Tempat Parkir Egois Bikin Gang Semakin Sempit, Niat Banget Bangun Garasinya

Agung Pratnyawan, Gagah Radhitya Widiaseno

Minggu, 22 September 2024 | 15:30 WIB
Tempat Parkir Egois Bikin Gang Semakin Sempit, Niat Banget Bangun Garasinya
Potret garasi yang bikin netizen geram (X)

Suara.com - Pernahkah Anda menemukan kendaraan pribadi yang parkir sembarangan di bahu jalan, bahkan sampai memakan badan jalan? Tindakan ini tentu sangat mengganggu pengguna jalan lainnya.

Namun, baru-baru ini, muncul kasus yang lebih ekstrem, di mana seorang pemilik rumah nekat membangun tempat parkir pribadi di jalan umum khusus untuk mobilnya.

Hal ini terungkap dalam sebuah unggahan akun X bacottetangga_. Dalam unggahannya tersebut diperlihatkan bagaimana pemilik rumah membangun garasi di gang sempit.

Bahkan pemilik rumah tampak niat sekali dalam membangun garasi dengan menggunakan besi kokoh layaknya bangunan di penjara.

Toyota Rush pemilik rumah bahkan dibuatkan penutup atap agar mobilnya terhindar dari cuaca ekstrem.

Sayangnya, garasi rumahnya ini justru membuat gang di sekitaran semakin sempit. Dalam potret yang dibagikannya, terlihat gang tersebut hanya bisa digunakan untuk dua pejalan kaki saja.

Menutur penuturan pengunggah, tidak diketahui pasti apakah tanah yang dibangun garasi tersebut milik yang punya rumah atau tidak.

"sampe saat ini belum ada yg jelasin itu tanah dia apa bukan," tulis caption dari unggahan tersebut.

Unggahan ini mengundang reaksi dari warganet di kolom komentar.

baca juga

"Yang ingin beli mobil, disarankan beli otak dulu, lalu punya duit buat bikin garasi ya," tulis seorang warganet.

"Perkara tanah bukan sekedar dari jengkalannya, tapi kedalamannya akan tetap dihisab apabila mengambil hak milik orang lain atau hak kebersamaan kemaslahatan bersama," timpal warganet.

"Kalo emg di rmh g ada space parkir, sewa saja, kan banyak tuh yg nyewain lahan khusus untuk parkir mobil, atau klo g ada, sewa aja tanah kosong deket2 situ, sewa jangka panjang aja 20thn, sekalian bangun garasi disana," celetuk warganet lainnya.

Jika menilik dari aksi pemilik rumah, tentu tindakan ini sangat mengganggu?

  • Menghambat Lalu Lintas: Pembuatan tempat parkir pribadi di jalan umum secara otomatis mengurangi lebar jalan yang tersedia untuk lalu lintas. Hal ini dapat menyebabkan kemacetan, terutama di jam-jam sibuk.
  • Membahayakan Pengguna Jalan Lain: Kendaraan yang parkir di bahu jalan atau memakan badan jalan dapat menjadi penghalang bagi pengendara lain, terutama pengendara sepeda motor. Selain itu, kendaraan yang parkir sembarangan juga dapat membatasi jarak pandang pengendara, sehingga meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.
  • Pelanggaran Aturan: Membangun tempat parkir pribadi di jalan umum merupakan pelanggaran terhadap peraturan lalu lintas dan dapat dikenakan sanksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Mobil Bekas Mitsubishi Mulai 40 Jutaan: Tua tapi Masih Stylish

5 Mobil Bekas Mitsubishi Mulai 40 Jutaan: Tua tapi Masih Stylish

Otomotif | Sabtu, 21 September 2024 | 19:11 WIB

Elon Musk Matikan Cybertruck Milik Jenderal Chechnya di Tengah Pertempuran?

Elon Musk Matikan Cybertruck Milik Jenderal Chechnya di Tengah Pertempuran?

Otomotif | Sabtu, 21 September 2024 | 16:22 WIB

BYD Indonesia: Kembangkan Pasar EV Lebih Penting dari Bersaing dengan Merek Lain

BYD Indonesia: Kembangkan Pasar EV Lebih Penting dari Bersaing dengan Merek Lain

Otomotif | Jum'at, 20 September 2024 | 19:46 WIB

Terkini

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:57 WIB

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:52 WIB

×