Mitsubishi Enggan Ikut? Begini Kabar Terbaru Merger Nissan-Honda

Cesar Uji Tawakal

Sabtu, 25 Januari 2025 | 15:07 WIB
Mitsubishi Enggan Ikut? Begini Kabar Terbaru Merger Nissan-Honda
Mitusbishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) Rayakan Produksi 1 Juta Unit, di Pabrik Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (20/12/2024). (Foto: SUARA.com/Manuel Jeghesta)

Suara.com - Baru-baru ini, publik sempat disuguhi kabar tentang sederet syarat yang harus dipenuhi oleh Nissan agar bisa gabung dengan Honda.

Namun tak cuma itu. Menurut laporan terbaru dari surat kabar Jepang Yomiuri Shimbun, Mitsubishi akan menyaksikan merger Honda-Nissan dari pinggir lapangan sebagai perusahaan independen.

Mitsubishi akan terus bekerja sama dengan Honda dan Nissan, tetapi dalam kapasitas yang belum diketahui, sebagai produsen mobil mandiri.

Meskipun Nissan masih memiliki sebagian besar saham Mitsubishi, tampaknya mereka membiarkan produsen mobil yang lebih kecil ini memutuskan nasibnya sendiri.

Terakhir kali kami mendengar dari CEO Mitsubishi, Takao Kato, merek ini sedang mempertimbangkan detail penyatuan dan diharapkan membuat pengumuman tentang masa depannya pada akhir Januari.

Mitsubishi XForce Ultimate DS dibekali dengan teknologi keselamatan canggih Diamond Sense. [Dok MMKSI]
Mitsubishi XForce Ultimate DS dibekali dengan teknologi keselamatan canggih Diamond Sense. [Dok MMKSI]

“Ada laporan media dari Yomiuri Shimbun tentang arahan Mitsubishi Motors mengenai kemungkinan partisipasi atau keterlibatan dalam integrasi bisnis antara Nissan dan Honda. Kami ingin menyatakan bahwa informasi tersebut tidak dirilis oleh Mitsubishi Motors. Saat ini, kami sedang mempelajari berbagai opsi, dan belum ada kesimpulan yang dicapai. Kami akan memberi tahu Anda pada waktu yang tepat jika ada informasi yang akan disampaikan,” menurut juru bicara Mitsubishi dikutip dari the Drive

Kato tampak ragu-ragu untuk bergabung dengan kedua merek lainnya pada awal bulan ini di Tokyo Auto Salon.

CEO tersebut dilaporkan setuju bahwa merger semacam itu akan baik untuk persaingan, tetapi tidak yakin bahwa Mitsubishi akan mendapatkan manfaat dari keterlibatan tersebut.

"Oleh karena itu, pada tahap ini, kami belum berada dalam posisi untuk mengatakan bahwa kami akan mengambil tindakan proaktif," kata Kato, menurut Automotive News.

baca juga

"Saya tidak berpikir kita dapat mengatakan bahwa integrasi manajemen adalah sesuatu yang pasti."

Mitsubishi XForce Ultimate DS dibekali dengan teknologi keselamatan canggih Diamond Sense. [Dok MMKSI]
Mitsubishi XForce Ultimate DS dibekali dengan teknologi keselamatan canggih Diamond Sense. [Dok MMKSI]

Ini tidak terdengar sangat antusias. Jika Mitsubishi berencana untuk bergabung dalam aliansi tersebut, Anda akan membayangkan Kato akan mengatakan hal-hal yang lebih positif. Mungkin dia hanya bermain aman.

Nissan masih memiliki 24% saham Mitsubishi, setelah yang terakhir membeli kembali 10% dari sahamnya sendiri pada bulan November.

Baik divisi otomotif Mitsubishi atau perusahaan induknya, Mitsubishi Corp., bisa membeli sisanya dari Nissan jika mereka tidak ingin terlibat dalam merger.

Jika itu terjadi, Nissan bisa menyelesaikan salah satu dari dua masalah yang dihadapi dalam seluruh proses ini. Yang lainnya adalah bagaimana mereka akan melepaskan diri dari Renault, namun itu masih belum pasti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tampang Mirip BMW X1 tapi Harga Lebih Murah dari HR-V Seken: Intip Pesona Mobil Bekas Suzuki S-Cross

Tampang Mirip BMW X1 tapi Harga Lebih Murah dari HR-V Seken: Intip Pesona Mobil Bekas Suzuki S-Cross

Otomotif | Sabtu, 25 Januari 2025 | 11:57 WIB

Tips Rawat Mobil Tetap Prima Pasca Liburan, Tanpa Harus Buru-buru ke Bengkel Resmi

Tips Rawat Mobil Tetap Prima Pasca Liburan, Tanpa Harus Buru-buru ke Bengkel Resmi

Otomotif | Sabtu, 25 Januari 2025 | 10:20 WIB

Daftar Merek Mobil China yang Masih Numpang Pabrik Handal di Indonesia

Daftar Merek Mobil China yang Masih Numpang Pabrik Handal di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 25 Januari 2025 | 09:12 WIB

Mitsubishi Tak Minat Bergabung dengan Nissan-Honda, Meski Bakal Tempel Toyota

Mitsubishi Tak Minat Bergabung dengan Nissan-Honda, Meski Bakal Tempel Toyota

Otomotif | Sabtu, 25 Januari 2025 | 08:00 WIB

Kembalinya Nissan ke Panggung Mobil Listrik

Kembalinya Nissan ke Panggung Mobil Listrik

Otomotif | Jum'at, 24 Januari 2025 | 18:26 WIB

Mobil Listrik Amerika Serikat Tamat? Trump Rem Pol Subsidi

Mobil Listrik Amerika Serikat Tamat? Trump Rem Pol Subsidi

Otomotif | Jum'at, 24 Januari 2025 | 17:55 WIB

Terkini

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan

Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Banten | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!

Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:03 WIB

×