Tak Hanya Eropa, Penjualan Tesla Juga Anjlok di Australia dan China

Agung Pratnyawan, Rezza Dwi Rachmanta

Jum'at, 07 Maret 2025 | 18:45 WIB
Tak Hanya Eropa, Penjualan Tesla Juga Anjlok di Australia dan China
Ilustrasi mobil Tesla. (Unsplash/Vlad Tchompalov)

Suara.com - Data di Eropa menyebutkan bila penjualan Tesla anjlok pada kuartal pertama 2025. Tak hanya Eropa, data penjualan serta pengiriman Tesla ternyata juga suram di Australia dan China.

Sebelumnya, analis memperkirakan bila penjualan Tesla anjlok karena pengaruh kompetitor sekaligus 'pilihan politik' Elon Musk di Eropa. Secara keseluruhan, penjualan mobil listrik di Eropa melonjak mencapai 37 persen.

Meski begitu, performa penjualan Tesla justru turun drastis. Data dari Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA) menyebut bila penjualan Tesla anjlok 50,3 persen di Uni Eropa pada Januari 2025.

Pengiriman Tesla di kawasan EU, EFTA, dan UK juga merosot 45,2 persen. Tesla menargetkan bahwa mereka akan menjual 20 juta mobil listrik per tahun pada tahun 2030.

Meski begitu, anjloknya penjualan di Eropa kemungkinan membuat Tesla meninjau ulang target perusahaan. Pengiriman mobil listrik Tesla merosot tajam di beberapa pasar utama termasuk Jerman, Australia, dan China.

Ilustrasi mobil Tesla. (Tesla)
Ilustrasi mobil Tesla. (Tesla)

Data dari Dewan Kendaraan Listrik Australia menujukkan bahwa Tesla menjual 1.592 kendaraan pada Februari 2025. Itu mengalami penurunan 71,9 persen dibanding penjualan 5.665 unit pada Februari 2024.

Selama dua bulan pertama tahun ini, Tesla mengirimkan 2.331 kendaraan ke Australia. Akumulasi penjualan dua bulan pertama juga turun hingga 65,5 persen. Dikutip dari CarScoop, penjualan Model Y lawas dan Model 3 milik Tesla mengalami penurunan tajam pada Q1 2025.

Warga Australia nampaknya tak lagi bersemangat untuk mewujudkan "impian Tesla" seperti dulu. Situasi Tesla juga suram di China. Data awal dari Asosiasi Mobil Penumpang China mengungkap bahwa Tesla menjual 30.688 kendaraan pada Februari 2025.

Ini turun 49,16 persen secara YoY dibanding pengiriman 60.365 mobil listrik pada periode sama. Angka itu mencakup penjualan domestik dan ekspor, tetapi jelas bahwa pangsa pasar Tesla di China menyusut. Jika memperhitungkan persaingan dari produsen kendaraan listrik lokal, Tesla semakin tertinggal.

baca juga

Transisi pada Model Y, kejenuhan pasar, hingga sikap kontroversial Elon Musk kemungkinan menjadi penyebab performa penjualan Tesla memburuk. Menurut laporan sebelumnya, pengiriman Tesla di Jerman anjlok pada Februari 2025 hingga 70 persen dibandingkan tahun lalu.

Hanya 1.429 Tesla baru yang terdaftar pada periode tersebut. Ini sangat kontras dengan lebih dari 6.000 unit yang dikirimkan pada bulan Februari 2024. Tesla mengalami penurunan 43 hingga 45 persen di beberapa negara Eropa yaitu Norwegia, Spanyol, Swedia, Denmark, dan Portugal. Penurunan tajam itu terjadi pada periode Januari dan Februari 2025.

Dukungan politik CEO Tesla Elon Musk di Jerman mungkin turut berperan dalam menambah kerumitan. Dukungan Musk untuk partai sayap kanan Alternative for Germany (AfD) selama pemilihan umum baru-baru ini tampaknya telah membuat calon konsumen menjauh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SEVA Optimis Prospek Penjualan Mobil Alami Peningkatan Pada Momen Ramadhan

SEVA Optimis Prospek Penjualan Mobil Alami Peningkatan Pada Momen Ramadhan

Otomotif | Jum'at, 07 Maret 2025 | 16:23 WIB

8 Hal yang Harus Dilakukan Jika Mobil Terendam Banjir di Bekasi, Cepat-cepat Lepas Aki!

8 Hal yang Harus Dilakukan Jika Mobil Terendam Banjir di Bekasi, Cepat-cepat Lepas Aki!

Lifestyle | Jum'at, 07 Maret 2025 | 15:02 WIB

Harga Setara Avanza, Mobil Listrik Toyota bZ3X Bawa Banyak Fitur

Harga Setara Avanza, Mobil Listrik Toyota bZ3X Bawa Banyak Fitur

Otomotif | Jum'at, 07 Maret 2025 | 14:06 WIB

Daftar Harga Mobil Suzuki Maret 2025, Lengkap Grand Vitara hingga XL7 yang Jadi Primadona

Daftar Harga Mobil Suzuki Maret 2025, Lengkap Grand Vitara hingga XL7 yang Jadi Primadona

Otomotif | Jum'at, 07 Maret 2025 | 10:44 WIB

Terkini

TVS Callisto 110 Terbaru Meluncur, Apa yang Baru?

TVS Callisto 110 Terbaru Meluncur, Apa yang Baru?

Otomotif | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:46 WIB

Neraca Perdagangan Defisit Pemerintah Harus Permudah Ekspor Komponen Otomotif Dkk

Neraca Perdagangan Defisit Pemerintah Harus Permudah Ekspor Komponen Otomotif Dkk

Otomotif | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:24 WIB

Pecahkan Rekor Elit Izan Guevara, Pembalap Sleman Siap Ancam Takhta Moto3 Junior Akhir Pekan Ini

Pecahkan Rekor Elit Izan Guevara, Pembalap Sleman Siap Ancam Takhta Moto3 Junior Akhir Pekan Ini

Otomotif | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:05 WIB

Mepet Harga Honda Forza 250, Apa Istimewanya Honda Monkey Terbaru yang Alami Evolusi?

Mepet Harga Honda Forza 250, Apa Istimewanya Honda Monkey Terbaru yang Alami Evolusi?

Otomotif | Sabtu, 04 Juli 2026 | 07:29 WIB

Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku

Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:50 WIB

Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026

Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:38 WIB

Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas

Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:19 WIB

Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian

Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:10 WIB

Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda

Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:35 WIB

Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar

Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:13 WIB

×