Ngontrak di Jakarta! Natalius Pigai Ungkap Fakta Mengejutkan Dibalik Rubicon Mewah

Muhammad Yunus

Kamis, 17 Oktober 2024 | 08:55 WIB
Ngontrak di Jakarta! Natalius Pigai Ungkap Fakta Mengejutkan Dibalik Rubicon Mewah
Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai, membantah kepemilikan mobil mewah Rubicon yang digunakannya saat menghadiri pembekalan calon menteri di kediaman Prabowo Subianto, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Rabu (16/10/2024) [Istimewa]

Suara.com - Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai, membantah kepemilikan mobil mewah Rubicon yang digunakannya saat menghadiri pembekalan calon menteri di kediaman Prabowo Subianto, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Rabu (16/10/2024).

Menurut Pigai, mobil tersebut adalah pinjaman. "Saya memang enggak punya sopir, di Jakarta saya juga tidak punya mobil," kata Pigai kepada awak media.

Ia menegaskan bahwa mengendarai sendiri mobilnya bukanlah upaya untuk menunjukkan kesederhanaan.

Pigai mengaku, sejak dulu ia sudah terbiasa hidup dalam keterbatasan karena berasal dari keluarga yang kurang mampu.

"Bukan kesederhanaan, memang orangnya begitu. Dari kampung, dari desa, orang miskin," jelasnya.

Pada acara pembekalan tersebut, Pigai menjadi satu-satunya calon menteri yang datang dengan menyetir sendiri, berbeda dengan politisi dan calon menteri lainnya yang hadir dengan sopir dan ajudan pribadi.

Pigai tampak membawa mobil Rubicon putih seorang diri usai acara tersebut.

Pernyataan Pigai tersebut menambah sorotan publik, terutama karena Rubicon yang ia gunakan merupakan kendaraan mewah.

Namun, Pigai tetap menegaskan bahwa ia tidak memiliki sopir dan memang terbiasa mengurus segala sesuatunya secara mandiri.

baca juga

Bahkan di Jakarta, Pigai mengaku tinggal di rumah kontrakan. "Mau pulang ke kontrakan," katanya kepada wartawan.

Kontroversi

Sebagai kritikus dan aktivis HAM, Pigai juga kerap menuai berbagai kontroversi yang berkaitan dengan pandangan dan kritiknya terhadap pemerintah Indonesia.

Adapun beberapa poin penting dari kontroversinya yakni sebagai berikut:

1.Isu Rasisme dan Diskriminasi

Pigai juga sering mengangkat isu diskriminasi rasial, khususnya terkait masyarakat Papua, yang membuatnya menjadi sosok penting dalam diskusi tentang keadilan sosial di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjualan Mobil Listrik dan Hybrid Kompak Turun di September 2024

Penjualan Mobil Listrik dan Hybrid Kompak Turun di September 2024

Otomotif | Kamis, 17 Oktober 2024 | 06:15 WIB

Bukan Toyota, Inilah Pickup Truck Tahan Banting Juara di Amerika

Bukan Toyota, Inilah Pickup Truck Tahan Banting Juara di Amerika

Otomotif | Rabu, 16 Oktober 2024 | 19:35 WIB

5 Cara Mudah Cek Kesehatan Airbag Mobil, Gak Perlu Ribet

5 Cara Mudah Cek Kesehatan Airbag Mobil, Gak Perlu Ribet

Otomotif | Rabu, 16 Oktober 2024 | 21:00 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×