Lima Kebiasaan Sepele Ini Bisa Membuat Motor Kesayangan Cepat Rusak, Nomor 1 Perlu Perhatian Khusus

Andi Ahmad S

Senin, 28 April 2025 | 19:26 WIB
Lima Kebiasaan Sepele Ini Bisa Membuat Motor Kesayangan Cepat Rusak, Nomor 1 Perlu Perhatian Khusus
Ilustrasi Motor Kesayangan (Photo by Deski Jayantoro on Unsplash)

Suara.com - Motor sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Bagi banyak orang, motor bukan hanya alat transportasi, melainkan juga sahabat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Terutama bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi, motor menjadi pilihan utama karena kepraktisannya.

Namun, tanpa disadari, ada beberapa kebiasaan sepele yang justru bisa memperpendek usia motor. Jika dibiarkan, kebiasaan-kebiasaan ini bisa membuat pengeluaran membengkak akibat biaya perbaikan yang tak sedikit.

Agar motor tetap dalam kondisi prima dan terhindar dari kerusakan dini, berikut lima kebiasaan buruk yang sebaiknya segera Anda hindari.

1. Jarang Memanaskan Motor Sebelum Digunakan

Banyak pengendara yang melewatkan kebiasaan memanaskan motor, terutama saat terburu-buru beraktivitas. Padahal, memanaskan motor setidaknya selama 1–2 menit sebelum dipakai sangat penting untuk kinerja mesin.

Proses ini memungkinkan oli bersirkulasi dengan optimal ke seluruh bagian mesin. Oli yang tersebar merata akan melindungi komponen mesin dari gesekan berlebih sehingga usia pakainya lebih panjang. Tanpa pemanasan yang cukup, mesin bisa bekerja lebih berat, meningkatkan risiko aus, bahkan berujung pada kerusakan fatal dalam jangka panjang.

2. Mengendarai Motor dengan Kecepatan Tinggi di Jalanan Rusak

Kondisi jalan di Indonesia yang sering berlubang atau bergelombang menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara. Sayangnya, tidak sedikit yang tetap memacu motor dengan kecepatan tinggi meskipun melintasi jalanan rusak.

Kebiasaan ini bisa mempercepat kerusakan pada bagian kaki-kaki motor, seperti shockbreaker, velg, hingga ban. Selain itu, benturan keras akibat menghantam lubang dengan kecepatan tinggi juga bisa menyebabkan kerusakan pada rangka motor dan berisiko mencederai pengendara. Untuk itu, selalu disarankan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan guna menjaga keselamatan sekaligus mempertahankan performa motor.

baca juga
Penampakan Motor Royal Enfield milik Ridwan Kamil ditampilkan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) KPK, Jakarta, Jumat (25/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Penampakan Motor Royal Enfield milik Ridwan Kamil ditampilkan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) KPK, Jakarta, Jumat (25/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

3. Menunda Pergantian Oli Mesin

Oli mesin memiliki peranan vital dalam menjaga suhu dan performa motor. Menunda atau malas mengganti oli sesuai jadwal bisa berakibat fatal. Oli yang sudah lama digunakan akan kehilangan kualitasnya, sehingga tidak mampu melumasi dan melindungi komponen mesin dengan baik.

Idealnya, oli mesin diganti setiap menempuh jarak 2.000–3.000 kilometer atau minimal sekali dalam dua bulan bagi motor yang digunakan harian. Jika dibiarkan terlalu lama, mesin bisa mengalami keausan parah, overheat, bahkan berujung pada kerusakan yang memerlukan biaya perbaikan besar.

4. Mengangkut Beban Berlebih Secara Terus-Menerus

Setiap motor, baik itu jenis matic maupun bebek, didesain dengan batasan beban maksimal. Jika motor digunakan secara terus-menerus untuk membawa beban berat yang melebihi kapasitas, risiko kerusakan pada suspensi, sistem pengereman, hingga rangka motor menjadi jauh lebih besar.

Dampaknya, motor tidak hanya menjadi tidak nyaman dikendarai, tetapi juga berpotensi mengalami penurunan performa signifikan. Dalam jangka panjang, kerusakan ini bisa mengharuskan pemilik motor melakukan penggantian komponen dengan biaya yang tidak murah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inilah Hal Sepele yang Bisa Bikin Bodi Motor Cepat Pudar, Jangan Diabaikan

Inilah Hal Sepele yang Bisa Bikin Bodi Motor Cepat Pudar, Jangan Diabaikan

Otomotif | Senin, 28 April 2025 | 17:45 WIB

Hitung-Hitung Biaya Servis Yamaha XMAX, Murah atau Bikin Boncos?

Hitung-Hitung Biaya Servis Yamaha XMAX, Murah atau Bikin Boncos?

Otomotif | Senin, 28 April 2025 | 17:01 WIB

Aura Klasik Dipadu dengan Gaya Modern, Mesinnya V-Twin: Kenalan dengan Motor Sport Baru dari Suzuki

Aura Klasik Dipadu dengan Gaya Modern, Mesinnya V-Twin: Kenalan dengan Motor Sport Baru dari Suzuki

Otomotif | Senin, 28 April 2025 | 15:12 WIB

Ariel Noah Ganti Knalpot Motor Seharga Honda BeAT Bekas, Apa Istimewanya?

Ariel Noah Ganti Knalpot Motor Seharga Honda BeAT Bekas, Apa Istimewanya?

Otomotif | Senin, 28 April 2025 | 14:29 WIB

Ekspor Perdana ke AS Sukses! DRMA Optimis Raup Cuan Lebih Banyak di Era Trump

Ekspor Perdana ke AS Sukses! DRMA Optimis Raup Cuan Lebih Banyak di Era Trump

Video | Senin, 28 April 2025 | 14:03 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×