Giliran Kantor Suzuki Digerebek dalam Skandal Manipulasi Hasil Uji Keselamatan

Liberty Jemadu

Kamis, 06 Juni 2024 | 19:28 WIB
Giliran Kantor Suzuki Digerebek dalam Skandal Manipulasi Hasil Uji Keselamatan
Kantor Suzuki diperiksa Kementerian Transportasi Jepang karena manipulasi laporan hasil uji pengereman Alto. (Foto: Suzuki)

Suara.com - Kementerian Transportasi Jepang pada Kamis (6/6/2024) menggerebek kantor pusat Suzuki di Kota Hamatasu. Penggeledahan itu berkaitan dengan kasus manipulasi hasil uji keselamatan yang juga melibatkan beberapa merek lain yakni Toyota, Honda, Mazda dan Yamaha.

Dalam penggerebekan di kantor Suzuki Motor Corp, yang terletak di Perfektur Shizuoka, Jepang bagian tengah itu petugas kementerian mewawancarai beberapa petinggi Suzuki dan memeriksa data-data pengujian kendaraan buatan Suzuki.

Dari pemeriksaan itu akan diputuskan apakah Suzuki akan menerima sanksi atau denda dalam kasus tersebut.

Sebelumnya diwartakan, Suzuki mengakui telah memanipulasi laporan hasil uji keselamatan pada satu model mobil buatannya, yakni Suzuki Alto LCV. Mobil ini diproduksi pada 2014 sampai 2017. Dengan kata lain, sudah tak dijual lagi.

Disebutkan bahwa Suzuki memanipulasi laporan uji pengereman Alto. Suzuki melaporkan jarak pengereman lebih pendek dari jarak sebenarnya yang diperoleh dalam pengujian.

Sebelum menggerebek Suzuki, Kementerian Transportasi Jepang lebih dulu menggeledah kantor pusat Toyota dan Yamaha.

Toyota diketahui memanipulasi laporan uji keselamatan 7 model mobilnya, tiga di antaranya masih diproduksi dan dijual. Kini Toyota mengatakan akan menghentikan sementara produksi tiga model tersebut di Jepang.

Sementara Yamaha diketahui memanipulasi hasil tes satu model motor sport, yakni YZF-R1. Yang direkayasa diduga berkaitan dengan uji kebisingan mesin.

Rencananya Kementerian Transportasi Jepang akan menggeledah kantor Honda dan Mazda dalam waktu dekat. 

baca juga

Skandal manipulasi hasil uji keselamatan terbaru ini terungkap setelah Kementerian Transportasi Jepang memerintahkan sekitar 85 perusahaan otomotif setempat untuk memeriksa kembali proses sertifikasi produk, termasuk di dalamnya soal uji keselamatan.

Perintah ini menyusul terbongkarnya skandal serupa yang melibatkan Daihatsu dan Toyota. Daihatsu diketahui memanipulasi laporan uji keselamatan sejumlah besar mobilnya selama lebih dari 30 tahun. (Jiji Press/Kyodo]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Super Irit, Segini Konsumsi Bahan Bakar Suzuki Swift Generasi Terbaru

Super Irit, Segini Konsumsi Bahan Bakar Suzuki Swift Generasi Terbaru

Otomotif | Senin, 20 Mei 2024 | 11:44 WIB

Suzuki Jimny 5 Pintu Punya Edisi Spesial, Unit Terbatas Cuma Segini

Suzuki Jimny 5 Pintu Punya Edisi Spesial, Unit Terbatas Cuma Segini

Otomotif | Kamis, 16 Mei 2024 | 13:44 WIB

Daftar Harga Aksesoris Resmi Suzuki Jimny 5 Pintu untuk Teman Berpetualang

Daftar Harga Aksesoris Resmi Suzuki Jimny 5 Pintu untuk Teman Berpetualang

Otomotif | Rabu, 24 April 2024 | 13:10 WIB

Terkini

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:16 WIB

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:10 WIB

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 08:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:59 WIB

Cara Membuat Kue Bolu dengan Magic Com, Hasil Lembut Matang Merata Anti Gagal

Cara Membuat Kue Bolu dengan Magic Com, Hasil Lembut Matang Merata Anti Gagal

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 07:54 WIB

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:49 WIB

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 07:46 WIB

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:43 WIB

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 07:30 WIB

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:28 WIB

×