Pikap Listrik BYD Shark Sudah Mendarat di Kamboja

Liberty Jemadu | Suara.com

Selasa, 29 Oktober 2024 | 17:34 WIB
Pikap Listrik BYD Shark Sudah Mendarat di Kamboja
BYD Shark resmi diperkenalkan di Kamboja. (BYD)

Suara.com - BYD kembali menggemparkan pasar mobil Asia Tenggara dengan meluncurkan pikap elektrifikasi pertamanya BYD Shark 6 di Kamboja pada pekan ini.

Faktanya Kamboja bahkan adalah negara di Asia pertama tempat pikap hybrid itu diluncurkan, karena di China sendiri mobil tersebut belum dijual.

BYD Shark 6, yang dibekali teknologi plug in hybrid (PHEV), mengawali debutnya di Meksiko pada Mei lalu. Selain di Meksiko, mobil tersebut sudah dijual di Brasil, Panama dan dalam waktu dekat akan mengaspal di Australia.

Di Kamboja, BYD Shark 6 dijual dengan harga sekitar Rp 894 juta. BYD bekerja sama secara eklusif dengan dealer asal Tiongkok, Harmony Auto untuk memboyong Shark 6 ke Kamboja.

BYD Shark 6 memiliki beragam teknologi canggih, termasuk kemampuan mengalirkan listrik ke perangkat elektronik eksternal atau Vehicle to Load (VTOL). Berkat teknologi ini, BYD Shark 6 cocok digunakan untuk beragam keperluan termasuk untuk berkemah.

Shark 6 menggunakan platform DMO dari BYD, yang juga digunakan pada mobil-mobil off-road YD seperti Fang Cheng Bao Bao 4 dan Bao 8. DMO merupakan platform yang mengutamakan efisiensi serta memiliki fitur untuk mengatur distribusi torsi antara ban depan dan belakang.

BYD Shark 6 memiliki dimensi panjang 5457 mm, lebar 1971 mm dan tinggi 1952 mm. Jarak sumbu rodanya 3260 mm. Truk ini bisa mengangkut beban hingga 835 kg dan memiliki volumen 1.450 liter. 

Dengan dimensi ini, BYD Shark 6 jelas lebih bongsor dari para pemain lawas di pasar pikap Asia Tenggara seperti Toyota Hilux atau Mitsubishi Triton.

Di dapur pacunya, BYD Shark 6 mengandalkan mesin 1,5 liter turbo yang mampu menghasilkan tenaga 170 kW, motor listrik depan dengan 170 kW serta torsi 310 nM dan motor listrik belakang dengan power 150 kW serta torsi 340 Nm.

Sebagai sumber energinya, selain mesin bensin, BYD Shark 6 juga mengandalkan baterai LFP 29,58 kWh, yang mampu membawa mobil berjalan sejauh 100 km. Jika dikombinasikan dengan mesin bensin, mobil ini bisa menempuh jarak 840 km jika baterai terisi dan tangki bensin terisi penuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AION Hyptech HT Hingga BYD M6 jadi Mobil Terfavorit

AION Hyptech HT Hingga BYD M6 jadi Mobil Terfavorit

Otomotif | Senin, 28 Oktober 2024 | 14:02 WIB

BYD Atto 3 Jadi Model Paling Tidak Direkomendasikan Dari Hasil Uji Keselamatan

BYD Atto 3 Jadi Model Paling Tidak Direkomendasikan Dari Hasil Uji Keselamatan

Otomotif | Senin, 28 Oktober 2024 | 09:51 WIB

Desainer Mobil Eropa Berbondong-Bondong Hijrah ke Produsen Mobil China

Desainer Mobil Eropa Berbondong-Bondong Hijrah ke Produsen Mobil China

Otomotif | Sabtu, 26 Oktober 2024 | 19:45 WIB

BYD Kalahkan SAIC: Resmi Jadi Raja Mobil China yang Baru

BYD Kalahkan SAIC: Resmi Jadi Raja Mobil China yang Baru

Otomotif | Selasa, 22 Oktober 2024 | 20:00 WIB

Ruben Onsu Manjakan Betrand Peto dengan Mobil Listrik Mewah BYD Seal, Pajaknya Tak Sampai Jutaan

Ruben Onsu Manjakan Betrand Peto dengan Mobil Listrik Mewah BYD Seal, Pajaknya Tak Sampai Jutaan

Otomotif | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 15:10 WIB

Terkini

Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid

Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:41 WIB

Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara

Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:25 WIB

Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi

Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:18 WIB

Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya

Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:20 WIB

KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional

KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:42 WIB

Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?

Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:24 WIB

Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan

Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:58 WIB

Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun

Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel

Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:10 WIB

Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri

Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:01 WIB