Proton eMas 7: Mobil Listrik Canggih Malaysia Resmi Buka Pemesanan, Intip Speknya

Muhammad Yunus | Suara.com

Senin, 28 Oktober 2024 | 16:31 WIB
Proton eMas 7: Mobil Listrik Canggih Malaysia Resmi Buka Pemesanan, Intip Speknya
Proton eMas 7 [Suara.com/ANTARA/HO/Proton]

Suara.com - Proton telah membuka untuk pemesanan mobil listrik produksi pertamanya, eMas 7, secara nasional di Malaysia dengan perkiraan harga mulai dari 120.000 Ringgit (sekitar Rp432 juta).

Berdasarkan siaran pers, Sabtu (26/10), produsen mobil Malaysia tersebut telah meluncurkan eMas 7 pada Auto Car Expo (ACE) 2024 di Setia City Convention Centre, Malaysia yang digelar 26-27 Oktober, dan interiornya terbuka untuk umum untuk pertama kalinya.

Selain perkiraan harga awal yang sangat menarik yaitu 120.000 Ringgit, Proton telah mengumumkan 'Penawaran Hak Istimewa Perintis' yang disertai dengan potongan harga 500 Ringgit (sekitar Rp1,8 juta) dan paket hadiah senilai 1.000 Ringgit (Rp3,6 juta).

Selain harga/paket dan spesifikasi, Proton juga mengumumkan peluncuran 'e.MAS App' di ACE 2024. Aplikasi ini digambarkan sebagai platform dinamis yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna mulai dari pemesanan hingga kepemilikan.

Aplikasi ini menyederhanakan pengelolaan pemesanan kendaraan, penjadwalan layanan, dan mengakses jaringan pengisian daya kendaraan listrik di Malaysia.

Spesifikasi

Adapun eMas 7 didasarkan pada platform Geely Galaxy E5, tetapi Proton mengatakan bahwa kedua perusahaan bekerja sama secara bersamaan dalam mengembangkan model ini, yang melibatkan 230 insinyur dan perancang Proton, 700 ribu jam kerja, dan lebih dari 10 juta km pengujian.

Motor listrik yang dipasang di depan menghasilkan 160 kW (218 PS) dan torsi 320 Nm, dan diklaim mampu berakselerasi 0-100 km/jam dalam 6,9 detik. Kecepatan tertinggi mobil ini adalah 175 km/jam.

Proton mengatakan bahwa nilai Cd 0,275 SUV ini memiliki hambatan angin yang lebih rendah daripada peluru.

eMas 7 memiliki dua varian EV, Prime dan Premium. Prime dasar hadir dengan baterai 49,52 kWh untuk jarak tempuh WLTP 345 km, sementara Premium mendapatkan baterai 60,22 kWh dengan jangkauan WLTP 410 km.

Untuk pengisian daya, kecepatan DC maksimum adalah 80 kW untuk baterai 49,52 kWh dan 100 kW untuk unit 60,22 kWh, sementara pengisian daya AC maksimum 11 kW untuk keduanya.

Proton mengklaim waktu pengisian cepat DC 20 menit dari 30-80 persen SoC, atau 30 menit untuk pengukuran 10-80 persen yang lebih konvensional.

Pengisian daya AC dari 30-80 persen mengisi ulang baterai yang lebih kecil dalam 4,9 jam, atau 6,1 jam untuk unit 60,22 kWh.

eMas 7 menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) blade pendek Aegis dari Geely, yang diklaim memiliki masa pakai yang sangat panjang.

Pengujian internal menunjukkan bahwa setelah 921 siklus pengisian dan pengosongan penuh, yang setara dengan jarak tempuh 400.000 km, tingkat kesehatan baterai mencapai 90,5 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desain Xiaomi SU7 Dicontek: Mobil Listrik Murah Ini Dijuluki Redmi SU7

Desain Xiaomi SU7 Dicontek: Mobil Listrik Murah Ini Dijuluki Redmi SU7

Otomotif | Minggu, 27 Oktober 2024 | 18:57 WIB

Honda 0 Series: Revolusi Mobil Listrik yang Berpotensi Ancam Dominasi Tesla

Honda 0 Series: Revolusi Mobil Listrik yang Berpotensi Ancam Dominasi Tesla

Otomotif | Sabtu, 26 Oktober 2024 | 14:40 WIB

Terkesima, CEO Ford Akui Kehebatan Mobil Listrik Xiaomi

Terkesima, CEO Ford Akui Kehebatan Mobil Listrik Xiaomi

Otomotif | Kamis, 24 Oktober 2024 | 19:30 WIB

Terkini

Terpopuler: Tips Menyebrang Rel Kereta Api Pakai Mobil Hybrid, Daftar SPBU Tidak Jual Pertalite

Terpopuler: Tips Menyebrang Rel Kereta Api Pakai Mobil Hybrid, Daftar SPBU Tidak Jual Pertalite

Otomotif | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:55 WIB

Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid

Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:41 WIB

Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara

Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:25 WIB

Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi

Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:18 WIB

Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya

Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:20 WIB

KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional

KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:42 WIB

Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?

Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:24 WIB

Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan

Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:58 WIB

Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun

Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel

Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:10 WIB