Mitos Ban Mobil Bisa Kedaluwarsa, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Budi Arista Romadhoni

Senin, 05 Agustus 2024 | 08:34 WIB
Mitos Ban Mobil Bisa Kedaluwarsa, Ini yang Sebenarnya Terjadi
Ilustrasi kode tanggal dan tahun di Ban Mobil. [Dok. Toyota]

Suara.com - Mitos dan fakta sering terjadi perdebatan di dunia Otomotif. Bahkan termasuk soal Ban mobil

Ada beberapa patokan dalam mencari ban baru, seperti dengan melihat kondisi telapak dan dinding ban, serta kode-kode yang ada di dinding ban. Di antara kode tersebut adalah kode produksi ban yang terdiri atas 4 digit angka.

Sebagian pemilik mobil menjadikan kode produksi ban sebagai acuan membeli ban baru. Alasannya, ban dengan usia tertentu yang dapat dibaca dari kode ban, bisa diartikan ban tersebut tidak layak pakai akibat sudah kedaluwarsa. Benarkah dengan anggapan itu?

Menyadur dari laman resmi Toyota, Production Date atau kode produksi ban dicetak dalam bentuk lonjong atau elips terdiri dari 4 angka. Di mana 2 angka di awal menunjukkan minggu ke berapa di tahun produksi ban dan 2 angka terakhir menunjukkan tahunnya.

Contoh adalah angka 2024, artinya, ban tersebut dibuat di minggu ke-20 tahun 2024. Kode produksi digunakan untuk memudahkan mengetahui kapan ban dibuat dan menelurusi bila ada masalah.

Kode Produksi Ban Bukan Tanda Kedaluwarsa

Sebenarnya kode produksi ban tidak ada kaitannya dengan kedaluwarsa atau habisnya jangka waktu pemakaian ban. Pada semua ban, kode produksi wajib ada karena merupakan aturan internasional dan standar lulus SNI di Indonesia.

Kode ini penting untuk mengidentifikasi ban bila sewaktu-waktu ada masalah dalam hal kualitas. Selain itu, kode produksi juga dipakai untuk menghitung habisnya masa warranty ban dari pabrikannya. Warranty biasanya akan selesai dalam masa lima tahun sejak ban diproduksi.

Namun bukan berarti ban telah melewati masa kedaluwarsa dan tidak dapat dipakai lagi. Selama ban masih dalam kondisi baik, maka tidak masalah meski masa jaminan dari produsen telah habis. Anda tetap bisa menggunakan ban usia lebih dari 5 tahun sepanjang kondisi fisiknya masih layak pakai.

Risiko Ban Rusak Saat Penyimpanan

Meski tidak memiliki kedaluwarsa dan hanya disimpan di gudang, namun ban bisa mengalami kerusakan. Faktor penyebabnya bisa beragam, mulai dari kurangnya perawatan, penyimpanan yang tidak layak, hingga penanganan ban yang tidak sesuai prosedur sehingga ban mengalami perubahan bentuk atau rusak.

Kerusakan yang timbul kerapkali tidak terlihat oleh mata dan baru menjadi masalah saat digunakan, seperti dinding ban benjol. Dan itu jelas sangat merugikan untuk Anda yang sudah terlanjur membeli dan menggunakannya.

Untuk amannya, lebih baik membeli ban yang kode produksinya masih kecil atau di tahun yang sama dengan pembelian, paling maksimal usianya sekitar 2 tahun dari kode produksi. Asumsinya adalah, penggunaan ban normal memakan waktu sekitar 2 hingga 3 tahun dan masih dalam masa garansi produsen ban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BYD Pecahkan Rekor Lagi, PHEV Jadi Andalan Baru

BYD Pecahkan Rekor Lagi, PHEV Jadi Andalan Baru

Otomotif | Minggu, 04 Agustus 2024 | 19:21 WIB

Berapa Sisa Kekayaan Sule? Ngaku Bangkrut Usai Job Menghilang

Berapa Sisa Kekayaan Sule? Ngaku Bangkrut Usai Job Menghilang

Lifestyle | Minggu, 04 Agustus 2024 | 18:41 WIB

Pemandangan Langka! Geni Faruk Naik Mobil Murah: Harga Cuma 60 Jutaan, Pakai Tenaga Matahari?

Pemandangan Langka! Geni Faruk Naik Mobil Murah: Harga Cuma 60 Jutaan, Pakai Tenaga Matahari?

Otomotif | Minggu, 04 Agustus 2024 | 15:48 WIB

Terkini

Harga Mirip Jadi Dilema, Mending Honda Scoopy atau Yamaha Fazzio dari Aspek Fitur?

Harga Mirip Jadi Dilema, Mending Honda Scoopy atau Yamaha Fazzio dari Aspek Fitur?

Otomotif | Senin, 01 Juni 2026 | 17:26 WIB

Chery Gandeng Mitra Lokal Garap Mobil Listrik Mungil Tantang BYD Racco

Chery Gandeng Mitra Lokal Garap Mobil Listrik Mungil Tantang BYD Racco

Otomotif | Senin, 01 Juni 2026 | 15:45 WIB

Kondisi Honda PCX 160 Setelah Disiksa 39 Ribu Km: Bodi 'Ambyar', Tapi Mesin Tetap Halus Tanpa Gredek

Kondisi Honda PCX 160 Setelah Disiksa 39 Ribu Km: Bodi 'Ambyar', Tapi Mesin Tetap Halus Tanpa Gredek

Otomotif | Senin, 01 Juni 2026 | 15:30 WIB

Kejutan Harga Mobil Suzuki Juni 2026. Ada Fronx Hingga S-Presso yang Bikin Menggoda

Kejutan Harga Mobil Suzuki Juni 2026. Ada Fronx Hingga S-Presso yang Bikin Menggoda

Otomotif | Senin, 01 Juni 2026 | 15:08 WIB

Bukan Toyota atau Honda Inilah Merek Mobil Paling Aman untuk Pengemudi Pemula dari Hasil Riset

Bukan Toyota atau Honda Inilah Merek Mobil Paling Aman untuk Pengemudi Pemula dari Hasil Riset

Otomotif | Senin, 01 Juni 2026 | 14:25 WIB

Bawa Aura JDM Asli! Saudara Honda BeAT Punya Tampang Kalem, Premium, dan Menang Telak di Kenyamanan

Bawa Aura JDM Asli! Saudara Honda BeAT Punya Tampang Kalem, Premium, dan Menang Telak di Kenyamanan

Otomotif | Senin, 01 Juni 2026 | 13:39 WIB

Paten Yamaha R2 Bocor, Bisa Jadi Bahan Bore Up R15?

Paten Yamaha R2 Bocor, Bisa Jadi Bahan Bore Up R15?

Otomotif | Senin, 01 Juni 2026 | 13:29 WIB

Klasemen Moto3 Usai MotoGP Italia, Veda Ega Pratama Bikin Rival di Top 4 Ketar-ketir

Klasemen Moto3 Usai MotoGP Italia, Veda Ega Pratama Bikin Rival di Top 4 Ketar-ketir

Otomotif | Senin, 01 Juni 2026 | 13:15 WIB

Daihatsu Rangkul Puluhan Komunitas Mobil di Jakarta Perkuat Hubungan Bareng 52 Ribu Anggota

Daihatsu Rangkul Puluhan Komunitas Mobil di Jakarta Perkuat Hubungan Bareng 52 Ribu Anggota

Otomotif | Senin, 01 Juni 2026 | 12:50 WIB

Polisi Pastikan SIM Digital Sah Jadi Pengganti Kartu Fisik Saat Pemeriksaan Jalan Raya

Polisi Pastikan SIM Digital Sah Jadi Pengganti Kartu Fisik Saat Pemeriksaan Jalan Raya

Otomotif | Senin, 01 Juni 2026 | 11:05 WIB