Sambut Hari Difabel Dunia, AHM Gandeng UIN SUKA Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas di Jateng

Liberty Jemadu

Selasa, 03 Desember 2024 | 19:44 WIB
Sambut Hari Difabel Dunia, AHM Gandeng UIN SUKA Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas di Jateng
PT AHM bersama Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SUKA) Yogyakarta menggelar kegiatan UMKM Komunitas Difabel Satu Hati untuk meningkatkan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas di Padukuhan Selobendo, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (1/12/2024). [Dok PT AHM]

Suara.com - PT Astra Honda Motor (AHM) menggandeng Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SUKA) Yogyakarta menggelar kegiatan UMKM Komunitas Difabel Satu Hati, yang bertujuan membina dan mengembangkan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas di Padukuhan Selobendo, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (1/12/2024).


Sebanyak 20 teman tuli dan penyandang tunawicara terlibat dalam beragam kegiatan edukatif untuk peningkatan bisnis usaha Integrated Farming dilaksanakan menyambut hari Difabel Dunia yang jatuh pada tanggal 3 Desember.


“Kami ingin mengajak dan mendorong teman-teman disabilitas agar menyadari bahwa mereka juga memiliki ruang dan kesempatan yang sama untuk berkarya bagi negeri ini," kata General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (3/12/2024).


Muhib menerangkan PT AHM berkolaborasi dengan LPPM UIN Yogyakarta memberikan pendampingan dan pelatihan intensif melalui pembinaan, sehingga komunitas difabel dapat terus berinovasi dan menjadi bagian dari kemajuan bangsa.


Program ini, ia membeberkan lebih lanjut, merupakan bagian dari upaya AHM menjalin kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai mitra untuk mendorong terciptanya kehidupan yang lebih baik dan berkelanjutan, selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).


Dalam kegiatan ini, para penyandang disabilitas diberi bantuan modal, pelatihan teknis, hingga peningkatan kemampuan manajemen keuangan agar bisa mengembangkan usaha mereka.


PT AHM juga memberikan dukungan usaha berupa domba jenis Texel dan Morino, yang dikenal mampu menghasilkan daging serta benang wol berkualitas tinggi.


Pada tahap awal pelatihan, AHM memberikan edukasi teknis mengenai budidaya domba, mulai dari pemilihan bibit yang sehat dan produktif sesuai dengan kondisi lingkungan. 


Dalam sesi ini, para peserta diajarkan cara merawat domba secara harian, teknik pembiakan yang tepat, hingga pembuatan kandang yang sehat, aman, dan mudah diakses oleh penyandang disabilitas.

baca juga


Untuk mendukung keberlanjutan usaha, para peserta mengikuti workshop yang mencakup manajemen keuangan, manajemen usaha, pemasaran, serta strategi membangun kemitraan. 


Selain itu, mereka juga dilatih untuk mengelola dan memanfaatkan limbah peternakan guna meningkatkan pertumbuhan tanaman yang produktif.


Integrated Farming dipilih sebagai sarana pemberdayaan inklusi bagi penyandang disabilitas, sejalan dengan kondisi geografis Padukuhan Selobendo yang berada di dataran tinggi (300 mdpl). 


Kawasan ini memiliki tanah yang subur, kaya akan hara, dan dekat dengan sumber air, menjadikannya ideal untuk budidaya pertanian dan peternakan. 


Minat serta kemampuan para penyandang disabilitas dalam mendorong pengembangan ekonomi masyarakat sekitar menjadi alasan AHM menggagas pendampingan, pembinaan, dan pengembangan bersama akademisi serta praktisi profesional dari kampus.


Kegiatan ini didampingi langsung oleh Pusat Layanan Difabel (PLD) yang berada di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UIN SUKA, serta melibatkan penyuluh dan dokter hewan dari Puskeswan di Banyudono. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Disabilitas 2024: Katarak Jadi Awal Seseorang Jadi Tunanetra, Jangan Sepelekan!

Hari Disabilitas 2024: Katarak Jadi Awal Seseorang Jadi Tunanetra, Jangan Sepelekan!

Health | Selasa, 03 Desember 2024 | 18:26 WIB

Rayakan Keberagaman! 40 Ucapan Hari Disabilitas Internasional 2024

Rayakan Keberagaman! 40 Ucapan Hari Disabilitas Internasional 2024

Health | Selasa, 03 Desember 2024 | 13:15 WIB

AHM Kuasai 77,5 Persen Pasar Motor Nasional

AHM Kuasai 77,5 Persen Pasar Motor Nasional

Otomotif | Rabu, 27 November 2024 | 07:15 WIB

Tidak Terelakkan, Harga Motor Dipastikan Naik Imbas PPN 12 Persen

Tidak Terelakkan, Harga Motor Dipastikan Naik Imbas PPN 12 Persen

Otomotif | Senin, 25 November 2024 | 14:59 WIB

All New Honda Scoopy Berburu Sunset di Bali

All New Honda Scoopy Berburu Sunset di Bali

Otomotif | Jum'at, 22 November 2024 | 00:10 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×