dalam beberapa bulan terakhir, setelah pengumuman sepeda motor sel bahan bakar hidrogen MIT. Proyek Jerman-Ceko ini adalah bagian dari tren ini.

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa saat ini kuartet pabrikan motor Jepang, Yamaha, Honda, Suzuki dan Kawasaki juga sedang getol untuk memanfaatkan hidrogen sebagai sumber bahan bakar alternatif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yamaha R1 Disuntik Mati: Pertanda Kiamat "Motor Super"?

Yamaha R1 Disuntik Mati: Pertanda Kiamat "Motor Super"?

Otomotif | Minggu, 25 Februari 2024 | 11:09 WIB

Hentikan Produksi Versi Bensin di Eropa, Apa Tujuan Hyundai?

Hentikan Produksi Versi Bensin di Eropa, Apa Tujuan Hyundai?

Otomotif | Minggu, 25 Februari 2024 | 09:00 WIB

Karat jadi Musuh Tersembunyi Motor, Basmi dengan Senjata Rahasia Ini

Karat jadi Musuh Tersembunyi Motor, Basmi dengan Senjata Rahasia Ini

Otomotif | Sabtu, 24 Februari 2024 | 15:30 WIB

Masih Ada Waktu, Ayo Menangkan BYD Atto 3 dan Honda PCX 160 di IIMS 2024

Masih Ada Waktu, Ayo Menangkan BYD Atto 3 dan Honda PCX 160 di IIMS 2024

Otomotif | Sabtu, 24 Februari 2024 | 14:04 WIB

Ini yang Jadi Pembeda Honda BR-V N7X Edition di IIMS 2024

Ini yang Jadi Pembeda Honda BR-V N7X Edition di IIMS 2024

Otomotif | Sabtu, 24 Februari 2024 | 10:40 WIB

Tips Jitu Pilih Tas Touring Motor untuk Petualangan Maksimal, Jangan Sampai Salah

Tips Jitu Pilih Tas Touring Motor untuk Petualangan Maksimal, Jangan Sampai Salah

Otomotif | Sabtu, 24 Februari 2024 | 09:44 WIB

Terkini

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 01:16 WIB

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

×