Tingkatkan Keamanan Berkendara, Ban Roda Dua Diuji Performanya Sejauh 20.000 Km

Iman Firmansyah

Selasa, 18 Maret 2025 | 17:15 WIB
Tingkatkan Keamanan Berkendara, Ban Roda Dua Diuji Performanya Sejauh 20.000 Km
(Dok: Istimewa)

Suara.com - Laporan Komite Nasional Keselamatan Transportasi pada 2019 lalu, menyebutkan bahwa 80% kecelakaan kendaraan di jalan raya disebabkan oleh masalah ban. Data Korlantas Polri tahun 2023/2024 lalu juga menunjukkan bahwa kondisi kendaraan yang tidak layak turut menjadi penyebab utama kecelakaan.

Ribuan kasus kecelakaan lalu lintas di Indonesia setiap tahunnya, banyak melibatkan kendaraan dengan kondisi ban yang kurang layak. Salah satu faktor utamanya, adalah kurangnya perawatan pada ban, seperti tekanan udara yang tidak sesuai, hingga keausan yang tidak terdeteksi.

Karenanya, pengujian yang dilakukan oleh TÜV Rheinland Indonesia ini menjadi langkah penting dalam memastikan kondisi ban dan pendukung yang perlu dipenuhi saat digunakan secara aman di jalan raya. Bagi konsumen sendiri, pengujian ini akan memastikan adanya kualitas yang baik dan jaminan keamanan optimal yang diberikan oleh ban yang digunakannya.

Sebagai lembaga pengujian dan sertifikasi dengan standar global, TÜV Rheinland Indonesia mengumumkan telah menguji performa ban secara komprehensif sejauh 20.000 km yang dimulai pada Jumat (31/1/2025) dan akan rampung pada akhir April 2025.

Pengujian atas ban kendaraan roda dua yang diproduksi PT King Tire Indonesia tersebut, dilaksanakan dalam memenuhi komitmen kepastian performa, kualitas dan keamanan ban. Berbagai metode pengujian telah dilakukan oleh tim pengendara profesional di berbagai kondisi jalanan Jabodetabek.

Mobility M04 TÜV Rheinland Indonesia, Michael Deakin, Local Field Manager, menjelaskan bahwa proses pengujian ini adalah bukti nyata perusahaannya dalam memastikan keamanan dan kualitas ban. Ia menambahkan, sebagai perusahaan sertifikasi dengan rekam jejak panjang, TÜV  memastikan pengujian ini telah dilakukan sesuai dengan standar tinggi yang dimilikinya.

“Kami meyakini, pengujian memang penting untuk memenuhi regulasi, tapi pengujian yang dilaksanakan dalam kondisi aktual ini bertujuan untuk memastikan bahwa produk ban memenuhi standar dasar keselamatan. Berbeda dengan pengujian di dalam laboratorium, pengujian di jalan raya memiliki banyak variabel nyata yang dinamis, seperti kondisi lalu lintas, perubahan cuaca dan kondisi jalan. Lewat pengujian ini, kami memastikan bahwa ban mampu berfungsi optimal di berbagai situasi dan memenuhi aspek keselamatan bagi pengendaranya,” jelas Michael.

TÜV Rheinland Indonesia Menguji Ban Secara Akurat dan Sesuai Kondisi Aktual Jalan

Dalam melakukan pengujian, TÜV Rheinland Indonesia  mengumpulkan banyak data yang akurat dari performa ban dalam berbagai kondisi nyata jalanan di Indonesia. Faktor cuaca, lalu lintas, dan kontur jalan turut dimasukkan sebagai variabel penting di dalamnya. Sebanyak 8 pengendara ditugaskan dalam pengujian ini dengan target menempuh perjalanan sepanjang sekitar 300 km per harinya.

baca juga

Dalam perjalanan tersebut, pengendara melalui berbagai kondisi jalan yang mencerminkan tantangan berkendara sehari-hari. Jalanan beraspal dengan kondisi bagus dan bebas hambatan misalnya, digunakan untuk menguji stabilitas dan daya cengkeram ban saat melaju dengan kecepatan tinggi.

Sedangkan rute dengan kombinasi jalanan berkontur kurang bagus dan jalan perkotaan merepresentasikan lalu lintas yang dinamis. Untuk melengkapi semua variabel, rute pengujian di jalanan yang lebih kasar dengan kombinasi jalan perkotaan juga dilewati guna menguji daya tahan ban dalam kondisi yang lebih ekstrem.

Dalam pengujian, pengendara dihadapkan pada kondisi cuaca yang bervariasi, mulai dari hujan deras hingga cuaca panas ekstrem, guna menguji ketahanan dan daya cengkram ban terhadap berbagai faktor lingkungan. Setiap 3.000 km, tim teknis melakukan evaluasi terhadap ban yang diuji, mencatat perubahan daya tahan, pola aus, serta performa keseluruhan.

Management Representative PT King Tire Indonesia, Joko Suseno, mengungkapkan apresiasinya terhadap pengujian ini. Menurut Joko, perusahaannya berusaha memastikan ban yang diproduksi memenuhi aspek performa sekaligus memiliki keunggulan spesifikasi yang memenuhi kebutuhan konsumen.

“Kami sangat antusias dapat bekerja sama dengan TÜV Rheinland Indonesia dalam memastikan bahwa ban yang kami produksi memiliki performa yang optimal dan sesuai dengan kebutuhan pasar. Pengujian ini membuktikan bahwa produk King Tire mampu menghadapi berbagai tantangan di jalan dan sekaligus memberikan keamanan terbaik bagi pengguna,” kata Joko.

Data yang diperoleh dari pengujian ini akan menjadi tolok ukur dalam meningkatkan kualitas dan inovasi ban agar semakin aman dan tahan lama di berbagai kondisi jalan di Indonesia. Pengujian ini juga diharapkan dapat memberikan panduan bagi konsumen dalam memilih ban yang berkualitas tinggi dan sesuai dengan kebutuhan berkendara mereka.

"Kami berharap hasil dari pengujian ini dapat memberikan manfaat nyata bagi industri otomotif, khususnya dalam hal keselamatan berkendara. Dengan data yang diperoleh, para produsen ban dapat memanfaatkannya untuk berinovasi menciptakan produk yang lebih baik dan aman bagi konsumen. Kami berharap pengujian seperti ini dapat menjadi standar baru dalam industri ban nasional, agar kehandalan ban di berbagai kondisi jalan dapat selalu terpenuhi," pungkas Michael. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekomendasi Bridgestone Pastikan Kondisi Ban Mobil Aman dan Nyaman saat Mudik Lebaran

Rekomendasi Bridgestone Pastikan Kondisi Ban Mobil Aman dan Nyaman saat Mudik Lebaran

Otomotif | Sabtu, 22 Maret 2025 | 12:59 WIB

Zeneos Ionity Diperkenalkan di Lebaran Fair 2025, Ideal untuk Motor Listrik

Zeneos Ionity Diperkenalkan di Lebaran Fair 2025, Ideal untuk Motor Listrik

Otomotif | Kamis, 20 Maret 2025 | 22:13 WIB

7 Fakta Mengejutkan Ladang Ganja di Bromo: Skandal di Balik Kawasan Konservasi

7 Fakta Mengejutkan Ladang Ganja di Bromo: Skandal di Balik Kawasan Konservasi

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 22:13 WIB

Tips Merawat Ban Mobil di Rumah Tanpa Harus ke Bengkel dan Promo Spesial Dunlop

Tips Merawat Ban Mobil di Rumah Tanpa Harus ke Bengkel dan Promo Spesial Dunlop

Otomotif | Kamis, 20 Maret 2025 | 15:53 WIB

Jangan Asal Pompa! Ini Fakta Mengejutkan Tentang Tekanan Ban Saat Mudik

Jangan Asal Pompa! Ini Fakta Mengejutkan Tentang Tekanan Ban Saat Mudik

Otomotif | Selasa, 18 Maret 2025 | 20:25 WIB

Angka Kecelakaan Kendaraan Roda Dua  Alami Peningkatan, Capai 6.456 Setiap Hari

Angka Kecelakaan Kendaraan Roda Dua Alami Peningkatan, Capai 6.456 Setiap Hari

Otomotif | Jum'at, 14 Maret 2025 | 14:38 WIB

Terkini

Cak Imin Ingatkan Manfaat JKN: Sakit Tak Boleh Bikin Keluarga Jatuh Miskin

Cak Imin Ingatkan Manfaat JKN: Sakit Tak Boleh Bikin Keluarga Jatuh Miskin

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:04 WIB

Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar

Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar

Surakarta | Selasa, 15 September 2026 | 16:00 WIB

Drama Korea Would You Marry Me?: Pernikahan Palsu demi Rumah Mewah

Drama Korea Would You Marry Me?: Pernikahan Palsu demi Rumah Mewah

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:00 WIB

200 Juta Gamer, Pasar Gim Tembus Rp30 Triliun! Ketua PB ESI yang Baru Ingin Indonesia Naik Kelas

200 Juta Gamer, Pasar Gim Tembus Rp30 Triliun! Ketua PB ESI yang Baru Ingin Indonesia Naik Kelas

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 15:57 WIB

Buya Yahya Minta Prabowo Tak Tutup Telinga soal MBG: Kalau Salah, Ya Benahi

Buya Yahya Minta Prabowo Tak Tutup Telinga soal MBG: Kalau Salah, Ya Benahi

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:57 WIB

Kualitas Udara di Siak Sangat Tidak Sehat, Sekolah Masih Diliburkan

Kualitas Udara di Siak Sangat Tidak Sehat, Sekolah Masih Diliburkan

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 15:55 WIB

Penumpang MRT Dievakuasi Massal, Gerbong Berasap di Stasiun Bukit Gombak

Penumpang MRT Dievakuasi Massal, Gerbong Berasap di Stasiun Bukit Gombak

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:52 WIB

Kini Bela SC Heerenveen, Mees Hilgers Kecewa Gagal Gabung ke Juara 2X Liga Champions

Kini Bela SC Heerenveen, Mees Hilgers Kecewa Gagal Gabung ke Juara 2X Liga Champions

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 15:52 WIB

Warga 9 Kelurahan Jakbar dan Jakut Siap-Siap, Pasokan Air Bersih Terganggu hingga Besok

Warga 9 Kelurahan Jakbar dan Jakut Siap-Siap, Pasokan Air Bersih Terganggu hingga Besok

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:51 WIB

Purbaya Dicopot, DPRD DIY Tantang Menkeu Baru Batalkan Seluruh Pemangkasan Anggaran Daerah

Purbaya Dicopot, DPRD DIY Tantang Menkeu Baru Batalkan Seluruh Pemangkasan Anggaran Daerah

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 15:51 WIB

×