![Grand Daihatsu Xenia 1.5L [PT Astra Daihatsu Motor].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/01/18/55161-grand-daihatsu-xenia-1.jpg)
Harga bekas: Rp130–160 juta
Mesin: 1.3L 4-silinder
Tenaga: ± 95 PS
Transmisi: Manual/Otomatis
Kapasitas penumpang: 7 orang
Pajak tahunan: Sekitar Rp2 juta
3. Suzuki Ertiga GL/GX (2018–2021)
![Suzuki Ertiga [Suara.com/Jeghesta]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/08/31/40473-suzuki-ertiga-suaracomjeghesta.jpg)
Harga bekas: Rp150–190 juta
Mesin: 1.5L 4-silinder
Tenaga: 104 PS
Transmisi: Manual/Otomatis
Kapasitas penumpang: 7 orang
Pajak tahunan: Sekitar Rp2,7 juta
4. Toyota Calya 1.2 G (2018–2021)
![New Toyota Calya dipamerkan di Jakarta, Senin (16/9/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/09/16/12402-toyota-calya-2019.jpg)
Harga bekas: Rp90–120 juta
Mesin: 1.2L 4-silinder
Tenaga: 88 PS
Transmisi: Manual/Otomatis
Kapasitas penumpang: 7 orang
Pajak tahunan: Sekitar Rp1,5 juta
5. Toyota Alphard Gen 2 (2010–2012)

Harga bekas: Rp200–270 juta
Mesin: 2.4L atau 3.5L V6
Tenaga: Hingga 275 PS
Transmisi: Otomatis
Kapasitas penumpang: 7 orang
Pajak tahunan: Sekitar Rp5–7 juta
6. Toyota Innova Reborn 2.0 G/V (2016–2020)

Harga bekas: Rp230–320 juta
Mesin: 2.0L bensin atau 2.4L diesel
Tenaga: 139 PS (bensin), 149 PS (diesel)
Transmisi: Manual / Otomatis
Kapasitas penumpang: 7 orang
Pajak tahunan: Rp4,5–6 juta
Mobil-mobil tersebut umum ditemukan di berbagai platform jual beli kendaraan maupun showroom mobil bekas.
Segmentasi kendaraan menengah seperti Avanza, Xenia, dan Calya mendominasi kebutuhan transportasi keluarga dan harian, sementara kendaraan seperti Innova Reborn dan Alphard umumnya digunakan untuk keperluan antarkota, bisnis, maupun tamu VIP.
Permintaan pasar terhadap kendaraan jenis MPV tetap tinggi terutama menjelang musim libur panjang dan Lebaran.
Di beberapa kota besar, permintaan juga meningkat pada musim wisuda atau musim pernikahan, terutama untuk unit premium seperti Alphard dan Innova Reborn.
Ketersediaan sparepart, umur kendaraan yang belum terlalu tua, serta efisiensi BBM menjadi beberapa alasan mengapa kendaraan-kendaraan ini dipilih.
Selain itu, jaringan bengkel resmi dan kemudahan dalam perpanjangan STNK dan pembayaran pajak tahunan juga menjadi faktor pendukung.
Mobil-mobil yang disebutkan di atas merupakan sebagian dari unit yang mendominasi pasar rental kendaraan pada tahun 2024 hingga awal 2025.
Perkiraan nilai pajak yang tercantum diambil berdasarkan NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) rata-rata pada masing-masing wilayah dan dapat bervariasi tergantung kondisi kendaraan dan lokasi.