Hino Keluhkan Banjir Truk China di Indonesia

Liberty Jemadu

Jum'at, 17 Januari 2025 | 18:32 WIB
Hino Keluhkan Banjir Truk China di Indonesia
Hino menjadi salah satu merek kendaraan niaga yang memproduksi truknya di Indonesia. Kini bersaing dengan produk truk China yang lebih murah. (Foto: Hino)

Suara.com - Produsen kendaraan niaga Hino mengeluhkan masuknya truk-truk China ke Indonesia yang diduga tidak mengantongi sertifikat uji tipe dan beroperasi tanpa memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK dan BPKB atau Buku Pemilik Kendaraan Bermotor.

Keluhan ini disampaikan Direktur Produksi PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) Kristijanto Saputra, dalam pertemuan dengan Dedi Mulyadi, yang akan segera dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat.

Dalam pertemuan itu Kristijanto mengatakan truk-truk dari China itu masuk melalui Pelabuhan Tanjung Priok dan pelabuhan lain sekitar Morowali, salah satu wilayah pusat industri tambang dan pengolahan nikel di Sulawesi Tengah.

Kristijanto menerangkan truk-truk buatan Indonesia, termasuk dari Hino, kesulitan bersaing dengan truk-truk China tersebut dijual dengan harga murah sebab diimpor secara utuh atau CBU dari Tiongkok. 

Truk-truk China itu, lanjut Kristijanto, beroperasi tanpa memiliki STNK dan BPKB, serta tak mengantongi sertifikat uji tipe dari Kementerian Perhubungan.

"Ini fakta, karena tim kami turun ke lapangan," tegas Kristijanto dalam video yang diunggah di akun Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Kamis (16/1/2025). 

Kini Kristijanto berharap pemerintah memberikan perlindungan pada pabrikan yang telah memproduksi kendaraan niaga di dalam negeri dari praktik curang seperti itu.

"Perdagangan bebas adalah keniscayaan, kami tidak bisa menolak. Tetapi kami mengharapkan perlakuan yang sama. Berapa banyak ketentuan yang dibebankan kepada pabrikan kami, harusnya (ketentuan yang sama) juga diberikan kepada importir dari Tiongkok," harap dia.

"Kalau yang produksi di dalam negeri sesuai standar, yang dari luar negeri pun harus diperlakukan sama," lanjut Kritijanto.

Ia mengingatkan bahwa truk-truk Hino yang diproduksi di Indonesia sudah memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN di atas 40 persen. HMMI sendiri kini mempekerjakan 1800 karyawan dan ekosistem bisnisnya melibatkan 150.000 pekerja.

"Mohon investor lama seperti kami tetap mendapat perlindungan. Karena yang kerja orang Indonesia, kalau membeli produk impor CBU dari China, semua pekerjanya dari Tiongkok," lanjut dia, yang diamini oleh Dedy Mulyadi.

Dedi sendiri berharap pemerintah, dalam hal ini Menteri Perindustrian dan Menteri Perdagangan untuk memberikan tanggapan yang serius, apa lagi mengingat Hino dan mayoritas fasilitas produksi otomotif Indonesia berlokasi di Jawa Barat.

"Industri ini ada di Jawa Barat. Kita ingin industri ini tidak mengalami problem karena produknya bersaing di pasar yang tidak kompetitif. Yang harusnya jadi anak emas adalah industri di dalam negeri, bukan sebaliknya," tegas Dedi.

Lebih lanjut politikus Gerindra itu mengatakan akan segera bersurat kepada Menteri Perdagangan dan Menteri Perindustrian untuk membahas masalah ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mitsubishi Fuso Masih Pertimbangkan Rakit Truk Listrik eCanter di Indonesia

Mitsubishi Fuso Masih Pertimbangkan Rakit Truk Listrik eCanter di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 15 November 2024 | 19:18 WIB

Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan dengan Konsumen melalui Fuso Campaign dan Pelatihan Pengemudi dan Mekanik

Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan dengan Konsumen melalui Fuso Campaign dan Pelatihan Pengemudi dan Mekanik

Otomotif | Senin, 02 September 2024 | 16:19 WIB

Cara Hino Cetak Supir Truk Profesional Tekan Angka Kecelakaan di Jalan Raya

Cara Hino Cetak Supir Truk Profesional Tekan Angka Kecelakaan di Jalan Raya

Otomotif | Kamis, 25 Juli 2024 | 09:46 WIB

Hino Bawa Truk FM 280 JD Retarder Tingkatkan Keselamatan dan Efisiensi di Pertambangan

Hino Bawa Truk FM 280 JD Retarder Tingkatkan Keselamatan dan Efisiensi di Pertambangan

Otomotif | Rabu, 24 Juli 2024 | 09:44 WIB

Hino Meluncurkan Light Duty Truck 6x2 Pertama untuk Pasar Indonesia di GIIAS 2024

Hino Meluncurkan Light Duty Truck 6x2 Pertama untuk Pasar Indonesia di GIIAS 2024

Otomotif | Rabu, 17 Juli 2024 | 19:39 WIB

Terkini

Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan

Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan

Otomotif | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:54 WIB

Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?

Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?

Otomotif | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:13 WIB

Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas

Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas

Otomotif | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:30 WIB

Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap

Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap

Otomotif | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:53 WIB

Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?

Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?

Otomotif | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:49 WIB

Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?

Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?

Otomotif | Minggu, 31 Mei 2026 | 09:40 WIB

Plus Minus Pinang Honda Scoopy di 2026, Kenapa Skutik Ini Tetap Jadi Favorit Pengendara Wanita?

Plus Minus Pinang Honda Scoopy di 2026, Kenapa Skutik Ini Tetap Jadi Favorit Pengendara Wanita?

Otomotif | Minggu, 31 Mei 2026 | 09:10 WIB

6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli

6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli

Otomotif | Sabtu, 30 Mei 2026 | 13:31 WIB

Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR

Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR

Otomotif | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:27 WIB

Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik

Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:11 WIB