Viral Jasa Bikin Barcode MyPertamina Ancam Program Subsidi BBM, Harga Mulai Rp35 Ribu

Budi Arista Romadhoni, Gagah Radhitya Widiaseno

Senin, 02 Desember 2024 | 10:48 WIB
Viral Jasa Bikin Barcode MyPertamina Ancam Program Subsidi BBM, Harga Mulai Rp35 Ribu
Apakah Motor Wajib Daftar MyPertamina (Instagram/mypertamina)

Suara.com - Fenomena mengejutkan tengah menghebohkan media sosial Indonesia yakni munculnya praktik jual-belin jasa pembuatan barcode MyPertamina secara ilegal. Layanan yang seharusnya menjadi instrumen kontrol pemerintah dalam pendistribusian BBM bersubsidi kini justru menjadi objek manipulasi oknum tidak bertanggung jawab.

Dengan harga mulai dari Rp35.000 hingga Rp100.000, barcode MyPertamina ini diperjualbelikan secara terang-terangan di berbagai platform media sosial.

Hal ini terungkap dalam sebuah unggahan akun X SelebtwitMobil dimana terlihat postingan di media sosial lain tentang jasa pembuatan barcode di aplikasi MyPertamina.

Sistem MyPertamina, yang awalnya dirancang sebagai solusi digitalisasi pembelian BBM bersubsidi, kini menghadapi tantangan serius.

Para oknum menawarkan jasa pembuatan barcode untuk berbagai kondisi, mulai dari kendaraan yang belum terdaftar hingga kasus kehilangan STNK atau pajak yang telah lama mati. Lebih mengkhawatirkan lagi, mereka bahkan menawarkan "barcode tembak" dengan tarif yang lebih tinggi - Rp70.000 untuk Pertalite dan Rp100.000 untuk Solar.

Jasa pembuatan barcode MyPertamina dengan tarif murah meriah (X)
Jasa pembuatan barcode MyPertamina dengan tarif murah meriah (X)

"Barangkali ada yang mau bikin barcode mobil Pertalite/solar, mangga bisa saya bantu. Pembayaran setelah barcode selesai dibuat 35 ribu," SS dari unggahan akun X tersebut.

"Yang udah terdaftar/STNK hilang/pajak mati lama bisa saya bantu pakai barcode tembak untuk harga barcode tembak Pertalite 70 ribu solar 100ribu," tambahnya.

Unggahan ini pun mengundang reaksi dari warganet di kolom komentar.

"Indons selalu punya kreativitas dalam menemukan celah untuk berbuat korup," tulis salah seorang warganet.

baca juga
Jasa pembuatan barcode MyPertamina dengan tarif murah meriah (X)
Jasa pembuatan barcode MyPertamina dengan tarif murah meriah (X)

"Ada kemungkinan dia nyuri file barcodenya sih, daripada dicetak kaya gitu, mending pake HP atau Smartwatch," timpal warganet lainnya.

Praktik ini bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam efektivitas program subsidi BBM pemerintah. MyPertamina, yang seharusnya menjadi garda depan dalam memastikan subsidi tepat sasaran, kini menghadapi celah keamanan yang dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab. Sistem yang dirancang untuk memudahkan masyarakat justru menjadi sasaran eksploitasi komersial.

Dampak dari praktik ilegal ini sangat luas. Pertama, hal ini merugikan negara karena subsidi tidak sampai kepada yang berhak. Kedua, menciptakan ketidakadilan sosial dimana mereka yang mampu membayar lebih bisa mengakses subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Ketiga, merusak sistem kontrol BBM bersubsidi yang telah dirancang pemerintah.

Masyarakat diimbau untuk tidak terjebak dalam penawaran jasa ilegal ini. Prosedur resmi pembuatan barcode MyPertamina telah disediakan melalui aplikasi dan website resmi Pertamina. Meskipun mungkin membutuhkan waktu lebih lama, namun ini adalah cara legal dan aman untuk mendapatkan akses BBM bersubsidi.

Fenomena ini juga membuka diskusi lebih luas tentang efektivitas sistem digitalisasi subsidi BBM. Perlunya evaluasi dan peningkatan keamanan sistem MyPertamina menjadi prioritas untuk mencegah penyalahgunaan serupa di masa depan. Kolaborasi antara Pertamina, pemerintah, dan masyarakat diperlukan untuk memastikan program subsidi BBM berjalan sesuai tujuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Poin di MyPertamina? Segera Tukar Sebelum Hangus Berganti Tahun

Punya Poin di MyPertamina? Segera Tukar Sebelum Hangus Berganti Tahun

Bisnis | Kamis, 14 November 2024 | 12:41 WIB

Senin dan Jumat Lebih Hemat! Harga Pertamax Kena Sunat untuk Pengguna MyPertamina

Senin dan Jumat Lebih Hemat! Harga Pertamax Kena Sunat untuk Pengguna MyPertamina

Otomotif | Rabu, 06 November 2024 | 19:05 WIB

Pemilik Mobil Rental Bersuka Cita, Pertamina Bagikan Kabar Baik tentang Aplikasi MyPertamina

Pemilik Mobil Rental Bersuka Cita, Pertamina Bagikan Kabar Baik tentang Aplikasi MyPertamina

Otomotif | Rabu, 23 Oktober 2024 | 13:30 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×