Tak Butuh Waktu Lama, Mobil Listrik Bisa Ngebut Lagi! BYD Tawarkan Charging Sekelas Roket

Agung Pratnyawan, Gagah Radhitya Widiaseno

Sabtu, 12 April 2025 | 11:12 WIB
Tak Butuh Waktu Lama, Mobil Listrik Bisa Ngebut Lagi! BYD Tawarkan Charging Sekelas Roket
BYD Han L EV mendukung ultra fast charging. (BYD)

Suara.com - Bayangkan mengisi baterai mobil listrik secepat kilat menyambar. Bukan khayalan lagi! BYD, raksasa otomotif asal Tiongkok, baru saja menggemparkan dunia dengan teknologi Megawatt Flash Charging yang mencengangkan. Dengan kemampuan charging hingga 1.360 kW, inovasi ini seperti memberikan "Red Bull" untuk mobil listrik Anda.

Kalau Anda termasuk yang sering mengeluh soal lamanya pengisian daya mobil listrik, bersiaplah terkesima. Dilansir dari CarnewsChina, raksasa otomotif BYD bakal memamerkan teknologi pengecasan supercepat yang benar-benar bikin tercengang.

Bayangkan saja—satu konektor tunggal milik BYD sanggup menyalurkan daya hingga 1.000 kW. Untuk gambaran sederhana, itu setara dengan menyalakan 1.000 microwave dalam satu waktu. Gila, kan?

Dan kalau itu belum cukup ekstrem, Anda bisa memasang dua konektor sekaligus yang akan menggenjot daya menjadi 1.360 kW.

Ini bukan sekadar cepat, ini adalah revolusi dalam dunia pengisian daya EV. Dibandingkan dengan Tesla V4 Supercharger yang “hanya” mentok di 500 kW, inovasi BYD ini seolah berkata, “Maaf, waktumu sudah lewat.”

Teknologi ini bukan cuma menjanjikan efisiensi, tapi juga membuka lembaran baru dalam pengalaman berkendara kendaraan listrik. Tak perlu lagi menunggu lama di stasiun pengisian—cukup sebentar, dan Anda siap melaju kembali

Daftar Lokasi SPKLU di Tol Trans Jawa (Freepik)
Daftar Lokasi SPKLU di Tol Trans Jawa (Freepik)

Namun, seperti pepatah "tak ada makan siang gratis", teknologi canggih ini punya tantangannya sendiri. Untuk mencapai daya 1 MW, dibutuhkan "resep khusus": tegangan 1.000 volt dan arus 1.000 ampere yang harus seimbang sempurna - seperti menari balet di atas tali!

Soal biaya? Siap-siap melongo! Hanya untuk sistem pendingin cairnya saja, angkanya bisa tembus Rp270 juta per unit.

Angka yang bikin dahi mengernyit, tapi jangan buru-buru menghakimi. BYD ternyata punya strategi jitu yang membuat semua itu masuk akal.

Mereka menciptakan sistem penyimpanan energi pintar yang bekerja layaknya tupai yang rajin menimbun kacang untuk musim dingin—menyimpan listrik saat permintaan rendah, lalu menggunakannya saat beban puncak.

Tapi BYD tidak bermain sendirian. Mereka tahu, membangun masa depan butuh kerja sama. Maka, perusahaan ini aktif menggandeng investor swasta untuk bersama-sama membangun jaringan infrastruktur pengisian daya.

Kolaborasi ini bukan hanya soal berbagi beban, tapi mempercepat pertumbuhan.

Dan tentu saja, pemerintah Tiongkok memberikan dorongan kuat di belakang layar. Kombinasi dukungan pemerintah, inovasi teknologi, dan strategi bisnis yang luwes membuat ekosistem energi BYD tumbuh pesat—kokoh dan luas, seperti pohon beringin yang akarnya merambat ke segala arah.

Para ahli sepakat: penempatan stasiun pengisian super cepat sebaiknya dilakukan secara cermat dan strategis.

Rest area di jalan tol jadi lokasi ideal—tempat di mana mobil listrik bisa mengisi daya dalam waktu singkat sambil pengemudi beristirahat sejenak. Di sinilah kecepatan jadi kunci, karena perjalanan jauh butuh efisiensi, bukan sekadar kenyamanan.

Namun, situasinya berbeda jika kita bicara soal mal atau pusat perbelanjaan. Di lokasi seperti ini, charging konvensional justru lebih masuk akal.

Mengapa? Karena saat pengunjung sibuk window shopping, menonton film, atau menikmati makan malam, mobil mereka punya cukup waktu untuk terisi daya secara perlahan. Tidak perlu tergesa-gesa.

Ibaratnya, tak perlu membawa meriam hanya untuk membunuh semut—menghadirkan stasiun super cepat di tempat yang tak membutuhkannya justru bisa jadi pemborosan sumber daya. Penempatan stasiun pengisian harus disesuaikan dengan pola aktivitas pengguna.

Megawatt Flash Charging dari BYD bukan sekadar teknologi baru. Ini adalah lompatan quantum dalam evolusi mobil listrik.

Dengan inovasi ini, mimpi tentang masa depan transportasi ramah lingkungan yang praktis semakin dekat di depan mata. Siap-siap saja menyaksikan revolusi mobilitas yang akan mengubah cara kita berpergian selamanya!

Jadi, kapan Anda akan bergabung dalam revolusi mobil listrik ini? Teknologi super charging sudah siap - tinggal Anda yang memutuskan untuk melompat ke masa depan!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengguna Mobil Listrik Naik 460 Persen di Mudik Lebaran 2025, Konsumsi BBM Turun

Pengguna Mobil Listrik Naik 460 Persen di Mudik Lebaran 2025, Konsumsi BBM Turun

Otomotif | Jum'at, 11 April 2025 | 17:38 WIB

Desain Chery J6 Jiplak Merek Jaecoo? Awas Jangan Sampai Terkecoh...

Desain Chery J6 Jiplak Merek Jaecoo? Awas Jangan Sampai Terkecoh...

Otomotif | Jum'at, 11 April 2025 | 15:14 WIB

BYD Pamer Mobil Listrik dengan Ultra Fast Charging, Isi Daya Cuma 5 Menit

BYD Pamer Mobil Listrik dengan Ultra Fast Charging, Isi Daya Cuma 5 Menit

Otomotif | Kamis, 10 April 2025 | 20:48 WIB

Terkini

Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik

Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:54 WIB

Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?

Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:05 WIB

TAFS Bungkam saat OJK Soroti Dugaan Kekerasan Matel Hingga Ancam Sanksi Administratif

TAFS Bungkam saat OJK Soroti Dugaan Kekerasan Matel Hingga Ancam Sanksi Administratif

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:35 WIB

Siasati Kenaikan Pertamax, 5 Motor Tangguh yang Iritnya Di Luar Nalar Manusia untuk Harian

Siasati Kenaikan Pertamax, 5 Motor Tangguh yang Iritnya Di Luar Nalar Manusia untuk Harian

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:26 WIB

Pebalap Muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa Kejar Kemenangan di Moto3 Portugal

Pebalap Muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa Kejar Kemenangan di Moto3 Portugal

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:45 WIB

Pesona Penantang Honda GL Pro dari Kawasaki, Hadir dengan Fitur Terkini

Pesona Penantang Honda GL Pro dari Kawasaki, Hadir dengan Fitur Terkini

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:04 WIB

Daftar Merek Mobil Terlaris Mei 2026, BYD Mulai Tergeser Dengan Merek  China Lain

Daftar Merek Mobil Terlaris Mei 2026, BYD Mulai Tergeser Dengan Merek China Lain

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:55 WIB

Review Jujur Prabowo Soal Maung Garuda: Kebal Peluru, Tapi Masih Tembus Air Hujan dan Bunyi 'Gredek'

Review Jujur Prabowo Soal Maung Garuda: Kebal Peluru, Tapi Masih Tembus Air Hujan dan Bunyi 'Gredek'

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:43 WIB

Cara Maksimalkan Fitur Drive Mode pada Hyundai New CRETA saat Jalan Macet

Cara Maksimalkan Fitur Drive Mode pada Hyundai New CRETA saat Jalan Macet

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:10 WIB

Nasib Mobil 'Pimp My Ride' Berakhir Pilu, Kini Cuma Nangring di Rosokan

Nasib Mobil 'Pimp My Ride' Berakhir Pilu, Kini Cuma Nangring di Rosokan

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:42 WIB