2040 Honda Stop Jual Motor Bensin! Apa Penggantinya?

Cesar Uji Tawakal

Kamis, 06 Juni 2024 | 19:20 WIB
2040 Honda Stop Jual Motor Bensin! Apa Penggantinya?
Ilustrasi motor Honda. (Pixabay)

Suara.com - Pabrikan otomotif raksasa, Honda, semakin memantapkan langkahnya menuju masa depan. Mereka baru saja mengumumkan fokus kuat pada elektrifikasi, tak terkecuali untuk lini motor berkapasitas kecil!

Dalam sebuah paparan bisnis baru-baru ini seperti dilaporkan oleh MCN, Honda menyebut kendaraan listrik (EV) sebagai "solusi paling efektif untuk produk mobilitas kecil seperti sepeda motor."

Ini tentunya menjadi kabar gembira bagi para pecinta motor, khususnya yang penasaran dengan kehadiran motor listrik Honda.

Lebih lanjut, Honda menargetkan agar pada tahun 2040, seluruh penjualan kendaraan global mereka berasal dari kendaraan listrik murni (EV) dan kendaraan listrik sel bahan bakar (FCEV).

Meski pengumuman ini lebih condong ke ranah produksi mobil, menariknya tak ada perbedaan yang disebutkan untuk divisi pembuatan motor mereka.

Honda semakin serius dengan komitmennya. Pabrikan asal Jepang ini mengumumkan rencana investasi sebesar 10 triliun yen (sekitar 140 triliun rupiah) selama satu dekade ke depan, khusus untuk pengembangan kendaraan listrik.

Ini jelas menandakan upaya Honda untuk menghentikan penjualan kendaraan berbahan bakar fosil secara bertahap.

Detail Ubahan All New Honda BeAT. [Suara.com/Manuel Jeghesta]
Detail Ubahan All New Honda BeAT. [Suara.com/Manuel Jeghesta]

Lalu, apa arti semua ini bagi pecinta motor Honda? Mungkinkah kita akan segera melihat Beat listrik atau skutik futuristis bertenaga hidrogen? Peluangnya terbuka lebar!

Honda dikenal sebagai pelopor teknologi inovatif di dunia roda dua. Mereka memiliki motor legendaris seperti Honda Super Cub dan Honda Supra series yang melegenda di Indonesia.

baca juga

Akankah mereka kembali menciptakan gebrakan dengan motor listrik atau motor hidrogen yang ramah lingkungan?

Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya dari Honda. Yang pasti, masa depan industri motor nampaknya semakin menarik dengan kehadiran teknologi ramah lingkungan. Akankah Honda menjadi pemimpin di era baru ini?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suzuki Tinggalkan MotoGP, Beralih ke Motor Trail Listrik?

Suzuki Tinggalkan MotoGP, Beralih ke Motor Trail Listrik?

Otomotif | Kamis, 06 Juni 2024 | 18:53 WIB

Riset: Pertumbuhan Kendaraan Listrik di Indonesia Masih Bergantung Infrastruktur Pengisian Baterai

Riset: Pertumbuhan Kendaraan Listrik di Indonesia Masih Bergantung Infrastruktur Pengisian Baterai

Otomotif | Kamis, 06 Juni 2024 | 18:42 WIB

Nissan Putuskan Stop Produksi Mobil Bensin Demi Fokus ke Kendaraan Listrik

Nissan Putuskan Stop Produksi Mobil Bensin Demi Fokus ke Kendaraan Listrik

Otomotif | Kamis, 06 Juni 2024 | 19:10 WIB

Electrum H3 Diluncurkan, Harga Mulai Rp 15 Jutaan

Electrum H3 Diluncurkan, Harga Mulai Rp 15 Jutaan

Otomotif | Kamis, 06 Juni 2024 | 17:52 WIB

Waspadai Oli Palsu! Begini Cara Membedakan Oli AHM dan Yamalube Asli

Waspadai Oli Palsu! Begini Cara Membedakan Oli AHM dan Yamalube Asli

Otomotif | Kamis, 06 Juni 2024 | 16:56 WIB

Toyota Beri Bocoran Model Baru yang Siap Melantai di GIIAS 2024

Toyota Beri Bocoran Model Baru yang Siap Melantai di GIIAS 2024

Otomotif | Kamis, 06 Juni 2024 | 18:20 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×