Neta Minder Lihatnya, Mobil Listrik Buatan Pabrikan Malaysia Ini Dapat Nilai Mengejutkan saat Uji Tabrak

Cesar Uji Tawakal | Gagah Radhitya Widiaseno | Suara.com

Rabu, 18 Desember 2024 | 14:11 WIB
Neta Minder Lihatnya, Mobil Listrik Buatan Pabrikan Malaysia Ini Dapat Nilai Mengejutkan saat Uji Tabrak
Proton e.MAS 7 (Youtube)

Suara.com - Siapa sangka? Dari negeri tetangga, sebuah mobil listrik baru saja mencatatkan prestasi yang bikin decak kagum.

Proton e.MAS 7, si pendatang baru dari Malaysia, berhasil menyabet nilai sempurna dalam uji tabrak ASEAN NCAP. Hal ini berkebalikan dengan NETA yang mendapatkan bintang nol saat uji tabrak.

Dilansir dari laporan ASEAN NCAP, Proton e.MAS 7 berhasil meraup skor fantastis 92,57 poin - angka yang membuat para pesaingnya gigit jari.

Dengan bangga, SUV listrik ini mengantongi rating bintang 5, gelar tertinggi yang bisa diraih dalam uji tabrak. Prestasi ini bukan cuma sekedar angka, tapi bukti nyata bahwa Asia Tenggara mampu menghasilkan mobil sekelas dunia.

Apa sih rahasia di balik kesuksesan ini?

Proton e.MAS 7 (Youtube)
Proton e.MAS 7 (Youtube)

Pertama, e.MAS 7 datang dengan seabrek fitur keselamatan canggih yang bikin melongo. Mobil ini dibekali 6 airbag, Electronic Stability Control, Anti-lock Braking System. Bahkan sistem pengingat sabuk pengaman pintar yang bisa mendeteksi keberadaan penumpang pun jadi fitur standar.

Tapi tunggu dulu, masih ada lagi! Mobil ini dilengkapi teknologi pencegah tabrakan otomatis (AEB) yang bekerja baik di kota maupun jalan raya. Belum lagi fitur deteksi blind spot, lampu jauh otomatis, dan perlindungan pejalan kaki yang bikin berkendara makin tenang.

Yang bikin tambah keren, e.MAS 7 punya sederet asisten pintar seperti peringatan tabrakan depan, bantuan pengendara tetap di jalur, hingga sistem peringatan dan pengereman otomatis saat mundur. Semua fitur ini bukan cuma pajangan - terbukti ampuh menyumbang nilai tinggi dalam pengujian.

Struktur mobil ini juga bukan kaleng-kaleng. Saat diuji tabrak, e.MAS 7 membuktikan diri sebagai benteng pelindung yang tangguh. Bahkan bagian kaki pengemudi pun dapat perlindungan maksimal. Ini membuktikan bahwa mobil ramah lingkungan tak perlu mengorbankan aspek keselamatan.

ASEAN NCAP sendiri sampai 'angkat topi' melihat prestasi ini. Proton telah membuktikan bahwa produsen lokal bisa menghasilkan mobil listrik yang aman dan canggih. Di era di mana kendaraan listrik makin diminati, pencapaian ini jadi angin segar bagi industri otomotif regional.

Menariknya, keberhasilan e.MAS 7 ini bisa jadi pemicu revolusi standar keselamatan di Asia Tenggara. Siapa yang tak mau mobilnya seaman ini? Dengan makin sengitnya persaingan mobil listrik, inovasi keselamatan seperti ini pasti jadi nilai plus yang dicari konsumen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Siap Pangkas Kebijakan Pendukung Kendaraan Listrik, Masa Depan Mobil Listrik China di Ujung Tanduk?

Donald Trump Siap Pangkas Kebijakan Pendukung Kendaraan Listrik, Masa Depan Mobil Listrik China di Ujung Tanduk?

Otomotif | Selasa, 17 Desember 2024 | 16:10 WIB

Kiamat Mobil Listrik di Era Trump Jilid 2? Pajak Baterai Naik, Insentif Hilang!

Kiamat Mobil Listrik di Era Trump Jilid 2? Pajak Baterai Naik, Insentif Hilang!

Otomotif | Selasa, 17 Desember 2024 | 14:18 WIB

Pemerintah Resmi Beri Insentif Mobil Hybrid, Bakal Hambat Pertumbuhan Mobil Listrik ?

Pemerintah Resmi Beri Insentif Mobil Hybrid, Bakal Hambat Pertumbuhan Mobil Listrik ?

Otomotif | Senin, 16 Desember 2024 | 12:59 WIB

Terkini

6 Trik Mengatur Kecepatan Sepeda Listrik agar Baterai Awet Seharian

6 Trik Mengatur Kecepatan Sepeda Listrik agar Baterai Awet Seharian

Otomotif | Minggu, 26 April 2026 | 11:06 WIB

4 Cara Menghilangkan Jamur di Kaca Sunroof yang Membandel, Kembali Kinclong Modal Murah

4 Cara Menghilangkan Jamur di Kaca Sunroof yang Membandel, Kembali Kinclong Modal Murah

Otomotif | Minggu, 26 April 2026 | 10:43 WIB

Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik

Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 22:41 WIB

Maxdecal Foodie Sasar UMKM Kuliner Indonesia Timur Bareng Pasutri Touring

Maxdecal Foodie Sasar UMKM Kuliner Indonesia Timur Bareng Pasutri Touring

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 17:55 WIB

5 Rekomendasi Unicycle Murah untuk Berangkat Kerja, Jarak Tempuh Mulai 20 Km

5 Rekomendasi Unicycle Murah untuk Berangkat Kerja, Jarak Tempuh Mulai 20 Km

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 17:00 WIB

Honda Menyerah dan Putuskan Stop Penjualan Mobil Baru

Honda Menyerah dan Putuskan Stop Penjualan Mobil Baru

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 16:01 WIB

5 Sepeda dan Skuter Listrik Cocok untuk Dibawa Naik KRL, Harga Ramah Gaji UMR

5 Sepeda dan Skuter Listrik Cocok untuk Dibawa Naik KRL, Harga Ramah Gaji UMR

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 16:00 WIB

Kenapa Honda Angkat Kaki dari Korea?

Kenapa Honda Angkat Kaki dari Korea?

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 15:45 WIB

Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Siap - Siap Bayar Pajak Mulai Mei 2026

Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Siap - Siap Bayar Pajak Mulai Mei 2026

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 15:40 WIB

Honda Kibarkan Bendera Putih, Tren Mobil Listrik Bikin Pabrikan Sengsara

Honda Kibarkan Bendera Putih, Tren Mobil Listrik Bikin Pabrikan Sengsara

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 14:50 WIB