Baru 3 Merek Mobil Listrik China yang Raup Untung, Sisanya di Ujung Tanduk

Liberty Jemadu

Selasa, 03 Desember 2024 | 17:06 WIB
Baru 3 Merek Mobil Listrik China yang Raup Untung, Sisanya di Ujung Tanduk
Produsen mobil listrik China, Xpeng. [Dok Xpeng]

Suara.com - Baru empat merek mobil listrik China yang berhasil meraih untung, sementara sisanya sudah di ujung tanduk ketika industri otomotif Tiongkok memasuki fase baru.

Hanya BYD, Li Auto, dan Aito yang didukung oleh Huawei yang sudah meraup keuntungan. Sementara sejumlah merek lain masih terus berdarah-darah dan diprediksi semakin tertekan di tengah pasar otomotif China yang sudah kelebihan produksi dan diwarnai dengan perang harga yang kian brutal.

Sementara di pasar luar negeri, mobil listrik China dihadang oleh tarif impor tinggi oleh Eropa serta Amerika Serikat.

BYD Rayakan Perjalanan Tiga Dekade di GJAW 2024. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)
BYD Rayakan Perjalanan Tiga Dekade di GJAW 2024. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)

"Ketika pasar domestik semakin padat dan penjualan di negara-negara maju dihadang oleh tarif tinggi, para pemain kunci di industri mobil listrik China harus semakin efisien," kata Chen Jinzhu, CEO Shanghai Mingliang Auto Service, sebuah firma konsultansi di Tiongkok kepada South China Morning Post baru-baru ini.

"Pasar mobil listrik China telah memasuki fase baru, di mana semua pabrikan dihadapkan pada situasi maju atau mati sama sekali," lanjut dia.

Empat produsen mobil listrik China yang terdaftar di bursa, Nio, Xpeng, Zeekr dari Geely dan Leapmotor yang disokong Stellantis, sampai saat ini belum mendulang keuntungan.

Bos Xpeng, He Xiaopeng pada Oktober lalu meramalkan hanya 7 produsen mobil listrik Tiongkok yang mampu bertahan dalam 10 tahun terakhir, sementara sisanya akan tenggelam.

Kelebihan produksi

Saat ini produksi mobil listrik di China sudah jauh melampui permintaan. Dari 50 pabrik perakitan mobil listrik di Tiongkok, kapasitas produksinya mencapai 17 juta unit per tahun i 2023 lalu. 

baca juga

Menurut Goldman Sachs, tahun ini kapasitas produksi akan naik sebesar 3,2 juta unit - menyusut dari 2023 ketika kapasitas naik sebanyak 5,2 juta unit.

Sementara Asosiasi Manufaktor Otomotif China meramalkan pada tahun ini, penjualan mobil listrik akan mencapai 11 juta unit. Artinya ada sekitar 9 juta unit yang tidak terserap oleh pasar domestik.

Mobil listrik Zeekr 009 akan dijual di Indonesia. [Dok Zeekr]
Mobil listrik Zeekr 009 akan dijual di Indonesia. [Dok Zeekr]

Alhasil para produsen mobil listrik China saat ni berlomba untuk mengekspor mobil mereka ke luar negeri. Tetapi kebijakan tarif tinggi yang diambil Eropa dan Amerika Serikat membuat strategi ini tak berjalan mulus.

"Amerika Serikat dan Uni Eropa adalah dua pasar mobil besar dunia. Merek yang belum bisa mendulang pasar di dua wilayah itu belum bisa disebut sebagai pemain kelas dunia," kata Gao Shen, analis industri otomotif yang berbasis di Shanghai.

Ia menambahkan jika permintaan dari pasar tidak cukup, maka produksi mobil listrik China menjadi mubazir.

Xpeng, yang di kuartal III lalu mengumumkan kerugian 249 juta dolar AS, pekan ini mengatakan bahwa perusahaan berharap bisa berhenti merugi ada 2025 mendatang. Perkiraan yang sama juga disampaikan oleh Leapmotor dan Zeekr.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Toyota bZ3C Calon Mobil Listrik Terbaru Dengan Jarak Tempuh 630 Km

Toyota bZ3C Calon Mobil Listrik Terbaru Dengan Jarak Tempuh 630 Km

Otomotif | Selasa, 03 Desember 2024 | 15:29 WIB

BYD Sudah Kalahkan Raksasa Amerika, Ford di Pasar Mobil Dunia

BYD Sudah Kalahkan Raksasa Amerika, Ford di Pasar Mobil Dunia

Otomotif | Senin, 02 Desember 2024 | 16:47 WIB

BYD Pastikan Mulai Lakukan Produksi Lokal Pada 2026 Sebagai Komitmen Investasi di Indonesia

BYD Pastikan Mulai Lakukan Produksi Lokal Pada 2026 Sebagai Komitmen Investasi di Indonesia

Otomotif | Senin, 02 Desember 2024 | 14:33 WIB

Hanya 7 Merek Mobil Listrik China yang Akan Bertahan Hidup

Hanya 7 Merek Mobil Listrik China yang Akan Bertahan Hidup

Otomotif | Selasa, 19 November 2024 | 16:46 WIB

Uni Eropa Sepakat Naikkan Tarif Impor Mobil Listrik China, Jerman Menolak

Uni Eropa Sepakat Naikkan Tarif Impor Mobil Listrik China, Jerman Menolak

Otomotif | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 22:24 WIB

Terkini

Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih

Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih

Foto | Rabu, 29 Juli 2026 | 06:00 WIB

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran

Sulsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 05:37 WIB

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

×