Tak Pantang Menyerah, China Coba Rayu Eropa untuk Bisa Jual Mobil Listrik di Benua Biru

Agung Pratnyawan, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 17 September 2024 | 20:00 WIB
Tak Pantang Menyerah, China Coba Rayu Eropa untuk Bisa Jual Mobil Listrik di Benua Biru
BYD Seal 2025. (Carscoops)

Suara.com - Persaingan sengit antara produsen mobil listrik China dan Eropa semakin memanas. Saat ini, kedua belah pihak tengah berjuang keras untuk mendapatkan pangsa pasar yang lebih besar di benua biru. Salah satu poin krusial dalam persaingan ini adalah rencana Uni Eropa untuk memberlakukan tarif tambahan bagi mobil listrik impor dari China.

Dilansir dari SCMP, Pemerintah China khususnya Menteri Perdagangan Wang Wentao, tengah gencar melakukan lobi ke berbagai negara anggota Uni Eropa untuk menentang rencana penerapan tarif tersebut.

Kunjungan ke Italia dan Jerman adalah bagian dari upaya diplomatik China untuk membujuk negara-negara Eropa agar mengubah keputusan mereka.

Jerman, sebagai salah satu kekuatan ekonomi terbesar di Eropa dan mitra dagang utama China, menjadi fokus utama lobi ini.

Industri otomotif Jerman yang memiliki investasi besar di China sangat khawatir dengan potensi dampak negatif dari tarif tersebut.

Wuling Starlight S. (Car News China)
Wuling Starlight S. (Car News China)

Mereka khawatir akan adanya tindakan balasan dari pemerintah China yang dapat merugikan perusahaan-perusahaan otomotif Jerman yang beroperasi di negara tersebut.

Uni Eropa berargumen bahwa tarif tambahan ini diperlukan untuk melindungi industri mobil listrik dalam negeri dari persaingan tidak sehat akibat subsidi yang diberikan pemerintah China kepada produsen mobil listriknya.

Investigasi yang dilakukan oleh Komisi Eropa menemukan adanya subsidi yang tidak diumumkan pada setiap tahap rantai pasokan kendaraan listrik China.

Pertarungan antara China dan Uni Eropa ini memiliki implikasi yang sangat besar bagi masa depan industri mobil listrik global. Jika tarif tambahan tersebut diberlakukan, harga mobil listrik China di Eropa akan meningkat, sehingga mengurangi daya saing mereka. Di sisi lain, produsen mobil listrik Eropa akan mendapatkan keuntungan karena persaingan menjadi lebih ketat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Tiga Mobil Listrik Terlaris di Indonesia, Wuling BinguoEV Masih Mendominasi

Daftar Tiga Mobil Listrik Terlaris di Indonesia, Wuling BinguoEV Masih Mendominasi

Otomotif | Selasa, 17 September 2024 | 13:56 WIB

Dinilai Layak Berkarier di Eropa, Rizky Ridho Segera Hengkang dari Persija?

Dinilai Layak Berkarier di Eropa, Rizky Ridho Segera Hengkang dari Persija?

Your Say | Selasa, 17 September 2024 | 11:24 WIB

Garuda Membara! Media Vietnam Prediksi Timnas Indonesia Bakal Libas Bahrain dan China

Garuda Membara! Media Vietnam Prediksi Timnas Indonesia Bakal Libas Bahrain dan China

Your Say | Selasa, 17 September 2024 | 11:25 WIB

Terkini

Intip Rahasia Mesin Vario Evo 160 yang Bikin Tarikan Makin Galak, Bukan Evolusi Wajah Saja

Intip Rahasia Mesin Vario Evo 160 yang Bikin Tarikan Makin Galak, Bukan Evolusi Wajah Saja

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:35 WIB

Mitsubishi Fuso Perkuat Logistik Kalimantan Lewat Layanan di Tengah Jalur Tambang Sandai

Mitsubishi Fuso Perkuat Logistik Kalimantan Lewat Layanan di Tengah Jalur Tambang Sandai

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam

Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:11 WIB

Hyundai akan Tinggalkan Mobil ICE, Apa Saja Gantinya?

Hyundai akan Tinggalkan Mobil ICE, Apa Saja Gantinya?

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:02 WIB

Changan Deepal S05 Tebar Pesona Lewat Teknologi REEV yang Sanggup Tempuh Jarak 1.100 Kilometer

Changan Deepal S05 Tebar Pesona Lewat Teknologi REEV yang Sanggup Tempuh Jarak 1.100 Kilometer

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05 WIB

3 Motor Listrik Commuter Lintas Kota dan Kabupaten: Setara Nmax, Solusi untuk Pekerja dan Mahasiswa

3 Motor Listrik Commuter Lintas Kota dan Kabupaten: Setara Nmax, Solusi untuk Pekerja dan Mahasiswa

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:10 WIB

2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja

2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:00 WIB

Strategi Yadea Pikat Warga Jakarta di PRJ 2026 Obral Subsidi 10 Juta Cukup Modal Tunjukkan SIM C

Strategi Yadea Pikat Warga Jakarta di PRJ 2026 Obral Subsidi 10 Juta Cukup Modal Tunjukkan SIM C

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:21 WIB

KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik

KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:59 WIB

Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'

Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:48 WIB

×