Cekcok Pemilik Mobil dengan Petugas SPBU, Pelat Nomor Baru Jadi Kendala Isi BBM Subsidi

Agung Pratnyawan, Gagah Radhitya Widiaseno

Minggu, 08 September 2024 | 09:55 WIB
Cekcok Pemilik Mobil dengan Petugas SPBU, Pelat Nomor Baru Jadi Kendala Isi BBM Subsidi
Pemobil protes keras tak bisa isi BBM bersubsidi meski sudah terdaftar di MyPertamina (Instagram)

Suara.com - Pernahkah Anda mengalami kesulitan saat mengisi BBM subsidi di SPBU? Kejadian menarik baru-baru ini dialami oleh seorang pemilik mobil yang harus berdebat dengan petugas SPBU karena pelat nomor kendaraannya tidak terdaftar dalam sistem.

Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram lowslowmotif, disebutkan pemilik mobil tersebut awalnya terdaftar sebagai pengguna BBM subsidi dengan menggunakan pelat nomor lama (pelat hitam).

Namun, setelah masa berlaku pelat nomor habis dan diganti dengan pelat nomor putih, muncul permasalahan baru. Pelat nomor baru yang tertera pada kendaraan ternyata berbeda dengan data yang tersimpan dalam sistem MyPertamina.

Perbedaan data plat nomor ini menyebabkan transaksi pembelian BBM subsidi di SPBU menjadi terkendala. Pemindaian barcode pada aplikasi MyPertamina menunjukkan pelat nomor lama, sementara pelat nomor kendaraan yang sebenarnya sudah berganti menjadi pelat nomor putih. Akibatnya, petugas SPBU menolak transaksi pembelian BBM subsidi tersebut.

Pemilik mobil tersebut tetap ngotot kalau mobilnya sudah terdaftar sebagai pengguna tepat BBM bersubsidi. Video ini pun viral di media sosial dan mendapatkan tanggapan dari warganet di kolom komentar.

"Memang gitu tok. Solusinya hapus nopol lama. Dan daftar kembali. Tp proses terhapusnya nopol lama ga langsung kehapus. Punyaku 2 minggu baru terhapus otomatis nopol lamanya," tulis warganet.

"Tutorial mempermalukan diri sendiri?" timpal seorang warganet.

"Woalah, tinggal buka mypertamina, edit / tambah kendaraan, data lama dihapus, gitu aja malah ngeliatin agak kurang berpendidikan, saya juga kemarin perpanjang 5 tahun ganti plat langsung daftar ulang lagi ke mypertamina ga sampai 3 hari udah muncul barcode barunya, selama proses gimana? Plat itemnya tetep dibawa bilang ke petugas BBM nya proses mutasi. Toh petugas udah bener karena ada himbauan "dilarang mengisi BBM ke kendaraan yang tidak sesuai plat nomer dengan barcode aplikasi"" celetuk warganet.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhub Sebut Implementasi Subsidi KRL Berbasis NIK Masih Jalani Proses Panjang

Menhub Sebut Implementasi Subsidi KRL Berbasis NIK Masih Jalani Proses Panjang

Bisnis | Jum'at, 06 September 2024 | 18:38 WIB

Wajib Tahu! Ini Syarat dan Cara Daftar QR Code Pertalite MyPertamina

Wajib Tahu! Ini Syarat dan Cara Daftar QR Code Pertalite MyPertamina

Lifestyle | Jum'at, 06 September 2024 | 16:08 WIB

Perbedaan Layanan Servis SPBU di Jepang dan Indonesia Bak Bumi dan Langit, Kapan Bisa Begini?

Perbedaan Layanan Servis SPBU di Jepang dan Indonesia Bak Bumi dan Langit, Kapan Bisa Begini?

Otomotif | Kamis, 05 September 2024 | 15:40 WIB

Terkini

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:50 WIB

×