Macam-macam Bikin Imitasi Helm Bermerek Terkenal, Siap-siap Denda Rp 130 Juta

Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 21 Maret 2024 | 12:40 WIB
Macam-macam Bikin Imitasi Helm Bermerek Terkenal, Siap-siap Denda Rp 130 Juta
Ilustrasi helm bau apek (Unsplash/Waldemar)

Suara.com - Helm palsu atau imitasi, mimpi buruk para pengendara motor, kini semakin merajalela di berbagai platform jual beli online, termasuk di Indonesia. Merek helm ternama seperti Arai dan Shoei pun kerap menjadi sasaran para pemalsu untuk mengeruk keuntungan.

Yang memprihatinkan, berdasarkan informasi yang ada, helm-helm palsu ini banyak yang berasal dari Malaysia dan Cina, dengan berbagai penjual yang menawarkannya. Salah satu contoh kasus yang menjadi sorotan adalah helm TSR model Ram 4.

Dilansir dari Sinar Harian, helm yang banyak dijual di Indonesia ini justru tengah menjadi barang sitaan di negara asalnya, Malaysia. Kementerian Perdagangan Dalam Negeri dan Kos Sara Hidup (KPDN) Malaysia baru saja menggelar razia besar-besaran untuk menyita helm palsu.

Razia ini menargetkan helm TSR yang diketahui meniru desain dan grafis helm Arai SZ-Ram 4 dan VZ-Ram, jelas-jelas melanggar Akta Hak Cipta 1987 Malaysia.

Dalam razia tersebut, KPDN Pulau Pinang berhasil menyita sebanyak 268 helm TSR Arai palsu di kawasan Bukit Mertajam. Direktur KPDN, RS Jegan, menegaskan bahwa razia ini sebagai bentuk penegakan hukum atas pelanggaran kekayaan intelektual.

"KPDN Pulau Pinang memberi amaran keras terhadap individu atau syarikat, supaya sentiasa mematuhi perundangan yang telah ditetapkan," sebut RS Jegan.

Lebih mengejutkan lagi, ternyata hukuman bagi penjual helm palsu di Malaysia sangat berat. Pelanggar bisa dikenakan denda hingga 20 ribu Ringgit (sekitar Rp 66 juta) dan hukuman penjara 5 tahun untuk pelanggaran pertama.

Jika kembali melakukan pelanggaran, dendanya bisa mencapai 40 ribu Ringgit (sekitar Rp 133 juta) dan 10 tahun penjara! Ini menjadi bukti keseriusan pemerintah Malaysia dalam memberantas peredaran helm palsu.

Melihat kasus di Malaysia ini, para pembeli helm di Indonesia, khususnya yang berbelanja online, harus lebih waspada.

baca juga

Jangan sampai Anda tidak sengaja membeli helm palsu yang tidak hanya merugikan pabrikan resmi tetapi juga membahayakan keselamatan Anda sendiri saat berkendara.

Prioritaskan keamanan dengan memilih helm SNI (Standar Nasional Indonesia) dari penjual yang terpercaya. Ingat, harga murah bisa jadi indikasi barang palsu, dan helm palsu tidak bisa memberikan perlindungan optimal saat terjadi kecelakaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ariel NOAH Pakai Helm Kece saat Motoran Bareng Teman SMA, Segini Biaya untuk Menebusnya

Ariel NOAH Pakai Helm Kece saat Motoran Bareng Teman SMA, Segini Biaya untuk Menebusnya

Otomotif | Kamis, 21 Maret 2024 | 09:18 WIB

Mau Untung Malah Buntung, Pelaku Praktik Pembuatan SIM Palsu Terciduk Polisi

Mau Untung Malah Buntung, Pelaku Praktik Pembuatan SIM Palsu Terciduk Polisi

Otomotif | Kamis, 21 Maret 2024 | 07:10 WIB

Polisi Tilang Sebanyak 22.281 Pelanggar Kendaraan Roda Dua Karena Tak Gunakan Helm Standar

Polisi Tilang Sebanyak 22.281 Pelanggar Kendaraan Roda Dua Karena Tak Gunakan Helm Standar

Otomotif | Selasa, 19 Maret 2024 | 16:15 WIB

Terkini

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:19 WIB

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:10 WIB

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:05 WIB

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:00 WIB

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:57 WIB

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:56 WIB

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:55 WIB

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:54 WIB

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:53 WIB

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 18:44 WIB

×